Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:00 WIB. IHSG - Jeda siang, IHSG ditutup hijau 1,20% ke level 6.466,04.
  • 11:53 WIB. Suspensi - BEI suspensi saham lima emiten publik karena belum lunasi pokok dan denda ALF 2019. 
  • 11:27 WIB. Australia - Australia siap buka gerbang ekspor otomotif dari Indonesia.
  • 11:14 WIB. Rupiah - Pukul 11.13 WIB, rupiah menguat 0,41% ke level Rp14.085 per dolar AS. 
  • 11:13 WIB. Rupiah - Pukul 11.13 WIB, rupiah menguat 0,41% ke level Rp14.085 per dolar AS. 
  • 09:10 WIB. Samsung - Samsung akan umumkan Galaxy M30 pada 27 Februari di India. 
  • 09:08 WIB. Apple - Apple akan luncurkan iPhone XS dan XS Max warna merah.
  • 08:59 WIB. IHSG - Senin pagi, IHSG dibuka hijau 0,61% ke level 6.428,28 di awal sesi I.
  • 07:20 WIB. BlackBerry - Produsen BlackBerry ikutan garap ponsel layar lipat.
  • 07:11 WIB. Redmi - Redmi akan rilis ponsel berotak Snapdragon 855.
  • 07:09 WIB. Twitter - Twitter simpan DM pengguna selama bertahun-tahun.

PLN Fokus Perbaiki Jaringan Distribusi di Lombok Pascagempa

Foto Berita PLN Fokus Perbaiki Jaringan Distribusi di Lombok Pascagempa
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN memulihkan kelistrikan pascagempa bumi 7,0 SR yang melanda Lombok dan sekitarnya, hingga hari ini, Selasa (7/8/2018). Selain itu, PLN mengecek tower transmisi dan gardu induk, di mana semuanya telah beroperasi normal dan aman.

Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara PLN, Djoko R Abumanan, mengatakan, saat ini PLN fokus memperbaiki jaringan distribusi 20 kV dan memulihkan listrik pada fasilitas layanan publik, seperti rumah sakit, tempat penampungan pengungsi, instalasi air bersih, dan kantor pemerintahan daerah setempat.

Seiring dengan pemulihan beberapa pembangkit listrik, PLN memperbaiki jaringan yang rusak. Sebanyak 53 penyulang 20 kV pada sistem kelistrikan dalam kondisi aman dan normal. Sementara lima penyulang lain masih padam sebagian. Sekitar 40 ribu pelanggan di Senggigi dan Tanjung mengalami padam listrik dengan perkiraan beban ±10 MW.

"Kami terus berupaya memperbaiki jaringan listrik yang mengalami kerusakan agar listrik dapat kembali normal, sehingga aktivitas penanggulangan pascabencana dapat berjalan lancar, terlebih pada fasilitas pelayanan umum di wilayah yang terdampak," ujar Djoko R Abumanan, Selasa (7/8/2018).

Di Kota Tanjung yang merupakan lokasi terparah terdampak gempa bumi Lombok, PLN melakukan pengecekan pada rumah sakit dan kantor pemerintahan di sana dan listrik kembali menyala sejak Senin malam (6/8/2018).

"Kami memastikan pula enam kantor rayon PLN area Mataram aktif beroperasi, kecuali kondisi di Rayon Tanjung yang memang paling parah terkena dampak gempa," kata Djoko.

Kondisi beban puncak listrik saat ini turun dibanding sebelum gempa karena kegiatan usaha, seperti mal, hotel, toko, dan perkantoran berhenti sementara atau tutup. Beban puncak siang hari ini sebesar 113 MW. Sedangkan rata-rata kondisi normal beban pada siang hari, yakni 155 MW.

Untuk daya mampu pembangkit di sistem kelistrikan Lombok sebesar 172 MW dan diupayakan terus bertambah dengan persiapan sinkronisasi PLTU Jeranjang unit 3 kapasitas 25 MW untuk beroperasi.

Selain memulihkan kelistrikan, tim bantuan sosial PLN Peduli bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat Desa Selat, Kecamatan Narmada, Lombok Barat untuk pertolongan pertama dan penanggulangan bencana. Bantuan berupa sembako sejumlah 86 paket disalurkan melalui Posko Bencana Kantor Desa Selat. Kecamatan Narmada merupakan salah satu daerah yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi. Terdapat sekitar 773 rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat.

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Gempa

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Mohammad Ayudha

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31