Portal Berita Ekonomi Rabu, 15 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:03 WIB. Impor - BPS mencatat nilai impor naik sebesar 62,17% menjadi US$18,27 miliar pada Juli 2018.
  • 12:59 WIB. Ekspor - BPS mencatat nilai ekspor naik 25,19% menjadi US$16,24 miliar pada Juli 2018.
  • 12:56 WIB. SMN - Peserta SMN dari Kaltara latihan rappelling di lapangan Asrama Yonif Mekanis 201 Jaya Yudha.
  • 12:54 WIB. Turki - Dirjen IKM Kemenperin: krisis yang melanda Turki tidak akan berpengaruh terhadap IKM di dalam negeri.
  • 12:53 WIB. Neraca Perdagangan - BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia di bulan Juli 2018 kembali mencatat defisit US$2,03 miliar.
  • 12:50 WIB. Batik - Kemenperin: batik kuasai pasar global.
  • 11:51 WIB. Pertamina - Presiden meminta Pertamina agar membeli seluruh lifting minyak bumi KKKS.
  • 11:36 WIB. Harga - Harga kacang panjang di Bandung naik.
  • 11:35 WIB. IKM - 26 IKM siap tampil di Asian Games 2018.
  • 11:22 WIB. IPC - IPC memfasilitasi program SMN di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
  • 11:09 WIB. Gerindra - Laporan LSM ke Bawaslu soal mahar Sandiaga Uno tidak didukung bukti akurat.
  • 11:08 WIB. Gerindra - Bawaslu harus cermat menerima laporan.
  • 11:08 WIB. Gerindra - Laporan terkait Sandiaga Uno ke Bawaslu sangat lemah.
  • 11:08 WIB. Gerindra - Bawaslu seharusnya tidak menerima laporan terkait Sandiaga Uno.
  • 10:52 WIB. MenPAN-RB - Presiden Jokowi resmi melantik Komjen Pol Syafruddin sebagai MenPAN-RB.

ACTA Sebut Tiga Alasan Dukung Ustad Somad Sebagai Cawapres

Foto Berita ACTA Sebut Tiga Alasan Dukung Ustad Somad Sebagai Cawapres
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebagai tokoh yang bisa diterima berbagai kalangan masyarakat, Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) deklarasi mendukung Ustad Abdul Somad (UAS) sebagai cawapres berpasangan Prabowo Subianto.

Ketua ACTA, Kris Ibnu T Wahyudi, menjelaskan ada tiga alasan yang mendasar sehingga pihaknya memilih Ustad Somad sebagai sosok cawapres yang tepat untuk berpasangan dengan Prabowo, di antaranya UAS merupakan sosok ulama pemersatu dan pembawa kesejukan. Dimana ceramah yang dibawakannya senantiasa mencerminkan komitmen pada Pancasila, NKRI dan kebinekaan. 

"Beliau bisa diterima oleh berbagai kelompok serta lapisan masyarakat. Yang lebih penting beliau adalah sosok yang sangat toleran dalam mensikapi perbedaan," ujarnya di Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Alasan kedua, tambahnya, latar belakang Ustad Somad akan melengkapi Prabowo. Dimana Prabowo berlatang belakang militer dan nasionalis, sedang UAS adalah sipil dan religius. Sehingga dipastikan bakal memperluas segmen konstituen Prabowo.

"Prabowo berasal dari Jawa, sementara UAS dari luar Jawa," imbuhnya.

Terakhir yakni, UAS merupakan sosok generasi milenial yang cerdas, kritis terhadap berbagai hal, dan tidak begitu saja menjadi penjilat kekuasaan. Bahkan dengan latar belakang pendidikan yang berkualitas, dipastikan mampu memberi kontribusi pemikiran kepada Prabowo dalam menyelesaikan masalah-masalah bangsa. Oleh karena itu, jika harapan itu terlaksana maka pihaknya akan banyak membantu pemenangan Prabowo-UAS..

"Prabowo-UAS bisa segera dideklarasikan dan didaftarkan ke KPU," katanya.

Ditempat yang sama, Ketua DPP Gerindra sekaligus Dewan Pembina ACTA, Habiburokhman, menambahkan beberapa ulama pernah menjadi cawapres dan berhasil untuk jadi orang nomor dua hingga presiden di Indonesia. Karenanya dengan sosok UAS dapat diterima semua kalangan. 

"Pencalonan UAS ini saya pikir akan diterima banyak kalangan karena melengkapi Prabowo yang dari unsur militer," jelasnya.

Tag: ustaz abdul somad, Prabowo Subianto Djojohadikusumo

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5769.873 -91.373 598
2 Agriculture 1504.044 10.622 19
3 Mining 1973.743 -15.372 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.065 -19.886 70
5 Miscellanous Industry 1184.524 -40.044 45
6 Consumer Goods 2305.685 -67.033 46
7 Cons., Property & Real Estate 438.876 -4.935 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 998.907 -8.880 70
9 Finance 1049.919 -7.372 91
10 Trade & Service 831.939 -13.103 144
No Code Prev Close Change %
1 FILM 760 935 175 23.03
2 SQMI 224 274 50 22.32
3 GOLD 452 535 83 18.36
4 BYAN 16,500 19,000 2,500 15.15
5 AIMS 222 250 28 12.61
6 LMSH 555 620 65 11.71
7 DYAN 82 91 9 10.98
8 MAYA 3,510 3,890 380 10.83
9 NUSA 185 204 19 10.27
10 RODA 460 500 40 8.70
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 177 141 -36 -20.34
2 GLOB 220 180 -40 -18.18
3 PTBA 4,850 4,160 -690 -14.23
4 KPAL 635 550 -85 -13.39
5 MAPA 4,160 3,700 -460 -11.06
6 LPIN 1,095 980 -115 -10.50
7 NIPS 410 370 -40 -9.76
8 OKAS 232 210 -22 -9.48
9 DMAS 147 134 -13 -8.84
10 MIKA 1,960 1,790 -170 -8.67
No Code Prev Close Change %
1 PTBA 4,850 4,160 -690 -14.23
2 BBRI 3,140 3,130 -10 -0.32
3 TLKM 3,370 3,350 -20 -0.59
4 FILM 760 935 175 23.03
5 IMAS 2,600 2,530 -70 -2.69
6 UNVR 42,600 41,000 -1,600 -3.76
7 PGAS 1,805 1,815 10 0.55
8 BMRI 6,925 6,725 -200 -2.89
9 TARA 900 905 5 0.56
10 BBTN 2,630 2,530 -100 -3.80