Portal Berita Ekonomi Jum'at, 17 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:48 WIB. Ford - Ford Motor Company merayakan produksi Mustang yang ke-10 juta di AS.
  • 20:41 WIB. TMC - Toyota Motor Corp akan memproduksi 120.000 lebih mobil per tahun di Tianjin, China.
  • 20:40 WIB. GEMS - Golden Energy Mines menargetkan volume produksi batu bara sebesar 21,8 juta ton pada 2018.
  • 20:39 WIB. GEMS - Golden Energy Mines mencatat produksi batu bara sebesar 9,09 juta ton pada semester I-2018. 
  • 20:38 WIB. GEMS - Golden Energy Mines mencatat pendapatan naik 71,77% menjadi US$480,74 juta per Juni 2018.
  • 20:38 WIB. GEMS - Golden Energy Mines membukukan kenaikan laba bersih 32,33% pada semester I-2018.
  • 20:35 WIB. Tiphone - Fitch Ratings menaikkan peringkat Tiphone Mobile Indonesia dari B+ menjadi BB-.
  • 20:34 WIB. Jetstar - Jetstar Asia menambah delapan penerbangan pulang-pergi antara Singapura dan Jakarta.
  • 20:31 WIB. Australia - Australia berharap menandatangani perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia dan Hong Kong pada akhir 2018.
  • 20:29 WIB. ESDM - Kementerian ESDM mendorong pemanfaatan SDA dan mineral sebagai modal pembangunan yang bukan sebatas komoditas.
  • 16:03 WIB. PBID - Panca Budi Idaman mencatat penjualan bersih tumbuh 23,75% mencapai Rp1,98 triliun per semester I-2018.
  • 16:00 WIB. PBID - Panca Budi Idaman menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 12% pada tahun 2018.
  • 15:58 WIB. Mitsubishi - Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales menargetkan bisa membuka 143 diler hingga Maret 2019.
  • 15:56 WIB. Mitsubishi - Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales menghabiskan dana investasi Rp19 miliar untuk membuka diler di Tuban.
  • 15:54 WIB. Kemenpar - Kementerian Pariwisata menyiapkan 75 paket wisata untuk menyukseskan Asian Games 2018.

BPJS Ketenagakerjaan: Kepesertaan JHT dan JP Masih Minim

Foto Berita BPJS Ketenagakerjaan: Kepesertaan JHT dan JP Masih Minim
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Jumlah pekerja yang terlindungi oleh Program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) masih sangat kecil, yaitu sebesar 14.771.000 orang, sedangkan jumlah angkatan kerja di Indonesia sebesar 120.070.000 orang.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Kuswahyudi mengatakan JHT merupakan program jaminan sosial yang diberikan kepada pekerja berupa uang tunai yang dibayarkan sekaligus saat peserta memasuki pensiun, meninggal dunia atau mengalami cacat total tetap. 

Menurutnya, program JHT yang merupakan salah satu program hari tua dengan iuran terendah di dunia, yakni 5,7%, namun kondisinya justru dinikmati oleh 80% pekerja usia produktif yang berhenti bekerja

"Diharapkan para pimpinan perusahaan dapat memberikan masukan yang dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan pekerja khususnya dalam menghadapi hari tua dan masa pensiun," katanya kepada wartawan di Bandung, Selasa (7/8/2018).

Sedangkan JP sebagai program baru diberikan setiap bulan saat pekerja memasuki masa pensiun 56 tahun atau mengalami cacat total permanen & atau meninggal dunia yang diberikan kepada pekerja atau ahli waris yang sah.

Program ini, kata Kuswahyudi dipersiapkan bagi pekerja untuk tetap mendapatkan penghasilan bulanan di saat memasuki usia yang tidak lagi produktif. Skema manfaatnya sama persis dengan manfaat yang dinikmati oleh Aparatur Sipil Negara. Diharapkan dapat memberikan ketenangan dalam menjalani hari-hari di masa tuanya.

"Namun sayangnya, skema ini hanya memberikan nilai penggantian manfaat bulanan di hari tua sebesar 30% dari total pendapatan yang diterima pekerja di saat usia produktif," ujarnya.

Adapun, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat, Deddy Widjaya mengatakan pada dasarnya untuk meningkatkan kesadaraan pengusaha akan pentingnya manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan, baik secara pribadi maupun untuk bisnis yang digeluti harus lah dengan cara bertahap. Seperti salah satunya pihak BPJS ketenagakerjaan harus selalu memperbaiki setiap kekurangan dalam pelayanannya, maka dengan demikian tentunya kalangan pengusaha dengan sendirinya akan menjadi taat.

"Sebenarnya akan lebih efisien dari sudut pandang pengusaha jika mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan. Dalam konteks ini BPJS Ketenagakerjaan harus senantiasa melakukan evaluasi secara kontinyu sehingga menjadi lembaga yang dapat dibanggakan oleh bangsanya.” pungkasnya.

Tag: BPJS Ketenagakerjaan

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Aug
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading