Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 04:59 WIB. EPL - Liverpool 4 vs 3 Crystal Palace
  • 04:57 WIB. EPL - AFC Bournemouth 2 vs 0 West Ham United
  • 04:51 WIB. EPL - Wolverhampton Wanderers 4 vs 3 Leicester City

AS Minta Indonesia Bayar Denda Senilai US$350 Juta

Foto Berita AS Minta Indonesia Bayar Denda Senilai US$350 Juta
Warta Ekonomi.co.id, Geneva -

Amerika Serikat telah meminta Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk membiarkannya menjatuhkan sanksi terhadap Indonesia setelah memenangkan sengketa perdagangan yang dikatakannya mengorbankan bisnis AS hingga US$350 juta pada tahun 2017, sebuah pengajuan AS yang diterbitkan oleh WTO menunjukkan pada Senin (6/8/2018).

Amerika Serikat dan Selandia Baru sama-sama memenangkan putusan WTO tahun lalu terhadap pembatasan impor Indonesia pada makanan, tanaman dan produk hewani, termasuk apel, anggur, kentang, bawang, bunga, jus, buah kering, sapi, ayam dan daging sapi.

Pengajuan terbaru AS mengatakan bahwa Indonesia belum mematuhi putusan itu, sehingga Washington mencari sanksi tahunan untuk mengkompensasi kerusakan yang dilakukan terhadap kepentingan AS.

"Berdasarkan analisis awal dari data yang tersedia untuk produk tertentu, tingkat ini diperkirakan sementara hingga sekitar US$350 juta untuk 2017," ungkapnya, sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa (7/8/2018).

“Amerika Serikat akan memperbarui angka ini setiap tahun, karena ekonomi Indonesia terus berkembang," tambahnya.

Indonesia masih mempelajari langkah AS untuk mencari sanksi, ujar Oke Nurwan, direktur jenderal perdagangan luar negeri Kemendag, dengan menambahkan bahwa pihak berwenang percaya Indonesia telah memenuhi keputusan panel WTO. Dia juga mengatakan aturan tentang impor makanan Indonesia sudah direvisi.

Proses mencari kompensasi sering membutuhkan waktu bertahun-tahun, dan Indonesia kemungkinan akan menentang ukuran sanksi potensial.

Tidak ada tanda langsung dari permintaan sanksi serupa dari Selandia Baru, yang mengatakan tahun lalu pembatasan Indonesia diperkirakan telah mengorbankan sektor daging sapi Selandia Baru hingga 1 miliar dolar Selandia Baru atau senilai ($673 juta)

Indonesia telah melobi pejabat senior AS untuk menjaga negara Asia Tenggara dalam daftar negara-negara yang menerima persyaratan perdagangan khusus di bawah Sistem Preferensi Umum, sebuah fasilitas yang memberikan pengurangan tarif hingga sekitar $2 miliar ekspor Indonesia.

Kantor Perwakilan Dagang AS pada bulan April mengatakan sedang mengkaji kelayakan Indonesia untuk GSP dalam kaitan dengan pengenaan Indonesia di berbagai hambatan perdagangan dan investasi yang menciptakan efek negatif yang serius pada perdagangan A.S.

Menteri Perdagangan Indonesia Enggartiasto Lukita pada bulan Juli mengatakan dia akan menyarankan Washington bahwa Indonesia akan menghapus hambatan perdagangan untuk apel AS menyusul keputusan WTO sebagai bagian dari lobi untuk GSP.

Tag: Perang Dagang, Kementerian Perdagangan (Kemendag)

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Jonathan Ernst

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56