Portal Berita Ekonomi Jum'at, 17 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:23 WIB. iPhone - 2018 Gold iPhone Xs - Billionaire Solid Gold Edition berlapis emas 18 karat dijual nyaris Rp2 miliar.
  • 23:19 WIB. Uber - Uber telan kerugian Rp13 triliun.
  • 23:17 WIB. Google - Google One tawarkan Cloud Storage bertarif murah.
  • 23:15 WIB. Motorola - Jiplak iPhone X, Motorola tuai cibiran.
  • 21:55 WIB. Go-Jek - Nadiem: Negara Asean Menanti kehadiran Go-Jek.
  • 21:51 WIB. Google - KPPU Brazil pertimbangkan investigasi Google untuk monopoli sistem operasi ponsel.
  • 21:30 WIB. XL - XL Axiata buka pusat monitoring layanan dan cek kondisi jaringan.
  • 21:28 WIB. Alibaba - Alibaba Cloud rilis fitur anti mata-mata dan sabotase.
  • 21:19 WIB. Line - Line anggarkan US$10 juta untuk investasi startup Blockchain.
  • 21:18 WIB. Kominfo - Kominfo tangkal smartphone BM dengan aktivasi IMEI akhir 2018.
  • 21:17 WIB. Dokterbabe - Ekspansi ke luar negeri, situs Dokterbabe ganti nama jadi Okaydoc.
  • 21:16 WIB. Apple - Apple bakal bikin Macbook dengan harga terjangkau.
  • 21:15 WIB. Google - Google luncurkan platform komputasi awan Google One.

Peluang Peningkatan Kerja Sama RI-Perancis Terbuka Lebar

Foto Berita Peluang Peningkatan Kerja Sama RI-Perancis Terbuka Lebar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perdagangan Indonesia dan Perancis terus mengalami defisit. Ketua Umum BPP Hipmi Bahlil Lahadalia meminta Perancis lebih membuka diri terhadap produk-produk Indonesia. 

Menurut Bahlil, tingginya defisit perdagangan dengan Perancis disebabkan tingginya permintaan Indonesia atas produk persenjataan dan dirgantara, seperti pesawat terbang. Sebab itu, Bahlil meminta Perancis untuk semakin membuka diri dengan Indonesia.

"Indonesia sudah memberi kontribusi besar untuk ekonomi Perancis. Dahulu Airbus bisa selamat dari krisis karena Lion Air memesan banyak pesawat. Sudah waktunya Perancis membuka diri dan mengurangi hambatan-hambatan. Barangkali ada peluang memperkecil defisit Indonesia," ucap Bahlil dalam keterangannya usai memimpin pertemuan antara Delegasi Hipmi-Europe Trade Mission 2018 dengan Paris Region Entreprises di Parc du Pont de Flandre, Paris, Perancis, Senin (6/8/2018) lalu.

Bahlil juga mendesak Perancis untuk aktif memperjuangkan masa depan pasar minyak sawit Indonesia di Eropa.

"Kami meminta Perancis mengoptimalkan pengaruhnya di Eropa. Sebab setelah Brexit, dominasi Perancis sangat kuat. Sedangkan isu minyak sawit sudah dibawa ke tingkat Uni-Eropa. Bukan lagi hanya isu dalam negeri Perancis," jelasnya.

Bahlil mengingatkan, meski larangan minyak sawit diperpanjang hingga 2030, namun Uni-Eropa kemungkinan akan meningkatkan hambatan-hambatan dalam bentuk berbagai regulasi dan sertifikasi.

 

"Misalnya kalau di Indonesia itu ada Perda-Perda atau sertifikasi, bahasa, selain isu besar soal lingkungan," pungkasnya.

Sekadar informasi, sejak 2013, Lion Air memborong 234 pesawat Perancis dengan nilai pembelian mencapai US$24 miliar. Bahkan sejak 2015, neraca perdagangan Indonesia dengan Prancis pada 2015 mengalami defisit sebesar US$ 363 juta atau setara Rp 5 triliun.

Defisit ini kemudian meningkat lagi 16,2% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai US$ 313,2 miliar. Tahun 2017, defisit masih berjalan dan diperkirakan tahun 2018 masih mengalami hal serupa.

Tag: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), indonesia-perancis

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.798 -32.792 599
2 Agriculture 1584.193 -7.884 20
3 Mining 1965.865 -31.513 46
4 Basic Industry and Chemicals 782.004 7.938 70
5 Miscellanous Industry 1220.194 17.296 45
6 Consumer Goods 2331.314 16.429 46
7 Cons., Property & Real Estate 433.212 -4.440 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 998.106 -18.088 70
9 Finance 1041.203 -17.449 91
10 Trade & Service 831.450 -1.637 144
No Code Prev Close Change %
1 ANDI 200 340 140 70.00
2 MDIA 157 210 53 33.76
3 CANI 154 197 43 27.92
4 BGTG 77 93 16 20.78
5 FILM 935 1,100 165 17.65
6 TIRA 127 149 22 17.32
7 BBHI 155 180 25 16.13
8 GLOB 172 198 26 15.12
9 AGRS 228 260 32 14.04
10 PALM 302 344 42 13.91
No Code Prev Close Change %
1 PNSE 1,275 960 -315 -24.71
2 ABMM 2,170 1,820 -350 -16.13
3 JPRS 248 214 -34 -13.71
4 ERTX 138 121 -17 -12.32
5 SKYB 372 330 -42 -11.29
6 CNTX 670 600 -70 -10.45
7 TALF 320 292 -28 -8.75
8 MAPA 3,670 3,350 -320 -8.72
9 AMIN 348 318 -30 -8.62
10 PSDN 280 256 -24 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,210 3,050 -160 -4.98
2 PTBA 4,030 4,120 90 2.23
3 FILM 935 1,100 165 17.65
4 TLKM 3,430 3,350 -80 -2.33
5 BGTG 77 93 16 20.78
6 ADRO 1,855 1,780 -75 -4.04
7 UNTR 34,000 33,400 -600 -1.76
8 BBNI 7,375 7,075 -300 -4.07
9 LSIP 1,325 1,320 -5 -0.38
10 BBCA 23,450 23,375 -75 -0.32