Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Sandiaga Siap Hukum Pengemudi Ojol yang Tidak Disiplin

Foto Berita Sandiaga Siap Hukum Pengemudi Ojol yang Tidak Disiplin
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan tidak adanya toleransi terhadap pelaku pemukulan yang dilakukan oleh pengemudi ojek online terhadap warga.

"Kita akan sampaikan bahwa layanan kepada masyarakat harus diutamakan. Mestinya kita tidak bisa memberikan toleransi sedikit pun juga, tindak kekerasan terhadap masyarakat," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.

Hal itu terkait beredarnya viral sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemudi ojol wanita yang melintas di atas trotoar untuk menghindari macet.

Namun merasa hal tersebut salah, maka kemudian seorang pejalan kaki bernama Alif menegur pengemudi tersebut. Pengemudi ojol langsung membuka helm dan berbicara dengan nada tinggi.

Perdebatan terus berlanjut hingga akhirnya wanita tersebut turun dari motornya dan memukul Alif dengan tangan dan helmnya.

Sandiaga mengatakan salah satu poin yang akan diangkat dalam menertibkan para pengemudi ojol dari berbagai perusahaan tentunya. Ada dua yang besar perusahaan yakni Grab dan Gojek. "Saya sudah mendapat konfirmasi, sebelumnya kita nanti akan tegaskan di rapat bahwa pengemudi itu sudah ditindak tegas," katanya.

Saat ini, trotoar yang sudah diperluas jadi jangan dianggap enak langsung naik ke atas trotoar. Bila dilakukan akan tindak tegas. "Kita akan pastikan mereka mengerti bahwa trotoar itu hukumannya sangat tegas bahwa mereka kalau melanggar akan diberikan sanksi yang sesuai dengan ketentuan," kata Wagub.

Bila diingatkan sekali dua kali tapi kalau terus melanggar, maka harus lakukan tindakan yang sangat represif. Karena ini membahayakan pengguna trotoar yaitu pejalan kaki yang ingin dimuliakan. "Yah mungkin salah satunya dicabut bannya atau diangkat sekaligus motornya suruh dia jalan kaki. Push up itu nggak represif, kurang. Atau kalau motornya diambil atau didenda Rp500 ribu atau satu juta akan berasa," kata Sandiaga.

Tag: Sandiaga Salahuddin Uno

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00