Portal Berita Ekonomi Senin, 27 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:07 WIB. Pelindo II - Pelindo II melepas ribuan pemudik gratis dengan tujuan Batam.
  • 21:06 WIB. PLN - PLN Jatim menargetkan penjualan energi listrik mencapai 39.400 GWh sampai akhir tahun.
  • 20:48 WIB. AP I - AP I  telah menerima pengajuan sebanyak 1.853 extra flight pada masa lebaran.
  • 20:48 WIB. WSKT - Waskita dan Rekind bersinergi dalam pembangunan Jalur Transmisi Pipa Gas Ruas Cirebon-Semarang.
  • 20:47 WIB. Mandiri - Mandiri mengoperasikan 350 cabang selama periode libur lebaran.
  • 20:47 WIB. Mandiri - Mandiri menargetkan kontribusi pendapatan dari recovery kredit bermasalah tahun ini mencapai Rp6 triliun.
  • 20:47 WIB. Garuda - Garuda mengaku rugi lebih dari US$5 juta terkait pelarangan terbang Boeing 737 Max 8.
  • 20:46 WIB. KAI - Menhub meminta KAI meningkatkan pengamanan dan pengawasan selama masa mudik Angkutan Lebaran.
  • 20:42 WIB. KAI - KAI menyuguhkan hidangan berbuka puasa dan sahur gratis bagi penumpangnya.
  • 14:48 WIB. Obligasi - Tridomain akan rilis obligasi Rp400 miliar.
  • 14:47 WIB. Capex - Atlas Resources siapkan capex 2019 sebesar US$16,2 juta.
  • 04:00 WIB. Kathmandu - 4 orang meninggal karena ledakan.

Mantan Menteri Korban Reshuffle Jokowi Kritik Pemerintah Begini...

Mantan Menteri Korban Reshuffle Jokowi Kritik Pemerintah Begini... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ferry Mursidan Baldan mengusulkan agar Pemerintah segera membentuk lembaga khusus yang menangani pascagempa di Lombok dan Bali.

"Lembaga khusus tersebut memiliki kewenangan penuh untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pada daerah terdampak bencana gempa, sehingga dapat segera membuat keputusan dan melakukan tindakan," kata Ferry di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Bekas menteri yang terkena reshuffle itu mengatakan hal itu menanggapi bencana gempa bumi besar yang terjadi dua kali dalam waktu sepekan di Lombok, yakni pada Minggu (29/7) dengan kekuatan 6,4 SR serta pada Minggu (5/8) dengan kekuatan 7,0 SR. Adanya lembaga khusus, menurut dia, sehingga penanganan korban selamat pada fase tanggap darurat serta perbaikan infrastruktur pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dilakukan dengan cepat.

"Jika penanganan bencana alam di Aceh dibentuk badan khusus berdasarkan undang-undang, maka penanganan bencana di Bali dan Lombok sebaiknya dapat dibentuk badan khusus berdasarkan Perpres (peraturan presiden)," ujar mantan ketua RUU Pansus Aceh itu.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini menambahkan, langkah membentuk lembaga khusus ini akan memberikan kepastian bagi Pemerintah dalam melakukan langkah-langkah sekaligus mensinergikan seluruh anggaran dari pusat dan daerah, serta bantuan dari swasta, masyarakat, dan negara sahabat.

Berdasarkan pengalaman pada penanganan bencana gempa dan tsunami di Aceh tahun 2004, menurut dia, lembaga khusus ini berada di bawah Presiden dan dipimpin oleh Wakil Presiden.

"Adanya lembaga khusus ini diharapkan akan memberikan arah dan kepastian terhadap seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Lombok dan Bali," tuturnya.

Tag: ferry mursyidan

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Ahmad Subaidi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,849.05 3,809.73
British Pound GBP 1.00 18,377.71 18,192.91
China Yuan CNY 1.00 2,093.90 2,073.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,432.00 14,288.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,008.59 9,905.87
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,838.96 1,820.43
Dolar Singapura SGD 1.00 10,510.52 10,401.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,184.04 16,018.28
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,450.16 3,413.28
Yen Jepang JPY 100.00 13,185.93 13,050.79

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6098.974 41.621 633
2 Agriculture 1380.898 7.788 21
3 Mining 1647.453 9.738 47
4 Basic Industry and Chemicals 738.570 16.420 71
5 Miscellanous Industry 1245.762 -4.058 46
6 Consumer Goods 2391.149 -0.746 52
7 Cons., Property & Real Estate 452.653 6.206 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1136.078 15.732 74
9 Finance 1234.524 10.752 90
10 Trade & Service 789.160 -3.413 156
No Code Prev Close Change %
1 SULI 65 87 22 33.85
2 SKBM 376 460 84 22.34
3 KPAL 126 153 27 21.43
4 POLA 1,145 1,350 205 17.90
5 INRU 515 600 85 16.50
6 SOTS 268 310 42 15.67
7 PTSN 1,040 1,200 160 15.38
8 BELL 440 505 65 14.77
9 BKSW 165 189 24 14.55
10 GOLD 420 474 54 12.86
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 318 268 -50 -15.72
2 TAXI 59 50 -9 -15.25
3 ABMM 2,000 1,695 -305 -15.25
4 MPOW 124 107 -17 -13.71
5 TIRA 254 220 -34 -13.39
6 JAST 600 520 -80 -13.33
7 ASMI 875 775 -100 -11.43
8 EMTK 8,825 7,925 -900 -10.20
9 LUCK 1,325 1,190 -135 -10.19
10 POSA 294 266 -28 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,055 1,085 30 2.84
2 BBRI 3,850 3,920 70 1.82
3 CPRI 71 74 3 4.23
4 TLKM 3,750 3,820 70 1.87
5 JPFA 1,425 1,485 60 4.21
6 JAYA 127 130 3 2.36
7 BCIP 79 82 3 3.80
8 BMRI 7,700 7,725 25 0.32
9 TRAM 116 127 11 9.48
10 BBCA 28,050 28,425 375 1.34