Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:39 WIB. Hukum - Polri: Kaca film antipeluru Gedung DPR perlu dikaji.
  • 21:39 WIB. Olahraga - Kemenpora: Event esports internasional di Indonesia masih terbatas.
  • 21:39 WIB. Politik - Ma'ruf Amin bicara Islam moderat di Singapura.
  • 21:39 WIB. Hukum - KPAI: Video pramuka ganti presiden eksploitasi anak.
  • 21:38 WIB. Hukum - KPK geledah kantor Lippo Group dan rumah Bupati Bekasi.
  • 21:38 WIB. Hukum - Menhub prihatin pegawai Kemenhub tersangka "peluru nyasar".
  • 21:02 WIB. BNI - Nasabah baru BNI akan bertambah 425.000 pada tahun ini.
  • 21:02 WIB. BNI - BNI memproyeksi transaksi kartu kredit pada akhir 2018 naik 12%-15% yoy.
  • 16:53 WIB. Apple - iPhone XR sudah kantongi restu Kemenkominfo.
  • 16:52 WIB. Twitter - Twitter bisa lacak akun penyebar kebencian.
  • 16:52 WIB. WhatsApp - WhatsApp perpanjang waktu hapus pesan.
  • 16:51 WIB. Huawei - Huawei Mate 20 Pro bisa isi baterai iPhone XS secara wireless.
  • 16:51 WIB. Twitter - Pengguna Twitter keluhkan spam notifikasi.
  • 16:50 WIB. Huawei - Huawei bikin standar kartu memori anyar bernama Nano Memory pengganti MicroSD.
  • 16:50 WIB. Microsoft - CEO Microsoft Satya Nadella diganjar kompensasi Rp391 miliar.

BPJS TK Butuh Platform Strategis untuk Capai Cakupan Semesta

Foto Berita BPJS TK Butuh Platform Strategis untuk Capai Cakupan Semesta
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Cakupan semesta merupakan target utama yang harus dicapai BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) pada tahun 2029. Untuk dapat mencapai target tersebut, perlu disusun langkah-langkah strategis melalui kolaborasi efektif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar tercapai kesepakatan bersama mengenai garis besar strategi pelaksanaan sistem penyelenggaraan jaminan sosial.

Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Guntur Witjaksono, menegaskan pihaknya akan terus mengawal dan mengawasi BPJS Ketenagakerjaan dalam menyelenggarakan program jaminan sosial ketenagakerjaan agar sesuai dengan target yang ditentukan.

"Khususnya untuk mencapai target 2029, kita perlu platform stratejik yang sesuai dengan kebutuhan operasional”, ujar Guntur dalam acara Simposium-Orkestra bertajuk “Paltform Stratejik Kebijakan Jaminan Sosial Nasional Menuju Tahun 2029” di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Adapun kegiatan ini digagas oleh Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dengan tujuan selain untuk mengajak para pemangku kepentingan, juga diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-73 dan penyelenggaraan Asian Games Ke-18 tahun 2018.

Simposium-Orkestra ini mengundang 400 tamu undangan, yang terdiri dari pihak internal BPJS Ketenagakerjaan dan pihak eksternal yang merupakan pemangku kepentingan dari BPJS Ketenagakerjaan, seperti Kementerian dan Lembaga Pemerintahan terkait, Konfederasi Buruh, APINDO, KADIN, dan lembaga swasta terkait.

Guntur mengatakan, semangat nasionalisme juga perlu ditumbuhkan untuk mendukung cakupan semesta di 2029 mendatang. “Harapan kami dengan terselenggaranya Simposium-Orkestra ini, semangat kebangsaan dan antusiasme para pemangku kepentingan juga tumbuh dan memberikan dampak positif bagi penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia”, papar Guntur.

Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Syafri Adnan Baharuddin, berharap masukan dari para narasumber simposium ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan cakupan perlindungannya dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi pekerja di Indonesia.

"Tantangan BPJS Ketenagakerjaan untuk tahun 2029 tentunya cukup menantang, mengumpulkan pemangku kepentingan dalam satu forum semacam ini untuk mendapatkan gagasan ataupun masukan harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin," jelas Syafri.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, menegaskan pihaknya selalu bersikap dan berpikiran terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, khususnya terkait dengan raihan universal coverage bagi seluruh pekerja.

"Perlindungan atas jaminan sosial tentunya merupakan hak seluruh pekerja di Indonesia, tidak terkecuali pekerja informal ataupun profesi. Baru-baru ini kami telah melakukan kerjasama dengan Komite Olahraga Indonesia, untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para atlet yang berlaga pada kompetisi olahraga internasional," ungkap Agus.

"Hal ini tentunya tidak terlepas dari tujuan BPJS Ketenagakerjaan untuk mencapai Universal Coverage yang harus kami raih paling lambat tahun 2029 nanti. Itu harapan kita bersama agar menjadi kenyataan nantinya," tutup Agus.

Tag: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan

Penulis/Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,066.22 4,025.16
British Pound GBP 1.00 20,110.87 19,901.42
China Yuan CNY 1.00 2,207.43 2,185.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,254.00 15,102.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,883.73 10,773.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,946.31 1,926.89
Dolar Singapura SGD 1.00 11,097.05 10,982.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,644.30 17,466.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.78 3,634.66
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.59 13,434.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74