Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:53 WIB. Brexit - PM Inggris kunjungi Jerman untuk bahas krisis Brexit.
  • 18:53 WIB. Pakistan - Indonesia gencarkan diversifikasi produk impor ke Pakistan.
  • 18:52 WIB. Iran - Rouhani: Penjualan minyak Iran meningkat meskipun ada sanksi AS.
  • 18:52 WIB. Irak - AS larang warganya kunjungi Irak saat peringatan 1 tahun bebas Daesh.
  • 18:52 WIB. Walhi - WALHI: Masih ada kriminalisasi pejuang lingkungan.
  • 18:51 WIB. Prancis - Presiden Prancis umumkan kenaikan upah minimum.
  • 18:51 WIB. Filipina - Duterte minta kongres sahkan perpanjangan darurat militer di Mindanao.
  • 18:51 WIB. Dubai - Dubai hadirkan supermarket di tengah lautan.
  • 18:50 WIB. Singapura - Studi: Hanya separuh warga Singapura dapatkan cukup tidur di malam hari.
  • 18:49 WIB. Donald Trump - Trump khawatir upaya impeachment menjadi kenyataan.
  • 18:49 WIB. Verizon - Verizon pangkas 10.400 karyawan di pertengahan 2019.
  • 16:43 WIB. Apple - Apple Store dijarah saat demo Yellow Vest di Prancis.
  • 16:41 WIB. Instagram - Instagram kini punya fitur Voice Chat.
  • 16:38 WIB. Samsung - Samsung dituding kolaborasi dengan merek palsu.
  • 16:37 WIB. Huawei - Penahanan petinggi Huawei bikin vemas bos ponsel China.

SCB Gandeng Prima Dukung Program GPN

Foto Berita SCB Gandeng Prima Dukung Program GPN
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Standard Chartered Bank (SCB) Indonesia meresmikan kesepakatan kerja sama dengan PT Rintis Sejahtera, selaku pengelola jaringan Prima. 

CEO SCB Indonesia Rino Donosepoetro mengatakan, selain mencerminkan kepatuhan terhadap regulator, kerja sama ini disepakati untuk mendukung program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang digagas Bank Indonesia dan telah secara resmi diimplementasikan sejak Januari 2018.

"Kerja sama ini juga mampu memperluas konektivitas bagi para nasabah Standard Chartered dalam melakukan transaksi sehari-hari dengan menggunakan Kartu Debit Standard Chartered, baik untuk transaksi di mesin ATM maupun transaksi di terminal Electronic Data Capture (EDC) berlogo PRIMA dan GPN," ujar dia di Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Sementara Direktur Utama PT Rintis Sejahtera Iwan Setiawan menuturkan, pihaknya menyambut baik kerja sama ini untuk bersama-sama mewujudkan layanan transaksi domestik yang akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang dilayani oleh Standard Chartered.

"Selain itu, kerja sama ini dilakukan jaringan Prima sebagai upaya mendukung Standard Chartered yang secara konsisten dan fokus untuk terus bertransformasi ke arah digital dan mengutamakan consumer experience and satisfaction yang diwujudkan dalam produk dan layanan," ungkapnya.

Dengan bergabungnya SCB dalam jaringan Prima, sekitar 31 ribu nasabah pemegang Kartu Debit Standard Chartered akan dapat menikmati kemudahan dan kenyamanan akses transaksi ATM di lebih dari 120.000 ATM jaringan Prima dan akses berbelanja di lebih dari 770.000 mesin EDC melalui layanan jaringan Prima Debit Domestik yang tersedia di seluruh Indonesia.

Sebaliknya, nasabah 78 bank Mitra jaringan Prima akan dapat memanfaatkan jaringan ATM Standard Chartered, sehingga meningkatkan utilisasi jaringan ATM dan Debit Standard Chartered.

"Nilai tambah lainnya juga dirasakan oleh nasabah priority banking, yaitu berupa gratis biaya transfer di jaringan Prima karena termasuk dalam jaringan transaksi domestik. Meningkatnya efisiensi dan aksesibilitas ini merupakan salah satu upaya dukungan kami terhadap inisiatif cashless society yang digagas pemerintah," tambah Rino.

Tag: Standard Chartered Bank Indonesia

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6076.587 -34.773 620
2 Agriculture 1506.543 8.473 20
3 Mining 1747.761 9.817 47
4 Basic Industry and Chemicals 820.676 -23.288 71
5 Miscellanous Industry 1382.059 4.150 45
6 Consumer Goods 2483.389 -20.063 49
7 Cons., Property & Real Estate 444.822 -4.105 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1031.916 -11.848 71
9 Finance 1162.012 -1.035 91
10 Trade & Service 790.383 -0.185 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 280 350 70 25.00
2 DEAL 394 492 98 24.87
3 OASA 246 298 52 21.14
4 TFCO 650 780 130 20.00
5 MERK 6,475 7,725 1,250 19.31
6 KPAS 505 600 95 18.81
7 RODA 388 450 62 15.98
8 PTSN 805 920 115 14.29
9 PDES 1,500 1,700 200 13.33
10 ARTA 406 458 52 12.81
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 290 220 -70 -24.14
2 YPAS 725 570 -155 -21.38
3 NUSA 158 136 -22 -13.92
4 RIMO 186 162 -24 -12.90
5 LUCK 705 615 -90 -12.77
6 MPOW 120 105 -15 -12.50
7 KPAL 338 300 -38 -11.24
8 CPIN 7,000 6,300 -700 -10.00
9 SILO 3,850 3,500 -350 -9.09
10 LPIN 950 865 -85 -8.95
No Code Prev Close Change %
1 RIMO 186 162 -24 -12.90
2 SRIL 366 370 4 1.09
3 KPAS 505 600 95 18.81
4 NUSA 158 136 -22 -13.92
5 PTBA 4,020 4,280 260 6.47
6 TLKM 3,680 3,620 -60 -1.63
7 WSKT 1,845 1,795 -50 -2.71
8 BHIT 57 60 3 5.26
9 BBRI 3,610 3,620 10 0.28
10 DEAL 394 492 98 24.87