Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:32 WIB. Jasnita - Kemenkominfo belum tetapkan waktu pelelangan frekuensi PT Jasnita.
  • 20:30 WIB. Bolt - Bolt hentikan sementara isi ulang dan paket berlangganan.
  • 20:29 WIB. Samsung - Usung 4 kamera, Samsung Galaxy A9 dibanderol Rp7,9 juta.
  • 20:26 WIB. Zuckerberg - Mark Zuckerberg takkan mundur dari Facebook.
  • 20:23 WIB. Android - Tingkat kecerahan layar Android Pie diatur pakai AI.
  • 20:21 WIB. Xiaomi - Xiaomi masuk buku rekor dunia berkat 500 Mi Store.
  • 19:43 WIB. Bitcoin - Nilai Bitcoin kini setara 4 iPhone XS Max.
  • 19:27 WIB. Xiaomi - Pendapatan Xiaomi tembus Rp106,7 triliun di kuartal III 2018.
  • 19:12 WIB. Huawei - Huawei gandakan jumlah personel di Indonesia.
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Mahasiswa Makassar Tolak Rencana Deklarasi 2019 Ganti Presiden

Foto Berita Mahasiswa Makassar Tolak Rencana Deklarasi 2019 Ganti Presiden
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Rencana deklarasi gerakan #2019 Ganti Presiden di Kota Makassar, Sulsel, Minggu (12/8/2018) mendatang, menuai pro-kontra. Tidak sedikit yang menolak rencana kegiatan tersebut. Bahkan, gelombang demonstrasi dilakukan oleh mahasiswa Kota Daeng, mulai Rabu-Kamis (8-9/8/2018). Teranyar, puluhan demonstran yang tergabung dalam Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Makassar menggelar unjuk rasa di bawah jembatan layang, Kamis (9/8/2018).

Dalam aksinya, mahasiswa membentang spanduk tolak rencana deklarasi gerakan #2019 Ganti Presiden. Mereka juga membagikan selebaran terkait pernyataan sikap sembari menyanyikan lagu Indonesia Raya. Terdapat setidaknya tiga tuntutan mahasiswa Makassar sekaligus latar belakang menolak rencana deklarasi gerakan #2019 Ganti Presiden yang akan dihadiri oleh Neno Warisman dkk.

Salah seorang pengunjuk rasa sekaligus orator, Amar, menyampaikan pihaknya menolak gerakan tersebut karena tidak ingin adanya upaya adu domba rakyat. Toh, gerakan deklarasi #2019 Ganti Presiden dikhawatirkan cenderung bisa menimbulkan politisasi agama dan isu SARA. Semua itu, tegas Amar, harus ditolak dan dilawan.

"Kedua, kami mendesak Kapolda Sulsel untuk tidak memberikan izin kegiatan kampanye yang dikemas dalam deklarasi (gerakan) #2019 Ganti Presiden. Itu karena sekarang kan belum masuk masa kampanye dan dikhawatirkan nanti bisa menimbulkan ketegangan dan pertentangan di tengah masyarakat," kata Amar, Kamis (9/8/2018).

Tuntutan ketiga alias terakhir, Amar menyebut pihaknya sekaligus mengimbau masyarakat Sulsel untuk tidak terprovokasi dan terhasut oleh ajakan pihak luar yang ingin merusak persatuan, toleransi dan sikap saling menghargai yang sudah terbangun di daerah ini. Kata Amar, segala bentuk politisasi agama dan isu SARA tidak boleh didiamkan, apalagi dibiarkan.

Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, sebelumnya mengatakan pihaknya sepenuhnya menyerahkan kepada kepolisian terkait izin, termasuk pengawalan rencana kegiatan yang masih menuai pro-kontra tersebut. 

Meski demikian, Sumarsono menyampaikan kebebasan berpendapat dan menyampaikan aspirasi dijamin undang-undang. Jadi pada prinsipnya, aksi dalam bentuk apapun bukan sebuah masalah. Yang penting, kegiatan tersebut dilakukan dengan tertib dan memenuhi produser maupun aturan yang berlaku.

"Deklarasi 2019 Ganti Presiden merupakan urusan kepolisian untuk memberikan izin dan mengawalnya karena di masa demokrasi seperti saat ini, kebebasan berekspresi dan berpendapat sangat dibolehkan," kata Sumarsono.

"Deklarasi bisa saja dilaksanakan sepanjang berjalan sesuai koridor dan aturan hukum dan tidak menimbulkan masalah dan mengganggu aktivitas masyarakat," pungkas Sumarsono yang juga Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri RI.

Tag: Pilpres 2019

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Kumairoh

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5948.052 -57.245 616
2 Agriculture 1420.064 -22.607 20
3 Mining 1752.232 -92.706 47
4 Basic Industry and Chemicals 794.852 4.282 71
5 Miscellanous Industry 1405.848 -7.667 45
6 Consumer Goods 2338.754 0.545 49
7 Cons., Property & Real Estate 427.067 3.402 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.304 -6.551 71
9 Finance 1128.672 -17.324 91
10 Trade & Service 795.747 -11.763 150
No Code Prev Close Change %
1 HOME 123 166 43 34.96
2 MPRO 860 1,075 215 25.00
3 POLA 284 354 70 24.65
4 MINA 535 665 130 24.30
5 NIPS 350 428 78 22.29
6 AKSI 260 310 50 19.23
7 MPPA 157 184 27 17.20
8 ABMM 1,885 2,190 305 16.18
9 AMAG 272 314 42 15.44
10 GOLD 510 560 50 9.80
No Code Prev Close Change %
1 SOSS 1,950 1,465 -485 -24.87
2 PALM 254 220 -34 -13.39
3 PTIS 380 330 -50 -13.16
4 TRUK 202 176 -26 -12.87
5 ADRO 1,485 1,310 -175 -11.78
6 GLOB 218 194 -24 -11.01
7 GEMA 316 282 -34 -10.76
8 INDY 2,430 2,180 -250 -10.29
9 MAIN 1,300 1,170 -130 -10.00
10 LEAD 66 60 -6 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 ADRO 1,485 1,310 -175 -11.78
2 PTBA 4,660 4,350 -310 -6.65
3 PGAS 2,030 1,945 -85 -4.19
4 UNTR 34,400 31,950 -2,450 -7.12
5 BBRI 3,520 3,430 -90 -2.56
6 ERAA 1,980 2,010 30 1.52
7 ITMG 22,025 20,025 -2,000 -9.08
8 TRUK 202 176 -26 -12.87
9 BMRI 7,475 7,275 -200 -2.68
10 TLKM 3,950 3,960 10 0.25