Portal Berita Ekonomi Kamis, 16 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:23 WIB. iPhone - 2018 Gold iPhone Xs - Billionaire Solid Gold Edition berlapis emas 18 karat dijual nyaris Rp2 miliar.
  • 23:19 WIB. Uber - Uber telan kerugian Rp13 triliun.
  • 23:17 WIB. Google - Google One tawarkan Cloud Storage bertarif murah.
  • 23:15 WIB. Motorola - Jiplak iPhone X, Motorola tuai cibiran.
  • 21:55 WIB. Go-Jek - Nadiem: Negara Asean Menanti kehadiran Go-Jek.
  • 21:51 WIB. Google - KPPU Brazil pertimbangkan investigasi Google untuk monopoli sistem operasi ponsel.
  • 21:30 WIB. XL - XL Axiata buka pusat monitoring layanan dan cek kondisi jaringan.
  • 21:28 WIB. Alibaba - Alibaba Cloud rilis fitur anti mata-mata dan sabotase.
  • 21:19 WIB. Line - Line anggarkan US$10 juta untuk investasi startup Blockchain.
  • 21:18 WIB. Kominfo - Kominfo tangkal smartphone BM dengan aktivasi IMEI akhir 2018.
  • 21:17 WIB. Dokterbabe - Ekspansi ke luar negeri, situs Dokterbabe ganti nama jadi Okaydoc.
  • 21:16 WIB. Apple - Apple bakal bikin Macbook dengan harga terjangkau.
  • 21:15 WIB. Google - Google luncurkan platform komputasi awan Google One.

Kenapa Jokowi Pilih Kyai Ma'ruf? Ini Dia Alasannya...

Foto Berita Kenapa Jokowi Pilih Kyai Ma'ruf? Ini Dia Alasannya...
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengungkapkan tiga alasan pemilihan Kiai Haji Ma'ruf Amin sebagai Calon Wakil Presiden berpasangan dengan Joko Widodo.

"Seperti yang sudah berkali-kali disampaikan bahwa republik ini dibangun di atas pelangi nasionalisme dan religiusitas, jadi sejak dari Bung Karno dan Bung Hatta, Megawati dan Pak Hamzah Haz, SBY-JK, dan sekarang Jokowi-JK selalu merefleksikan nasionalis religius ini jadi ini yang menjadi bahan pertimbangan kenapa memilih Kiai Ma'ruf Amin dijatuhkan," kata Romahurmuziy, di Restoran Plataran Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Jokowi memutuskan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Prof Dr KH Ma'ruf Amin sebagai Cawapres untuk Pemilihan Presiden 2019-2024.

"Kedua, keterpecahan dan keterbelahan masyarakat kita karena kontestasi mulai Pilpres 2014 dan tiga pilkada serentak terutama Pilkada DKI menuju isu berbasis SARA, kami pimpinan parpol berdiskusi dengan Presiden mencari figur yang merefleksikan religiusitas dan bisa meredam kebencian-kebencian di media sosial," kata Romahurmuziy.

Sedangkan alasan ketiga menurut Romahurmuziy adalah karena pengalaman politik dan ekonomi KH Ma'ruf Amin.

"Ketiga kami pertimbangkan aneka jabatan publik seperti yang sudah saya twitkan 2 hari lalu ada nama M yang sejak reformasi sudah jadi anggota DPRD Fraksi PPP DKI Jakarta, pernah menjadi anggota DPR Fraksi PKB, menjadi Wantimpres, beliau pemimpin tertinggi ormas Islam terbesar di Indonesia dan dunia yaitu Nahdlatul Ulama karena beliau Rais Aam dan juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia yang beranggotakan 37 ormas Islam dan dengan pengalaman yang segitu banyak dan luas," kata Romahurmuziy.

Dengan spektrum yang pernah digeluti, menurut Romahurmuziy, KH Ma'ruf adalah seorang yang sangat paham dengan ekonomi karena menjadi anggota Dewan Pengarah Majelis Ekonomi Syariah Indonesia dan Dewan Ekonomi Syariah Nasional.

"Sehingga dengan demikian pengetahuan beliau dinilai cukup paripurna ini yang kemudian akhirnya kita lihat secara politik beliau juga mewarnai seluruh spektrum politik yang ada di koalisi karena tentu spektrum politik itu juga ada spektrum politik nasionalis ada spektrum politik religius di mana Kiai Ma'ruf Amin merupakan titik temu itu yang berkali-kali saya tegaskan," kata Romahurmuziy.

Dalam deklarasi capres-cawapres di Restoran Plataran tersebut, KH Ma'ruf Amin tidak hadir. Setelah deklarasi tersebut, Jokowi pun kembali ke Istana Merdeka Jakarta.

Tag: Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.798 -32.792 599
2 Agriculture 1584.193 -7.884 20
3 Mining 1965.865 -31.513 46
4 Basic Industry and Chemicals 782.004 7.938 70
5 Miscellanous Industry 1220.194 17.296 45
6 Consumer Goods 2331.314 16.429 46
7 Cons., Property & Real Estate 433.212 -4.440 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 998.106 -18.088 70
9 Finance 1041.203 -17.449 91
10 Trade & Service 831.450 -1.637 144
No Code Prev Close Change %
1 ANDI 200 340 140 70.00
2 MDIA 157 210 53 33.76
3 CANI 154 197 43 27.92
4 BGTG 77 93 16 20.78
5 FILM 935 1,100 165 17.65
6 TIRA 127 149 22 17.32
7 BBHI 155 180 25 16.13
8 GLOB 172 198 26 15.12
9 AGRS 228 260 32 14.04
10 PALM 302 344 42 13.91
No Code Prev Close Change %
1 PNSE 1,275 960 -315 -24.71
2 ABMM 2,170 1,820 -350 -16.13
3 JPRS 248 214 -34 -13.71
4 ERTX 138 121 -17 -12.32
5 SKYB 372 330 -42 -11.29
6 CNTX 670 600 -70 -10.45
7 TALF 320 292 -28 -8.75
8 MAPA 3,670 3,350 -320 -8.72
9 AMIN 348 318 -30 -8.62
10 PSDN 280 256 -24 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,210 3,050 -160 -4.98
2 PTBA 4,030 4,120 90 2.23
3 FILM 935 1,100 165 17.65
4 TLKM 3,430 3,350 -80 -2.33
5 BGTG 77 93 16 20.78
6 ADRO 1,855 1,780 -75 -4.04
7 UNTR 34,000 33,400 -600 -1.76
8 BBNI 7,375 7,075 -300 -4.07
9 LSIP 1,325 1,320 -5 -0.38
10 BBCA 23,450 23,375 -75 -0.32