Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:15 WIB. Pertamina - Pertamina menyalurkan bantuan senilai Rp481 juta kepada tiga panti asuhan di Jayapura.
  • 14:14 WIB. AP II - AP II menyiapkan program "customer happiness" dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2019.

Travel Menjamur, Operasional Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru Tak Lagi Optimal

Foto Berita Travel Menjamur, Operasional Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru Tak Lagi Optimal
Warta Ekonomi.co.id, Pekanbaru -

Kian banyaknya moda transportasi menuju Selat Panjang, Siak, dan Bengkalis membuat kinerja Pelabuhan Sungai Duku di Pekanbaru, tak lagi optimal dalam mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saat ini satu-satunya pelabuhan yang dikelola Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut hanya menggantungkan operasionalnya pada trayek menuju Meranti (Selatpanjang).

Menurut PLT Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, Kendi Harahap, operasional pelabuhan Sungai Duku sejak beberapa tahun belakangan menunjukkan penurunan. Ia mengatakan, menjamurnya layanan travel menjadi penyebabnya.

"Cenderung turun. Sekarang orang di Pekanbaru lebih memilih naik travel ke Selat Panjang. Mereka tinggal menunggu di rumah, kemudian diantar sampai ke Pelabuhan Tanjung Buton, lalu berlayar dari sana menuju Selat Panjang," sebutnya kepada Warta Ekonomi, Sabtu (11/8/2018).

Adapun jumlah kapal yang beroperasi di Pelabuhan Sungai Duku pada 2018 hanya 5 kapal. Jumlah tersebut bekurang dari 7 kapal pada 2016.

Terpisah, Kepala UPTD Pelabuhan Sungai Duku Johniansyah mengatakan, pelabuhan tersebut berpotensi sepi beberapa tahun ke depan. Hal itu disebabkan rampungnya infrastuktur darat menuju Selat Panjang dari Pekanbaru. Dikatakan Johniansyah, trayek ke Meranti merupakan satu-satunya rute andalan Pelabuhan Sungai Duku. Rute ini dilayani oleh 3 kapal cepat, serta 1 kapal barang dan penumpang (dari kayu)

"Kapal-kapal di sini umumnya ke Meranti. Kalau nanti infrastruktur darat menuju Meranti rampung, dapat dipastikan pelabuhan ini terkena imbas. Rute lain ada ke Siak (1 kapal), tapi frekuensinya sangat timpang dibanding ke Meranti," paparnya.

Dampak menurunya jumlah kapal yang melayani rute Pelabuhan Sungai Duku, sambung Johni, berimbas kepada PAD yang masuk ke kas daerah. Ia mencontohkan bekurangnya kunjungan orang ke pelabuhan dengan sendirinya mengurangi retribusi parkiran di kawasan pelabuhan.

"Belum lagi retribusi jasa boarding pass, retribusi jasa tambatan kapal," tutupnya.

Sebagai informasi, Pelabuhan Sungai Duku pernah menjadi andalan warga Pekanbaru, khususnya yang berasal dari Pesisir untuk melakukan perjalanan. Namun seiring waktu, minat masyarakat pada transportasi ini (air) mulai bekurang.

Tag: Pekanbaru

Penulis: Satria Kurnia

Editor: Rosmayanti

Foto: Satria Kurnia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00