Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:06 WIB. Instagram - Instagram luncurkan fitur penyaring komentar otomatis dalam bahasa Indonesia.
  • 16:06 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 0,57% ke level 6.076,59 pada akhir sesi II perdagangan Selasa (11/12/2018). 
  • 15:14 WIB. SANTRI - Sistem Akuntansi Pesantren Indonesia (SANTRI) jadi salah satu program kemandirian pesantren.
  • 15:14 WIB. Keuangan Syariah - Perry Warjiyo: Pesantren jadi basis arus ekonomi Indonesia.
  • 15:13 WIB. Syariah - Erwin Rijanto: Rata-rata transaksi di pasar keuangan syariah sampai Oktober 2018 mencapai Rp947 triliun.
  • 15:13 WIB. Sukuk - Bank Indonesia akan terbitkan Sukuk Bank Indonesia untuk mendukung pembiayaan dan pasar keuangan syariah.
  • 15:12 WIB. Rupiah - Pukul 15.00, rupiah makin terdepresi menjadi Rp14.644 per dolar AS.
  • 13:47 WIB. Refinancing - Rencana restrukturasi utang BIPI sebesar US$300 juta masih dalam proses finalisasi. 
  • 11:50 WIB. Instagram - Instagram tunjuk Vishal Shah jadi Head of Product.

Benarkah Ma'ruf Amin Bakal Bangkitkan Ekonomi Umat?

Foto Berita Benarkah Ma'ruf Amin Bakal Bangkitkan Ekonomi Umat?
Warta Ekonomi.co.id, Lebak -

Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Latansa Mashiro Rangkasbitung Muhammad Husen mengatakan bahwa KH Ma'ruf Amin akan mampu membangkitkan ekonomi keumatan guna pemerataan kesejahteraan masyarakat.

"Kami yakin Ma'ruf Amin sebagai pendamping Presiden Joko Widodo atau Jokowi mampu membangkitkan ekonomi keumatan," kata Muhammad Husen di Lebak, Sabtu.

Menurutnya, sosok Ma'ruf Amin dalam membangun ekonomi keumatan tentu ahlinya karena dia memiliki kemampuan di bidang ekonomi syariah.

Pilihan Jokowi memilih wakilnya, pengasuh Ponpes An Nawawi Tanara dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat arus bawah.
Konsep pemberdayaan ekonomi keumatan akan menjadi fokus pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin jika terpilih pada Pilpres 2019.

Selama ini, kata dia, sistem perekonomian di Indonesia belum adil dan berpihak kepada pengusaha besar atau konglomerat.

Karena itu, kyai keturunan Syech Nawawi Tanara Al Bantani akan mampu membangun ekonomi keumatan melalui kebijakan yang berpihak terhadap masyarakat.

Pengusaha besar dipastikan dilarang untuk menguasai rantai ekonomi mulai hulu sampai ke hilir. Kebijakan itu nantinya para pengusaha besar wajib bermitra dengan pelaku usaha kecil yang berkembang di masyarakat.

Pelaku usaha masyarakat di antaranya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), industri kecil menengah (IKM) dan koperasi dapat ditampung oleh pengusaha besar.

"Kami optimistis melalui kemitraan dipastikan pelaku usaha kecil menjadi kuat sehingga menggulirkan perekonomian masyarakat arus bawah," katanya menjelaskan.
Untuk membangkitkan ekonomi keumatan, kata Husen, pelaku usaha kecil harus diberikan kemudahan untuk menerima penguatan modal dari lembaga keuangan maupun bank milik pemerintah.

Mereka pelaku usaha kecil tersebut juga mengembalikan bunga angsuran relatif kecil.
Selama ini, pelaku UMKM, IKM dan Koperasi di Tanah Air sangat kuat dari ancaman ekonomi global. Bahkan, pelemahan nila mata uang rupiah terhadap dolar secara langsung tidak berdampak terhadap pelaku usaha kecil.

Sebagian besar pelaku usaha masyarakat tidak menggunakan bahan baku impor. "Kami yakin Maruf Amin mampu membangun ekonomi keumatan," katanya.

Tag: Ma'ruf Amin, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.360 -14.996 620
2 Agriculture 1498.070 5.905 20
3 Mining 1737.944 -0.464 47
4 Basic Industry and Chemicals 843.964 1.637 71
5 Miscellanous Industry 1377.909 -12.076 45
6 Consumer Goods 2503.452 -5.828 49
7 Cons., Property & Real Estate 448.927 -0.797 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.764 -1.013 71
9 Finance 1163.047 -4.982 91
10 Trade & Service 790.568 -1.203 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 165 280 115 69.70
2 URBN 1,200 1,800 600 50.00
3 PTSN 645 805 160 24.81
4 MDIA 126 153 27 21.43
5 YULE 173 208 35 20.23
6 PJAA 1,125 1,350 225 20.00
7 MERK 5,400 6,475 1,075 19.91
8 YPAS 625 725 100 16.00
9 SHID 3,500 4,000 500 14.29
10 KPAS 442 505 63 14.25
No Code Prev Close Change %
1 DEAL 525 394 -131 -24.95
2 NUSA 210 158 -52 -24.76
3 HERO 920 770 -150 -16.30
4 AKSI 332 280 -52 -15.66
5 FORU 120 103 -17 -14.17
6 ETWA 85 73 -12 -14.12
7 LMAS 64 55 -9 -14.06
8 SIPD 1,100 960 -140 -12.73
9 PNSE 740 650 -90 -12.16
10 HDTX 150 132 -18 -12.00
No Code Prev Close Change %
1 KPAS 442 505 63 14.25
2 RIMO 163 186 23 14.11
3 TLKM 3,670 3,680 10 0.27
4 NUSA 210 158 -52 -24.76
5 WSKT 1,845 1,845 0 0.00
6 BBRI 3,620 3,610 -10 -0.28
7 PTBA 3,990 4,020 30 0.75
8 ASII 8,225 8,150 -75 -0.91
9 ADRO 1,300 1,310 10 0.77
10 ITMG 20,425 19,800 -625 -3.06