Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Korsleting Listrik Sebabkan 13 Rumah Ludes Terbakar

Foto Berita Korsleting Listrik Sebabkan 13 Rumah Ludes Terbakar
Warta Ekonomi.co.id, Palembang -

Sebanyak 13 rumah semi permanen di Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Terusan I RT 42 RW 08 Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Minggu, hangus terbakar yang diduga karena korsleting listrik.

Korsleting listrik diduga bermula dari rumah warga sekitar pukul 14.15 WIB. Api kemudian berhasil dipadamkan dalam waktu 1,5 jam setelah petugas Dinas Pemadam Kebakaran, TNI dan warga sekitar saling bahu membahu.

Ketua RT 42 Aminudin (55) mengatakan dirinya awalnya melihat api berasal dari rumah milik Jambak. "Segera, saya meminta bantuan warga dan menghubungi pemadam kebakaran dan polisi," ujar dia.

Pernyataan yang sama juga diungkapkan saksi Eki Andika (30). Menurutnya api membesar dan membakar sembilan rumah di sekitaran lokasi.

"Kalau dilihat sepertinya dari korsleting listrik. Apinya cepat sekali membesar, karena di sekitar sini rumahnya kebanyakan terbuat dari kayu," kata di

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk melalui Kanit Identifikasi, Ipda Agus Wijaya SPsi membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Diduga api berasal dari korsleting listrik. Beberapa barang bukti dan keterangan dari para saksi sudah kami kumpulkan," kata dia.

Kota Palembang yang kurang dari sepekan akan menggelar Asian Games XVIII meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran karena bulan Agustus ini merupakan puncak musim kemarau.

Kemarin (11/8), kebakaran justru terjadi di sebagian lahan dekat kompleks Wisma Atlet di kawasan Jakabaring Sport City. Penyebab kebakaran diduga disebabkan oleh pembukaan lahan. "Sebagian api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas di darat dan water bombing dari udara. Penyebab kebakaran adalah kesengajaan untuk land clearing," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Sejauh ini BNPB Provinsi Sumatera sudah menetapkan status siaga merah untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Tag: Kebakaran

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Didik Suhartono

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00