Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:00 WIB. IHSG - Senin sore, IHSG ditutup 0,04% ke level 6.450,83. 
  • 15:25 WIB. Rupiah - Pukul 15.25 WIB, rupiah melemah 0,35% ke level Rp14.225 per dolar AS. 
  • 15:24 WIB. Diversifikasi Portofolio - Elnusa akan lanjutkan strategi diversifikasi portofolio untuk raih kinerja posiif di tahun 2019.
  • 15:23 WIB. Penyertaan Saham - Leo Investment tingkatkan penyertaan saham sebanyak 830 saham baru dalam PT Sarana Instrument.
  • 15:23 WIB. Panel Surya - Chandra Asri gandeng Total Solar untuk pasang instalasi panle surya di pabrik Chandra Asri Cilegon.
  • 14:54 WIB. Renault - Grup Nusantara comot bisnis Renault dari Indomobil.

PLN: Investor Jangan Takut Soal Pasokan Listrik di Jatim

Foto Berita PLN: Investor Jangan Takut Soal Pasokan Listrik di Jatim
Warta Ekonomi.co.id, Surabaya -

PT PLN Distribusi Jatim menghimbau pada investor yang berinvestasi di Jatim tidak perlu takut soal pasokan listrik. Hal itu dikarenakan  perusahaan plat merah ini bahwa pasokan listrik di Jatim surplus yakni sebasar 1.500 Ribu Mega Watt (MW)

Deputi Manager Bidang Komunikasi dan Lingkungan PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo secara tegas menyatakan, pihaknya tetap menjamin pasokan listrik untuk sektor industri di Jatim dinyatakan aman. Pinto menyebutkan, hingga bulan Juni 2018 lalu pertumbuhan listrik disektor industri di wilayah Jatim  sudah mencapai 3,8% jika dibandingkan tahun sebelumnya diperiode yang sama yakni sebesar 3%.

“Sebetulnya dari angka 3,8 % ini masih dianggap kurang. Target kami adalah 8% untuk pasokan listik disektor industri ini. Target ini kita sesuaikan jika pertumbuhan perekonomian mampu  tembus 5% jadi pertumbuhan listrik dari PLN industri sekitar 8 % nantinya di bulan Desember,” terang Pinto saat ditemuai ruang kerjanya di Surabaya, Senin (13/8/2018).

Dari pertumbuhan 3,8 % ini sambung Pinto, minat para investor untuk masuk ke Jatim cukup banyak. Hal ini dikarenakan, wilayah Jatim sendiri memiliki pontesial cukup besar untuk pengembangan bisnis.

“Minat investor untuk berinvestasi disini (Jatim) cukup banyak. Untuk itu PLN tetap melayani untuk meraka,” ujarnya.

Untuk beban puncak khususnya listrik industri di wilayah Jatim saat ini tercatat sudah mencapai 3.000 Mega Volt Ampere (MVA) dari beban puncak total 5.000 MVA.

“Kelebihan pasokan listirik di Jatim ini kata Pinto, dikarenakan wilayah Jatim sudah memiliki 9.000 MW dari beban puncak 5.500 MW,” sambungnya.

Selama ini PT PLN Distribusi Jatim mampu menyalurkan kelistrik diwilayah Jawa Tangan dan Bali. Untuk Jawa Tengah saja PLN Distribusi Jatim mampu menyalurkan sekitar 1700 MW. Sementara untuk bali yakni sebesar 300 MW.

Selain itu pula lanjut Pinto, pihaknya akan beremncana akan menyuplai listrik di 4 daerah wilayah Jatim yang masuk kawasan industri seperti, Tuban, Banyuwangi, Madura dan Nagnjuk sebasar 311 MW.

“Nota ini masih dalam pembicaraan oleh pelaku bisnis dengan PLN. Dan pastinya kami tetap melayani meraka yang berimbas dengan pertumbuhan ekonomi didaerah itu,” ungkapnya.

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN)

Penulis: Mochamad Ali Topan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Vicky Fadil

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6450.834 2.678 627
2 Agriculture 1642.122 58.830 21
3 Mining 1896.174 15.254 47
4 Basic Industry and Chemicals 890.201 0.505 71
5 Miscellanous Industry 1423.572 -19.807 46
6 Consumer Goods 2599.505 -7.787 51
7 Cons., Property & Real Estate 465.509 -6.115 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1154.795 5.554 71
9 Finance 1239.207 4.959 91
10 Trade & Service 794.825 -2.264 155
No Code Prev Close Change %
1 NATO 175 236 61 34.86
2 CLAY 306 382 76 24.84
3 SQMI 382 476 94 24.61
4 YPAS 575 710 135 23.48
5 HEXA 2,920 3,600 680 23.29
6 BNLI 705 855 150 21.28
7 VOKS 250 300 50 20.00
8 INRU 785 910 125 15.92
9 KMTR 334 382 48 14.37
10 DSSA 15,600 17,825 2,225 14.26
No Code Prev Close Change %
1 MTSM 206 157 -49 -23.79
2 AGRS 490 402 -88 -17.96
3 PADI 1,090 920 -170 -15.60
4 CANI 248 210 -38 -15.32
5 NAGA 280 240 -40 -14.29
6 SKYB 160 142 -18 -11.25
7 AKSI 394 350 -44 -11.17
8 PLIN 3,400 3,040 -360 -10.59
9 KIOS 2,000 1,790 -210 -10.50
10 MYTX 105 94 -11 -10.48
No Code Prev Close Change %
1 HOME 150 144 -6 -4.00
2 BUMI 174 174 0 0.00
3 ERAA 2,310 2,240 -70 -3.03
4 BNLI 705 855 150 21.28
5 PNLF 296 296 0 0.00
6 ASII 8,475 8,325 -150 -1.77
7 BHIT 69 68 -1 -1.45
8 BBRI 3,820 3,800 -20 -0.52
9 SSMS 1,205 1,210 5 0.41
10 INDY 2,180 2,130 -50 -2.29