Portal Berita Ekonomi Selasa, 16 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:54 WIB. Pilpres -  Amien Rais: Demokrasi tanpa oposisi adalah bodong.
  • 23:22 WIB. Milan - Huawei Technologies akan investasi di Italia senilai US$3,1 miliar, tapi menuntut kebijakan yang fair.
  • 23:04 WIB. Menag - Jokowi  menetapkan Menag sebagai Amirul Hajj   ibadah haji 1440 H/2019 M.
  • 22:37 WIB. Purwakarta - Pemkab Purwakarta akan beri sanksi PNS yang masih pakai LPG 3 kg.
  • 20:03 WIB. Kota kreatif - Bekraf ingin mendirikan Bekraf Creative District (BCD) untuk meningkatkan bisnis kreatif.
  • 19:04 WIB. Global bond - PLN menerbitkan global bond US$ 1,4 miliar.

Rini Soemarno Resmikan BTS Tenaga Surya di Pulau Rote

Rini Soemarno Resmikan BTS Tenaga Surya di Pulau Rote - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno, meresmikan Base Transceiver Station (BTS) Tenaga Surya untuk sistem telekomunikasi pulau terdepan yang terletak di Desa Oebela, Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, Povinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) senin, (13/8/2018).

Pengoperasian BTS itu untuk meningkatkan prasarana telekomunikasi di wilayah-wilayah terdepan. BTS yang dibangun tersebut menggunakan pembangkit listrik tenaga surya milik  PT Surya Energi Indotama, anak usaha PT Len Industri (Persero). 

Menteri Rini mengatakan, keberadaan BTS ini diharapkan dapat mempermudah warga Pulau Rote dan sekitarnya untuk memperoleh informasi terbaru sehingga roda ekonomi pun bisa bisa berputar.

Tak hanya itu, kehadiran BTS ini juga mampu mempercepat aliran informasi jika terjadi kondisi musibah atau bencana. Dengan kondisi pulau Rote yang berada di wilayah paling selatan Indonesia, keberadaan BTS ini akan sangat membantu masyarakat sekitar.

“Saya ucapkan selamat atas peresmian BTS di Pulau Rote ini. Sebuah kebanggaan bagi kita semua, PT Len sebagai BUMN telah mengambil bagian dalam mendukung peningkatan prasarana telekomunikasi di daerah terdepan. Tentunya saya berharap keberadaan BTS ini mampu membantu masyarakat sekitar dam menjangkau informasi dan mendorong perekonomian,” ungkap Menteri Rini.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Len Industri, Zakky Gamal Yasin, mengatakan perseroan telah melakukan investasi peralatan pada PLTS dan tower yang kemudian disewakan kepada operator telekomunikasi. PLTS sebagai sumber listrik utama perangkat Telekomunikasi BTS di Desa Oebela memiliki kapasitas 4.680 Watt peak yang terdiri dari 18 unit panel surya 260 Watt peak, serta dilengkapi pula dengan 24 unit baterai di area lahan seluas 324 meter persegi.

PT Surya Energi Indotama telah membangun perangkat serupa di 320 lokasi sepanjang 2016-2018, di mana tujuh diantaranya dibangun di tahun 2018.  Di tahun ini, perseroan telah melakukan investasi di 59 lokasi lainnya.

“Di tengah persaingan bisnis energi yang begitu ketat di Indonesia, khususnya tenaga surya, investasi PLTS bagi Len merupakan terobosan baru melalui dukungan regulasi yang dikeluarkan pemerintah dalam memajukan daerah-daerah 3T.” ungkapnya.

PT Len Industri sebagai badan usaha di bidang renewable energy memiliki peran sebagai investor power dan tower, manufaktur modul surya, EPC sistem (engineering, procurement and construction) sekaligus menyediakan servis operation dan maintenance.

Di lokasi yang sama, sembilan BUMN yaitu PT LEN Industri, BRI, Mandiri, BNI, PT PLN, PT Pegadaian, PT Pertamina, PT Telkom Indonesia dan PT ASDP Indonesia Ferry bersinergi memberikan bantuan bagi masyarakat di Desa Oebela  sebagai bentuk kepedulian bagi perbaikan taraf hidup masyarakat sekitar.

Bantuan-bantuan yang diberikan berupa pembangnan lampu penerngan jalan umum yang memanfaatkan tenaga surya, pemberian pompa air, pemberian lampu sehen di rumah warga, layanan perbankan hingga sarana dan prasarana ibadah. Tak lupa, bantuan juga diberikan bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah perbatasan sperti mesin genset, motor gerobak dan kompressor.

“Terima kasih bagi semua BUMN yang sudah memberikan kepeduliannya. Saya yakin bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagimasyarakat dan saya terus mendorong agara BUMN-BUMN terus meningkatkan kepeduliannya bagi masyarakat terutama yang berada di wilayah teluar Indonesia,“ tegas Rini.

Tag: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,743.60 3,706.17
British Pound GBP 1.00 17,637.05 17,459.79
China Yuan CNY 1.00 2,044.35 2,023.97
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,040.00 13,900.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,871.52 9,771.70
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,793.70 1,775.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,341.02 10,237.15
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,821.68 15,658.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,418.55 3,381.17
Yen Jepang JPY 100.00 12,992.78 12,859.65

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6418.234 44.889 652
2 Agriculture 1366.222 -11.897 21
3 Mining 1629.732 -4.036 49
4 Basic Industry and Chemicals 807.835 9.666 72
5 Miscellanous Industry 1305.363 -4.209 49
6 Consumer Goods 2347.279 8.182 53
7 Cons., Property & Real Estate 499.532 4.688 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1240.428 20.008 74
9 Finance 1332.144 11.443 91
10 Trade & Service 818.752 2.912 163
No Code Prev Close Change %
1 BLUE 500 625 125 25.00
2 ARKA 550 685 135 24.55
3 ASBI 310 386 76 24.52
4 AKSI 266 320 54 20.30
5 KJEN 1,415 1,585 170 12.01
6 IBFN 212 232 20 9.43
7 ABBA 160 174 14 8.75
8 MBTO 126 137 11 8.73
9 POLL 1,200 1,300 100 8.33
10 BPII 7,050 7,600 550 7.80
No Code Prev Close Change %
1 INCF 125 82 -43 -34.40
2 POSA 570 428 -142 -24.91
3 TFCO 690 540 -150 -21.74
4 BIPP 85 70 -15 -17.65
5 FIRE 3,370 2,890 -480 -14.24
6 HDFA 169 150 -19 -11.24
7 YULE 200 180 -20 -10.00
8 GSMF 110 99 -11 -10.00
9 TRIM 159 145 -14 -8.81
10 LPLI 139 127 -12 -8.63
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 340 0 0.00
2 IPTV 230 242 12 5.22
3 MNCN 1,405 1,450 45 3.20
4 POSA 570 428 -142 -24.91
5 ANTM 845 880 35 4.14
6 ABBA 160 174 14 8.75
7 BBRI 4,510 4,530 20 0.44
8 WSKT 2,040 2,150 110 5.39
9 INCF 125 82 -43 -34.40
10 MAMI 95 94 -1 -1.05