Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:12 WIB. Asia - Pasar Asia bervariasi karena investor bereaksi terhadap ketegangan perdagangan AS-China yang meningkat.
  • 05:12 WIB. Afghanistan - Afghanistan siap negosiasi langsung tanpa prasyarat dengan Taliban.
  • 05:11 WIB. Alibaba - Jack Ma mengatakan dia tidak akan pernah kembali untuk memimpin Alibaba.
  • 05:11 WIB. Minyak - Minyak mentah AS turun 32 sen, menetap di $70,80 per barel, setelah peringatan Twitter Trump ke OPEC.
  • 05:10 WIB. the Dow - Dow rally lebih dari 250 poin ke rekor penutupan pertama sejak Januari.
  • 05:06 WIB. Teheran - Iran menolak tawaran perundingan AS.
  • 23:35 WIB. Israel - Iran minta PBB awasi kegiatan nuklir Israel.
  • 23:31 WIB. Najib Razak - Dikenakan 21 dakwaan, Najib Razak bersikukuh yakin bersih.
  • 23:24 WIB. Jepang - Shinzo Abe akan jadi pemimpin Jepang terlama di zaman modern.
  • 23:18 WIB. Spanyol - Donald Trump minta Spanyol bangun tembok halangi imigran.
  • 23:16 WIB. ASEAN - Indonesia-Malaysia dorong pantun jadi warisan budaya dunia.
  • 23:15 WIB. Donald Trump - Trump: invasi Timur Tengah lebih buruk daripada Perang Sipil.
  • 23:11 WIB. Afrika Selatan - Indonesia jajaki kerja sama pendidikan Islam dengan Afrika Selatan.
  • 23:10 WIB. Turki - Turki umumkan program ekonomi baru untuk 2019-2021.
  • 22:54 WIB. PEP - Melalui Asset 4 Donggi-Matindok Field membuktikan kinerjanya melalui pencapaian produksi gas sebesar 112,30 %.

Pendapatan Negara Capai Rp994,4 Triliun di Semester I-2018

Foto Berita Pendapatan Negara Capai Rp994,4 Triliun di Semester I-2018
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Keuangan mengungkapkan, realisasi pendapatan negara sampai semester I-2018 atau 31 Juli 2018 mencapai Rp994,4 triliun atau 52,48% dari total target APBN 2018. Jumlah ini tumbuh 16,5% atau lebih baik dibandingkan posisi pendapatan tahun lalu yang hanya tumbuh 12,4%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, realisasi itu ditopang dari penerimaan perpajakan yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

"Kami telah mengumpulkan pendapatan perpajakan sebesar Rp780,05 triliun atau 48,21% dari target APBN 2018. Pertumbuhannya 14,6% dibandingkan tahun lalu. Kalau Juli 2017 lalu, hanya 11,9%," kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Secara rinci realisasi penerimaan pajak tumbuh sebesar 14,36% dengan capaian sebesar Rp687,17 triliun atau 48,26% dari target APBN 2018. Penerimaan bea dan cukai tumbuh sebesar 16,39% dengan capaian sebesar Rp92,88 triliun atau 47,85% dari target APBN 2018.

Sementara pertumbuhan realisasi PNBP juga menunjukkan nilai yang positif sebesar 22,53% yang mampu membukukan nilai realisasi sebesar Rp211,04 triliun atau 76,62% dari target APBN 2018. 

Selanjutnya, realisasi Belanja Negara 2018 juga menunjukkan daya serap yang lebih baik, di mana penyerapan belanjanya mencapai 51,59% terhadap pagunya (tumbuh 7,69%), lebih tinggi dibandingkan penyerapan 2017 untuk periode yang sama (49,87% terhadap pagunya).

"Belanja pemerintah pusat tumbuh 15,26%, dengan capaian Rp697,02 triliun atau 47,92% dari pagu APBN 2018. Sedangkan transfer ke daerah dan dana desa sedikit mengalami penurunan 2,28% dengan capaian Rp448,64 triliun atau 58,56% dari pagu APBN 2018," jelasnya.

Dengan komposisi capaian pendapatan negara dan belanja negara, maka realisasi defisit anggaran mencapai Rp151,30 triliun atau 1,02% dari PDB, jauh lebih baik dari capaian pada periode yang sama pada 2017, yakni 1,55% terhadap PDB atau Rp210,04 triliun.

Tag: Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,976.27 3,936.70
British Pound GBP 1.00 19,606.12 19,408.59
China Yuan CNY 1.00 2,176.13 2,154.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,913.00 14,765.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,826.84 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,901.17 1,882.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,897.33 10,787.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.86 17,245.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,606.53 3,566.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,299.74 13,164.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5931.266 57.669 602
2 Agriculture 1584.135 11.004 20
3 Mining 1936.077 20.470 46
4 Basic Industry and Chemicals 810.673 14.455 71
5 Miscellanous Industry 1272.514 15.152 45
6 Consumer Goods 2477.630 29.722 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.938 0.005 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.500 5.998 69
9 Finance 1067.861 11.961 91
10 Trade & Service 821.943 1.167 145
No Code Prev Close Change %
1 BKDP 62 83 21 33.87
2 HDTX 172 218 46 26.74
3 DIGI 424 530 106 25.00
4 PANI 246 306 60 24.39
5 KPAL 442 530 88 19.91
6 TRUS 170 200 30 17.65
7 OKAS 195 222 27 13.85
8 DYAN 88 100 12 13.64
9 MINA 464 525 61 13.15
10 ARTO 137 154 17 12.41
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 680 580 -100 -14.71
2 DNAR 310 266 -44 -14.19
3 DSSA 16,300 14,000 -2,300 -14.11
4 GLOB 160 140 -20 -12.50
5 RELI 262 234 -28 -10.69
6 INPP 660 590 -70 -10.61
7 SRAJ 139 125 -14 -10.07
8 BULL 169 153 -16 -9.47
9 YPAS 700 635 -65 -9.29
10 ALMI 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 238 232 -6 -2.52
2 BMTR 406 406 0 0.00
3 KPIG 710 690 -20 -2.82
4 BBRI 3,000 3,090 90 3.00
5 DYAN 88 100 12 13.64
6 BHIT 88 90 2 2.27
7 TLKM 3,550 3,600 50 1.41
8 INKP 17,850 18,300 450 2.52
9 ADRO 1,740 1,805 65 3.74
10 PGAS 2,020 2,080 60 2.97