Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:54 WIB. Sandiaga - Harusnya pengamanan diberikan ke capres-cawapres dapat dikurangi.
  • 11:54 WIB. Sandiaga - Pengamanan 37 personel Polri diberikan kepada capres-cawapres terlalu berlebihan.
  • 11:53 WIB. BNI - BNI mensosialisasikan penurunan batas pengajuan minimum transaksi FX swap lindung nilai.
  • 11:52 WIB. PLN - Anggaran untuk program lisdes tahun depan dari semula dianggarkan sebesar Rp8,5 triliun menjadi Rp5,9 triliun.
  • 11:51 WIB. Bawaslu - IKP dapat memberikan gambaran wilayah yang potensi rawan kecurangan.
  • 11:51 WIB. Bawaslu - Menjadi perhatian di Pemilu yakni politik uang dan netralitas PNS.
  • 11:51 WIB. PLN - PMN untuk PLN tahun depan hanya sebesar Rp6,5 triliun.
  • 11:48 WIB. MUF - Mandiri Utama Finance salurkan pembiayaan Rp5,01 triliun hingga Agustus 2018.
  • 11:46 WIB. PEP - PEP Asset 5, melaksanakan MWT ke area PEP Asset 5 Tarakan Field di Sembakung.
  • 06:00 WIB. BNI - BNI berupaya menahan tren penurunan net interest margin.
  • 05:59 WIB. Pelindo IV - Pelindo IV perkuat sinergitas dengan 4 Pemprov di timur.

Satu Lagi Korban Gempa Lombok Ditemukan

Foto Berita Satu Lagi Korban Gempa Lombok Ditemukan
Warta Ekonomi.co.id, Mataram -

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan satu korban gempa dalam keadaan meninggal dunia karena tertimbun longsoran di Dusun Dompo Indah, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Selasa.

Kepala Badan SAR Nasional Marsdya TNI M. Syaugi mengatakan korban yang ditemukan tersebut bernama Muhiddin (33), warga Dusun Dompo Indah, Kecamatan Kayangan, yang tertimbun longsoran ketika gempa bumi berkekuatan 7 pada Skala Richter mengguncang Pulau Lombok pada 5 Agustus.

Posisi korban dari tebing rumahnya sekitar 20 meter dan terkubur longsoran sedalam dua meter.

"Korban ditemukan dalam posisi duduk sekitar pukul 10.34 WITA. Jenazah langsung diserahkan ke bapak dan ibunya yang hadir dan menyaksikan langsung proses evakuasi," kata Syaugi, yang didampingi Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI Nugroho, dan Kepala Kantor SAR Mataram selaku SMC I Nyoman Sidakarya. Syaugi mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban dan mohon didoakan agar empat korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan. Sebanyak empat korban yang belum ditemukan, masing-masing Lalu Hendra Ziriadi (33), dan kedua anak lelakinya, Lutfi (9) dan Fatih, yang berusia 1 tahun 7 bulan. Ketiganya diduga tertimbun longsoran di Dusun Dompo Indah.

Satu korban lainnya adalah Saepul Bahri (30), warga Dusun Busur Timur, Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, yang juga diduga tertimbun longsoran.

Tim SAR gabungan dengan berkekuatan 99 personel dari unsur Basarnas, TNI, Polri dan potensi SAR, mengerahkan dua alat berat eksavator di lokasi longsor. Alat lain yang digunakan seperti tersebut lima unit alat penyembur air jenis alkon serta peralatan konvensional berupa cangkul dan sekop serta anjing pelacak milik Ditsatwa Polda NTB. "Keselamatan tim juga penting. Saya melihat sendiri medannya. Tebing vertikal setinggi 30 sampai 50 meter persis di atas lokasi pencarian itu sangat beresiko longsor, mengingat adanya retakan-retakan besar di permukaan tebing," kata Syaugi.

Tag: Gempa

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Zabur Karuru

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.77 3,951.21
British Pound GBP 1.00 19,615.75 19,420.30
China Yuan CNY 1.00 2,186.88 2,165.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,967.00 14,819.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,836.11 10,724.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.70 1,896.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,956.01 10,843.70
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,565.27 17,385.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,623.09 3,582.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,260.39 13,128.10

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.220 -75.524 602
2 Agriculture 1567.510 -18.297 20
3 Mining 1923.474 -30.574 46
4 Basic Industry and Chemicals 812.308 -9.658 71
5 Miscellanous Industry 1220.729 -18.367 45
6 Consumer Goods 2451.723 -39.686 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.474 -0.498 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.546 -15.717 69
9 Finance 1063.252 -12.488 91
10 Trade & Service 821.082 -8.768 145
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 660 825 165 25.00
2 INAF 3,220 4,020 800 24.84
3 NIKL 2,270 2,830 560 24.67
4 PANI 382 476 94 24.61
5 GOLD 498 570 72 14.46
6 TOPS 730 820 90 12.33
7 SKBM 452 498 46 10.18
8 BIKA 175 189 14 8.00
9 LPIN 1,125 1,205 80 7.11
10 LMSH 645 690 45 6.98
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 254 210 -44 -17.32
2 CANI 210 181 -29 -13.81
3 BKSW 200 173 -27 -13.50
4 BKDP 84 73 -11 -13.10
5 TFCO 840 730 -110 -13.10
6 KPAL 570 496 -74 -12.98
7 AIMS 200 176 -24 -12.00
8 LAND 1,440 1,270 -170 -11.81
9 SAME 560 505 -55 -9.82
10 MYTX 133 120 -13 -9.77
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 254 210 -44 -17.32
2 BMTR 412 420 8 1.94
3 BHIT 87 90 3 3.45
4 KPIG 680 690 10 1.47
5 LAND 1,440 1,270 -170 -11.81
6 BBRI 3,120 3,010 -110 -3.53
7 IMAS 1,970 2,070 100 5.08
8 BCAP 300 300 0 0.00
9 ANTM 820 800 -20 -2.44
10 UNTR 33,300 32,450 -850 -2.55