Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:00 WIB. IHSG - Senin sore, IHSG ditutup 0,04% ke level 6.450,83. 
  • 15:25 WIB. Rupiah - Pukul 15.25 WIB, rupiah melemah 0,35% ke level Rp14.225 per dolar AS. 
  • 15:24 WIB. Diversifikasi Portofolio - Elnusa akan lanjutkan strategi diversifikasi portofolio untuk raih kinerja posiif di tahun 2019.
  • 15:23 WIB. Penyertaan Saham - Leo Investment tingkatkan penyertaan saham sebanyak 830 saham baru dalam PT Sarana Instrument.
  • 15:23 WIB. Panel Surya - Chandra Asri gandeng Total Solar untuk pasang instalasi panle surya di pabrik Chandra Asri Cilegon.
  • 14:54 WIB. Renault - Grup Nusantara comot bisnis Renault dari Indomobil.

Masih Optimis, BI Perkirakan Ekonomi 2018 Menuju 5,2%

Foto Berita Masih Optimis, BI Perkirakan Ekonomi 2018 Menuju 5,2%
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia masih optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil kendati sejumlah gejolak ekonomi global menekan makro ekonomi Indonesia saat ini.

Bahkan BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi sampai akhir tahun akan berada di batas tengah dari kisaran 5,1-5,5%. Sebelumnya BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan berada di batas bawah dari rentang tersebut.

"(Sebelumnya) pertumbuhan ekonomi cenderung mengarah kepada batas bawah kisaran 5,1%-5,5%, kita sekarang membuat lebih ke center. Kita masih memperkirakan overall ya bisa mendekati 5,2%. Itu konsisten dengan komunikasi sebelumnya kalau sekarang ini kisarannya mengarah kepada center," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, di gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (15/08/2018).

Perry beralasan geliat ekonomi di Tanah Air seperti investasi dan konsumsi nasional di sisa tahun bakal meningkat. Selain itu, ekspor nasional diperkirakan mengalami perbaikan meski terbatas. Lalu investasi bangunan yang diyakini terus menguat.

Meskipun demikian, otoritas moneter tetap mewaspadai posisi defisit transaksi berjalan. Pasalnya, defisit transaksi berjalan kian melebar, dari 2,2 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada kuartal I-2018 menjadi 3 persen pada kuartal II-2018.

Mengantisipasi hal tersebut, BI bersama dengan pemerintah terus berupaya untuk menekan defisit transaksi berjalan. Bahkan, defisit transaksi berjalan diyakini terjaga di bawah 3 persen hingga akhir tahun ini.

"Itulah perlunya kita menaikkan (suku bunga acuan) 25 bps karena memang ada indikator baru dari RDG sebelumnya bahwa kita perlu koordinasi yang sangat erat antara pemerintah dan BI untuk menurunkan CAD ke depan. Itu kenapa kita perlu naikkan rate," ucap Perry.

Sementara menyikapi meningkatkan ketidakpastian global seperti FFR, perang dagang dan apa yang terjadi di Turki, Perry menuturkan secara real nominal perbedaan suku bunga masih cukup cuma karena ada premi risk yang meningkat, maka BI perlu naikkan suku bunga acuan 25 bps.

Tag: Bank Indonesia (BI)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6450.834 2.678 627
2 Agriculture 1642.122 58.830 21
3 Mining 1896.174 15.254 47
4 Basic Industry and Chemicals 890.201 0.505 71
5 Miscellanous Industry 1423.572 -19.807 46
6 Consumer Goods 2599.505 -7.787 51
7 Cons., Property & Real Estate 465.509 -6.115 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1154.795 5.554 71
9 Finance 1239.207 4.959 91
10 Trade & Service 794.825 -2.264 155
No Code Prev Close Change %
1 NATO 175 236 61 34.86
2 CLAY 306 382 76 24.84
3 SQMI 382 476 94 24.61
4 YPAS 575 710 135 23.48
5 HEXA 2,920 3,600 680 23.29
6 BNLI 705 855 150 21.28
7 VOKS 250 300 50 20.00
8 INRU 785 910 125 15.92
9 KMTR 334 382 48 14.37
10 DSSA 15,600 17,825 2,225 14.26
No Code Prev Close Change %
1 MTSM 206 157 -49 -23.79
2 AGRS 490 402 -88 -17.96
3 PADI 1,090 920 -170 -15.60
4 CANI 248 210 -38 -15.32
5 NAGA 280 240 -40 -14.29
6 SKYB 160 142 -18 -11.25
7 AKSI 394 350 -44 -11.17
8 PLIN 3,400 3,040 -360 -10.59
9 KIOS 2,000 1,790 -210 -10.50
10 MYTX 105 94 -11 -10.48
No Code Prev Close Change %
1 HOME 150 144 -6 -4.00
2 BUMI 174 174 0 0.00
3 ERAA 2,310 2,240 -70 -3.03
4 BNLI 705 855 150 21.28
5 PNLF 296 296 0 0.00
6 ASII 8,475 8,325 -150 -1.77
7 BHIT 69 68 -1 -1.45
8 BBRI 3,820 3,800 -20 -0.52
9 SSMS 1,205 1,210 5 0.41
10 INDY 2,180 2,130 -50 -2.29