Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:00 WIB. IHSG - Senin sore, IHSG ditutup 0,04% ke level 6.450,83. 
  • 15:25 WIB. Rupiah - Pukul 15.25 WIB, rupiah melemah 0,35% ke level Rp14.225 per dolar AS. 
  • 15:24 WIB. Diversifikasi Portofolio - Elnusa akan lanjutkan strategi diversifikasi portofolio untuk raih kinerja posiif di tahun 2019.
  • 15:23 WIB. Penyertaan Saham - Leo Investment tingkatkan penyertaan saham sebanyak 830 saham baru dalam PT Sarana Instrument.
  • 15:23 WIB. Panel Surya - Chandra Asri gandeng Total Solar untuk pasang instalasi panle surya di pabrik Chandra Asri Cilegon.
  • 14:54 WIB. Renault - Grup Nusantara comot bisnis Renault dari Indomobil.
  • 13:52 WIB. Saham - Harto Djaja Nagaria divestasi 250 ribu saham PT Summarecon Agung Tbk.
  • 13:52 WIB. Divestasi - Leo Investment rencanakan divestasi saham PT Leo Resources dan PT Lion Nickel kepada PT Geo Seismik Indonesia.
  • 13:30 WIB. Toyota - Toyota Supra 2020 produksi pertama laku Rp29,8 miliar dalam lelang.
  • 12:53 WIB. Bandara - Menteri Darmin menyatakan Bandara NYIA beroperasi mulai Januari 2020.
  • 12:52 WIB. Kartu - Indonesia masih jauh menerapkan sistem kartu identitas tunggal (single identity card).
  • 12:51 WIB. INKA - Ekspor kereta ke Bangladesh, INKA disokong dana Rp775,6 miliar.
  • 12:50 WIB. Dagang - Kemendag terus tingkatkan kelancaran ekspor-impor lewat laut.
  • 12:49 WIB. Sapi - Pemprov Lampung terus menggalakkan program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab).
  • 12:48 WIB. Impor - Nilai impor sejumlah barang nonmigas Lampung turun 45,48 persen.

Begini Pejelasan AHM Tentang Honda Super Cub C125

Foto Berita Begini Pejelasan AHM Tentang Honda Super Cub C125
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Astra Honda Motor belum menyediakan aksesoris berupa jok tambahan untuk motor terbaru mereka Honda Super Cub C125. "Saat ini belum (tersedia)," kata General Manager Technical Service Division Astra Honda Motor, Wedijanto Widarso, di Jakarta, Kamis lalu (16/8).

Meski begitu, Wedijanto mengatakan tidak menutup kemungkinan bagi Honda untuk menyediakan jok tambahan apabila animo dari masyarakat terhadap Honda Super Cub C125 tinggi.

Wedijanto juga mengimbau kepada para pemilik Honda Super Cub C125 untuk tidak melakukan modifikasi terkait jok tambahan secara serampangan. "Perubahan modifikasi harus sesuai, jangan sembarangan. Harus mengikuti (prosedur)," kata Wedijanto.

Adapun untuk proses perawatan berkala Honda Super Cub C125, bisa dilakukan di Wing Diler, yakni diler khusus untuk motor-motor Honda kategori premium.

Honda Super Cub C125 merupakan sepeda motor bebek dengan fitur canggih namun dengan desain yang unik khas motor bebek yang tak lekang oleh waktu.

Honda Super Cub diperkenalkan pertama kali pada 1958 sebagai sepeda motor bebek yang ditujukan untuk memberi kesenangan dalam setiap kehidupan penggunanya.

Model ini terus diapresiasi di berbagai belahan dunia. Pada 60 tahun kemudian, pada 2017, motor Honda Super Cub telah mencapai angka produksi ke-100 juta dan dipasarkan di lebih dari 160 negara.

Honda Super Cub C125 mengusung mesin injeksi berkapasitas 125cc SOHC 4 gigi berpendingin udara dengan dua katup.

Setang kemudi dari Honda Super Cub C125 memberikan posisi berkendara yang mudah untuk dikendalikan dan nyaman. Selain itu, jok dengan komposisi satu orang ini dibuat dari busa yang lebih tebal dari pendahulunya.

Fitur premium dan modern lainnya yang disematkan pada model ini adalah Honda Smart Key System, yang terintegrasi dengan alarm untuk mencegah pencurian serta Answer Back System di mana indikator akan berkedip saat digunakan untuk mempermudah pencarian motor di lokasi parkir. Sebagai bentuk apresiasi kepada generasi sebelumnya, logo 3 dimensi 'Classic Wing' disematkan pada pelindung kaki serta Smart Key Honda Super Cub C125.

Motor ini memiliki bore dan stroke 52.4 x 57.9mm dengan rasio kompresi 9.3:1. Maksimum power sebesar 6.76kW dicapai pada rpm 7500 dan torsi maksimal sebesar 9.79 Nm pada rpm 5000.

Honda Super Cub C125 menggunakan basis Frame C110 'Backbone' baja berbentuk tabung dan berberat bersih bersih 107 kg, dilengkapi dengan suspensi depan teleskopik dan velg alumunium berdiameter 17 inchi. Ban depan model ini berukuran 70/90-17 dan ban belakang 80/90-17, keduanya telah menggunakan ban tubeless.

Tag: PT Astra Honda Motor (AHM)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56