Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:05 WIB. LLDikti - LLDikti dorong kewirausahaan jadi mata kuliah wajib di seluruh perguruan tinggi.
  • 10:04 WIB. Beras - Legislator: Kalsel tidak perlu datangkan beras impor.
  • 10:03 WIB. Ekspor - NTT ekspor 12,5 ton tuna ke Jepang.
  • 10:02 WIB. IWAPI - 1.500 wanita pengusaha di Padang itu akan membuka jaringan dan saling menampilkan produknya.
  • 10:01 WIB. IWAPI - Memperkirakan ada 1.500 orang wanita pengusaha yang datang ke Kota Padang.
  • 10:00 WIB. IWAPI - Iwapi Sumbar akan bantu perempuan pelaku usaha yang kesulitan dalam mendapat akses modal atau fasilitas produksi.
  • 09:59 WIB. IWAPI - Produk para perempuan pengusaha di Padang akan dilabeli kualitas ekspor setelah jalani pelatihan.
  • 09:58 WIB. IWAPI  - Perempuan pengusaha di Padang akan dilatih untuk tingkatkan nilai jual produk sehingga memiliki nilai tawar tersendiri.
  • 09:56 WIB. IWAPI - Produk hasil pengusaha perempuan, Iwapi Sumbar, terus tingkatkan kualitasnya.
  • 09:55 WIB. IWAPI - Iwapi Sumbar menargetkan produknya untuk tembus pasar dunia.
  • 09:53 WIB. Emas - Transaksi emas di pedagang pinggir jalan kawasan pertokoan Amplaz masih sepi.
  • 09:51 WIB. UMKM - BNI Finance: Malang terus bertransformasi jadi kota jasa dan perdagangan yang modern, termasuk dunia UMKM-nya.
  • 09:50 WIB. UMKM - Rumah PMR tergolong paguyuban UMKM yang cukup besar dengan lebih dari 250 anggota di Malang.
  • 09:49 WIB. UKM - BFI Finance gandeng Rumah PMR untuk adakan pelatihan kewirausahaan tersebut.
  • 09:48 WIB. UKM - “#SelaluAdaJalan Awali Usaha dari Hal Sederhana" adalah pelatihan perdana bagi ratusan pengusaha mikro di Malang.

Rex Marindo: Jangan Jadi Pengusaha

Foto Berita Rex Marindo: Jangan Jadi Pengusaha
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Jangan jadi pengusaha. Iya, saya sering sekali mengatakan kalimat ke teman-teman yang bertanya soal menjadi pengusaha. Menjadi seorang pengusaha itu tidak mudah, bahkan kalau mau jujur sangat-sangat sulit karena membutuhkan tenaga besar, pikiran besar, nyali besar, dan banjir stres dan tekanan. Kalau bukan karena niat ibadah maka maka saya tidak akan sanggup menjalankan usaha.

"Mas menakut-nakuti sekali jadi membuat orang demotivasi saja untuk menjadi pengusaha". Buat saya, sharing soal kesulitan menjadi pengusaha adalah hal yang sangat penting bagi calon pengusaha. Kenapa? Supaya teman-teman bersiap dengan kondisi seperti ini.

Motivasi bagus, gairah penting, tetapi siap dengan kegagalan juga sangat penting karena begitulah sebetulnya yang dihadapi oleh kebanyakan pengusaha. Antisipasi untuk gagal itu dimulai dari sharing tentang kegagalan dari pengusaha yang sudah merasakannya. Dari kisah-kisah tersebut semoga kita bisa belajar dan menghindari kesalahan yang dilakukan oleh pengusaha sebelumnya.

Sebelum bercerita tentang yang kegagalan coba kita mengubah istilah kegagalan menjadi pelajaran. Karena pada prinsipnya tidak ada kegagalan dan yang ada hanya pelajaran untuk lebih baik, lebih fokus, lebih detail, dan semua hal yang mengarahkan kita untuk bisa sukses di dalam dunia bisnis. Pelajaran ini layaknya di sekolah ada yang membuat seseorang naik kelas, tinggal kelas, bahkan keluar sekolah.

Kisah 1: Advertising Segala Ada

Ini pelajaran pertama ketika saya berbisnis. Karena tidak punya skill bisnis apa-apa tetapi ingin menjadi konsultan brand. Akhirnya, di awal saya membuat bisnis advertising segala bisa. Apa itu? Iya, apapun terkait advertising all you can hire mulai dari cetakan, iklan, event, majalah, dan apapun yang bisa menghasilkan uang.

Ternyata? Jumlah klien banyak sekali tetapi margin kecil, bayar lama, dan di sisi lain jumlah karyawan meningkat. Fasilitas harus di-upgrade yang ujung-ujungnya malah menjadi rugi, utang sana-sini untuk tutup gaji, sewa, dan lain-lain. Sampai momen paling saya sesali adalah meminjam pakai bunga (riba). Apa pelajaran yang bisa dipetik?

1. Ilmu. Bisnis ternyata butuh fundamental ilmu yang kuat. Dengan ilmu yang kuat, kita bisa fokus untuk membangun keunikan di dalam bisnis. Contoh dari advertising segala ada itu adalah tidak fokus dan ilmu yang tidak mumpuni sehingga dihargai murah.

2. Fokus. Ternyata segala yang ada itu tidak membuat kita dihargai tinggi. Cobalah menjadi spesialis, sesuatu yang betul-betul kita kuasai A to Z. Peluang untuk dihargai mahal tentu akan sangat terbuka. Jika dulu fokus pada penyedia jasa konten dan storytelling mungkin brand saya bisa besar dengan bayaran mahal.

3. Mentor. Masih newbie tapi sok mau jadi konsultan. Ujungnya advertising segala ada dan tidak fokus. Kenapa? Karena prinsip yang penting bisnis jalan, tidak ada mentor yang membimbing bahwa yang sedang dijalankan tersebut tepat atau tidak.

Kisah 2: Gegabah Membuat Bisnis Tambahan

Beberapa bisnis membuat saya dan temen mengalami kerugian hingga nilai yang bisa membuat geleng-geleng kepala. Mulai dari salah perhitungan soal potensi pasar hingga keliru mengajak partner yang ternyata tidak siap untuk rugi. Kalau tidak kuat-kuat iman dan mindset maka bisa stres apabila mengalami kerugian. Dari sini pelajaran utama yang bisa dipetik yakni

1. Fokus. Jika sudah ahli di satu bidang dan ternyata yang kita jalankan sudah memperlihatkan hasil maka fokuslah. Jangan terdistraksi dengan hal-hal baru biarpun itu terlihat seperti peluang yang sangat menarik. Kenapa? Karena bisa jadi apabila kita masuk ke peluang tersebut maka apa yang kita jalankan malah menjadi terganggu.

2. Mitra Bisnis. Carilah mitra bisnis yang memiliki kesamaan visi, bersedia untung dan rugi bersama, dan buatlah segala sesuatu di atas kertas notaris. Karena bahkan keluarga sendiri bisa ribut soal bisnis apalagi orang lain.

3. Berhitung. Pelajaran paling penting yakni selalu membuat planning mengenai apa yang akan dijalankan sehingga kita memiliki panduan tentang bagaimana hal tersebut bisa dijalankan serta risiko yang akan dihadapi. Jadi, jangan nafsu tanpa perhitungan.

Jadi, kalau ada yang bilang: enak yah mas jadi pengusaha, coba pikir sekali lagi. Oh iya, saya belum cerita berapa lama semua kegundahan dan pelajaran tersebut dilakoni: 10 tahun. Are you ready to do that? Selama 10 tahun harus merasakan pusing, tangis, sedih, beban pikiran, hingga dihina.

"Wah, memang harus seperti itu mas perjalanannya?" Iya tidak juga, oleh sebab itu coba pahami poin-poin di atas dan berusahalah untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut. Dengan mempelajari pengalaman dan pelajaran dari banyak pengusaha maka kita bisa memiliki waktu lebih cepat untuk berkembang. So, masih ingin menjadi pengusaha?

Tag: Rex Marindo

Penulis: Rex Marindo, Founder Nasi Goreng Mafia dan Warunk Upnormal

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.77 3,951.21
British Pound GBP 1.00 19,615.75 19,420.30
China Yuan CNY 1.00 2,186.88 2,165.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,967.00 14,819.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,836.11 10,724.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.70 1,896.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,956.01 10,843.70
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,565.27 17,385.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,623.09 3,582.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,260.39 13,128.10

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5874.299 -7.921 602
2 Agriculture 1559.439 -8.071 20
3 Mining 1942.424 18.950 46
4 Basic Industry and Chemicals 799.490 -12.818 71
5 Miscellanous Industry 1231.155 10.426 45
6 Consumer Goods 2453.180 1.457 47
7 Cons., Property & Real Estate 417.837 -2.637 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1015.005 3.459 69
9 Finance 1061.250 -2.002 91
10 Trade & Service 817.631 -3.451 145
No Code Prev Close Change %
1 PANI 476 595 119 25.00
2 PKPK 140 175 35 25.00
3 DIGI 825 1,030 205 24.85
4 INAF 4,020 4,970 950 23.63
5 NIKL 2,830 3,480 650 22.97
6 SIMA 119 144 25 21.01
7 SHID 2,800 3,300 500 17.86
8 PNSE 665 770 105 15.79
9 LPLI 151 174 23 15.23
10 JPRS 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 ABMM 2,100 1,680 -420 -20.00
2 LPIN 1,205 1,015 -190 -15.77
3 ERTX 137 120 -17 -12.41
4 KPAL 496 436 -60 -12.10
5 SONA 5,950 5,500 -450 -7.56
6 VRNA 107 99 -8 -7.48
7 MTDL 775 720 -55 -7.10
8 PTSN 318 296 -22 -6.92
9 LMSH 690 645 -45 -6.52
10 ICON 93 87 -6 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 210 214 4 1.90
2 BMTR 420 418 -2 -0.48
3 KPIG 690 680 -10 -1.45
4 PKPK 140 175 35 25.00
5 NUSA 182 171 -11 -6.04
6 TKIM 14,000 13,500 -500 -3.57
7 BBRI 3,010 3,030 20 0.66
8 BHIT 90 89 -1 -1.11
9 BCAP 300 296 -4 -1.33
10 MEDC 815 890 75 9.20