Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Didemo Eks Pekerja Freeport, Jokowi ke Mana?

Foto Berita Didemo Eks Pekerja Freeport, Jokowi ke Mana?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Eks pekerja PT Freeport Indonesia (PTFI) menuntut perhatian pemerintah pasca pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang dilakukan sejak lebih dari setahun lalu.

"Aksi kami di depan Istana Merdeka ini hanya untuk meminta perhatian pemerintah, khususnya Presiden (Joko Widodo), untuk menyelesaikan masalah kami," ujar koordinator eks pekerja PTFI Martin Mote, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018).

Martin menjelaskan selama satu tahun lima bulan, rekan-rekannya mengalami banyak masalah pasca PHK sepihak yang dilakukan PTFI.

"Banyak teman kami yang dulunya pekerja di PTFI, meninggal sebanyak 31 orang dan anak-anaknya putus sekolah. Bahkan, banyak juga rumah tangga hancur karena PHK itu," jelasnya.

Martin bersama rekan sejawatnya berharap agar unjuk rasa yang dilakukan dapat membuat Presiden Jokowi buka suara dan berlaku adil dalam menyelesaikan masalah.

"Yang jelas kami akan bertahan disini sampai ada jawaban dari pemerintah," tegas Martin.

Unjuk rasa yang dimulai dari Senin siang tersebut belum mendapatkan respon apa pun dari pemerintah. Para demonstran membawa berbagai atribut dalam aksi unjuk rasa itu, seperti bendera Merah Putih, gitar, salib bertuliskan nama dan foto para pekerja yang meninggal, spanduk bertuliskan "kami sudah mogok kerja satu tahun", dan lain sebagainya.

Tag: Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sekretariat Presiden

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing