Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Rupiah Letoy di Hadapan Dolar, Kapan Berakhirnya? (2)

Foto Berita Rupiah Letoy di Hadapan Dolar, Kapan Berakhirnya? (2)
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengakui kebijakan yang diambil BI itu merupakan upaya untuk menahan laju pelemahan rupiah dan menjaga daya tarik aset-aset berdenominasi rupiah, sambil tetap menjaga stabilitas perekonomian.

"Kenaikan (suku bunga acuan) itu sudah membantu untuk menahan (pelemahan) rupiah lebih dalam. Kalau kemarin tidak ada kenaikan, mungkin ceritanya akan lain," ujarnya ketika ditemui usai pembacaan pidato Presiden Joko Widodo tentang keterangan pemerintah atas RUU APBN 2019 beserta Nota Keuangan di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta.

Realistis Di tengah pergerakan rupiah yang cenderung melemah sampai saat ini, pemerintah pun nampaknya sangat menyadari bahwa tahun depan tantangan ekonomi global masih menjadi batu sandungan untuk penguatan rupiah yang signifikan.

Oleh karena itulah, seperti yang diakui Deputi Gubernur BI Dody Waluyo, asumsi kurs rupiah dalam RAPBN 2019 yang semula diperkirakan berada pada kisaran Rp13.700-Rp14.000 per dolar berubah menjadi Rp14.400 per dolar AS.

"Kami masih melihat dari sisi perkembangan global, gejolak perekonomian belum selesai," ujarnya.

Menkeu Sri Mulyani melihat patokan kurs dalam RAPBN 2019 tersebut sebagai angka yang konservatif, mengingat dinamika di negara maju, terutama Amerika Serikat daneropa yang terus menormalisasi kebijakan moneter mereka.

"Asumsi Rp14.400 merupakan angka kami yang konservatif," ujar Sri Mulyani seraya mengatakan akan terus berkordinasi dengan BI untuk menjaga stabilitas mata uang dan pertumbuhannya.

Akankah pemerintah mampu menjaga atau memperkuat nilai tukar rupiah berada pada kisaran Rp14.400 per dolar AS atau bahkan di bawah asumsi RAPBN itu? Sejumlah strategi pasti sudah disiapkan pemerintah dan otoritas moneter agak anggaran belanja tahun depan tidak terkoyak oleh depresiasi rupiah yang tinggi. Kuncinya adalah tetap waspada dan jangan jumawa dengan kondisi cadangan devisa, yang seperti dikemukakan Gubernur BI Perry Warjiyo, sangat mampu menjaga stabilitas rupiah.

Saat ini berdasarkan data BI, cadangan devisa terus menurun dari 131,9 miliar dolar AS pada Januari 2018 menjadi 118,3 miliar dolar AS pada akhir Juli 2018. Dengan kekuatan yang ada janganlah kita hanya bertahan. Mengutip istilah Ekonom Faisal Basri, tidak ada pemain bertahan yang menang dalam pertandingan sepak bola.

Oleh karena itu pelemahan rupiah, harus dioptimalkan menjadi kekuatan serangan balik untuk mendongkrak ekspor dan daya saing Indonesia. Saatnya mengatur kembali strategi jangka pendek dan menengah untuk menjadi pemenang di pasar global.

Tag: Dolar Amerika Serikat (AS)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing