Portal Berita Ekonomi Rabu, 14 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:51 WIB. Suspensi - Mulai hari ini, perdagangan saham PT Transcoal Pacifik (TCIP) dihentikan sementara waktu. 
  • 10:39 WIB. Bursa - Saham SURE dan DIGI kembali diperdagangkan kembali mulai hari ini.
  • 10:39 WIB. OJK - OJK apresiasi 10 perusahaan pembiayaan dan 10 perusahaan modal ventura karena menyampaikan laporan keuangan tercepat dan terlengkap.
  • 09:48 WIB. Dolar - Dolar AS sentuh level terendah di Rp14.740.
  • 09:48 WIB. Angkasa Pura II - Angkasa Pura II bentuk anak usaha bernama PT Angkasa Pura Aviasi yang berkedudukan di Deli Serdang.
  • 09:23 WIB. Boeing - Boeing disebut rahasiakan anomali sensor kecelakaan Lion Air.
  • 09:23 WIB. Lion Air - Pilot Lion Air tak punya panduan saat kecelakaan terjadi.
  • 09:22 WIB. Kemenkominfo - Rudiantara sebut registrasi prabayar kurangi SMS penipuan.
  • 09:22 WIB. IoT - IoT disebut bakal sumbang 10% bisnis telekomunikasi.
  • 09:19 WIB. Facebook - Facebook tak lagi pakai Arbitrase selesaikan kasus pelecehan.
  • 09:21 WIB. Go-Jek : Go-Jek: Tak mungkin buka akun suspend mitra tanpa syarat.
  • 09:20 WIB. Lazada - Lazada catat 1,2 juta produk ludes dalam 60 menit saat 11.11.
  • 06:20 WIB. Narasi TV - Narasi TV jalin kerja sama strategis dengan GDP dan Go-Jek.
  • 06:01 WIB. XL - XL resmikan X-Camp, laboratorium IoT terlengkap di Indonesia.
  • 05:56 WIB. SMS - Pemerintah sedang siapkan prosedur pemblokiran SMS spam.

Presiden: Ayo Pemuda Bangun Indonesia!

Foto Berita Presiden: Ayo Pemuda Bangun Indonesia!
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Presiden Joko Widodo meminta agar para pemuda bekerja keras untuk mendukung kemajuan Indonesia.

"Saya miliki optimisme dan para teladan yang ada di sini, dengan para anggota paskibraka yang ada di sini, saya optimis negara ini memiliki masa depan yang baik dengan catatan kita harus kerja keras, mau kerja keras," kata Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Senin.

Pertemuan itu dihadiri 213 orang yang terdiri 95 orang teladan nasional, 72 orang paskibraka 72 orang, 46 orang anggota orkestra gita bahana nusantara yang diseleksi dengan ketat

"Saya sampaikan yang muda-muda jangan bermalas-malasan, jangan senang yang instan, tidak ada sesuatu yang instan semua melalui proses, baik panjang, pendek, semua, negara juga tidak ada yang tahu-tahu loncat jadi negara maju pasti ada tahapannya, jadi negara miskin berkembang jadi maju," ungkap Presiden.

Ia pun meminta agar para pemuda harus sadar perubahan-perubahan dunia begitu sangat cepatnya semua mengikuti.

"Revolusi industri 4.0 juga sudah datang dan banyak yang mengatakan bahwa perubahan revolusi industri 3000 kali lebih cepat dari revolusi industri pertama. Saya titip, baik guru teladan, petani teladan, kua teladan, karang taruna teladan, transmigran teladan, dokter teladan, penyuluh teladan, kelompok tani hutan, pecinta alam telada, saya rasa kalau keteladanan-keteladanan bapak ibu miliki bisa ditularkan kanan kiri saya rasa bisa lebih cepat majunya," ungkap Presiden.

Ia berharap agar jangan sampai masyarakat menjadi pesimis.

"Tapi harus optimis karena negara-negara lain tidak punya tapi kalau tidak kerja keras dari semuanya mohon maaf ditinggal betul kita, urusan investasi, ekspor kita ditinggal tetangga-tetangga kita, Filipina, Malaysia, Thailand, sudah meninggalkan kita, Vietnam baru saja meninggalkan kita," ungkap Presiden.

Ia meminta agar pemuda bisa berhati-hati kalau tidak mau bekerja keras, bisa negara seperti Laos, Kamboja, meninggalkan Indonesia

"Ini yang perlu saya ingatkan kepada bapak ibu saudara-saudara sekalian agar kita menyadari betul kompetisi dan persaingan ada di depan mata kita," tambah Presiden. 

Tag: Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/INASGOC/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.56 3,951.00
British Pound GBP 1.00 19,257.62 19,065.73
China Yuan CNY 1.00 2,149.82 2,128.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,969.00 14,821.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,753.73 10,642.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.02 1,892.05
Dolar Singapura SGD 1.00 10,824.35 10,713.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,814.68 16,646.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,569.15 3,530.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,166.51 13,032.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5835.198 58.145 615
2 Agriculture 1443.790 -27.403 20
3 Mining 1861.322 11.301 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.011 4.484 71
5 Miscellanous Industry 1341.419 17.562 45
6 Consumer Goods 2278.563 23.314 49
7 Cons., Property & Real Estate 414.177 3.741 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1059.066 3.668 71
9 Finance 1103.474 16.174 90
10 Trade & Service 799.263 8.563 150
No Code Prev Close Change %
1 SOSS 1,000 1,250 250 25.00
2 TCPI 7,550 8,925 1,375 18.21
3 IBFN 254 300 46 18.11
4 MYOH 970 1,100 130 13.40
5 DEAL 250 282 32 12.80
6 TIRA 140 157 17 12.14
7 TNCA 175 196 21 12.00
8 ABMM 2,020 2,260 240 11.88
9 DYAN 81 90 9 11.11
10 LPPS 86 95 9 10.47
No Code Prev Close Change %
1 BBLD 500 402 -98 -19.60
2 BAYU 2,210 1,950 -260 -11.76
3 GSMF 113 101 -12 -10.62
4 ALMI 350 318 -32 -9.14
5 HDFA 134 122 -12 -8.96
6 PGLI 214 195 -19 -8.88
7 SATU 137 125 -12 -8.76
8 KPAL 414 380 -34 -8.21
9 ERTX 139 128 -11 -7.91
10 SIMA 104 96 -8 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 86 95 9 10.47
2 HMSP 3,300 3,300 0 0.00
3 TLKM 3,860 3,830 -30 -0.78
4 PTBA 4,420 4,650 230 5.20
5 SMCB 1,905 1,985 80 4.20
6 KPAS 472 498 26 5.51
7 UNVR 39,375 39,950 575 1.46
8 BBCA 23,700 24,075 375 1.58
9 PGAS 2,070 2,070 0 0.00
10 ADRO 1,510 1,515 5 0.33