Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:37 WIB. BNI - BNI Singapura mencatat laba tumbuh 21% menjadi US$7,2 juta sampai semester I-2018.
  • 06:35 WIB. BNI - BNI Singapura mencatat pembiayaan dan trade financing untuk ekspor senilai US$550 juta pada kuartal III-2018.
  • 06:30 WIB. BNI - BNI menggandeng beberapa perusahaan di Singapura untuk mendorong ekspor.
  • 06:22 WIB. PTPN - PTPN III menargetkan ekspor CPO sekitar 300.000 ton pada tahun 2018.
  • 06:16 WIB. PTPN - PTPN III mengatakan akan menggenjot penjualan ekspor komoditas crude palm oil dan Karet pada tahun ini.
  • 06:10 WIB. Bulog - Ombudsman mendorong audit terhadap posisi stok serta kapasitas seluruh pergudangan Perum Bulog.

Cerita Mitra Grabcar Bantu Korban Gempa Lombok

Foto Berita Cerita Mitra Grabcar Bantu Korban Gempa Lombok
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Gempa bumi berkekuatan 6,4 skala richter yang menghantam Lombok pada 29 Juli 2018 tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga rumah yang selama ini dianggap tempat berlindung paling aman dengan keluarga tercinta. Saat gempa terjadi, banyak warga Lombok yang sedang melakukan aktivitas di luar rumah. Salah satunya Munir (34 tahun), seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang juga merupakan mitra pengemudi Grabcar selama enam bulan.  

Saat gempa terjadi, Munir baru saja mengantarkan penumpangnya. Dia pun segera bergegas pulang ke rumah di Kota Mataram dengan hati penuh kekhawatiran. Pikiran Munir berkecamuk, keselamatan keluarganya memenuhi pikirannya.

"Saya langsung menyetir ke rumah sambil terus berdoa agar istri dan kedua anak saya baik-baik saja. Syukurlah saat saya sampa ke rumah, istri dan anak-anak saya selamat dan rumah pun tidak mengalami kerusakan berat," cerita Munir.

Sayangnya, teman-teman Munir dan satu anggota keluarganya tidak seberuntung dirinya. Salah seorang keluarga istrinya harus melihat rumahnya rata dengan tanah karena gempa tersebut. Walaupun keluarga tersebut sudah mendapatkan perawatan, mereka harus mengungsi ke posko perlindungan dan menjadikannya sebagai rumah sementara.

Akibat beberapa gempa susulan, keluarga Munir tidak tenang berada di dalam rumah mereka. Pada siang hari, Munir menitipkan keluarganya ke rumah orangtuanya saat dia bekerja. Saat malam hari, Munir menjemput istri dan anak-anaknya dan bermalam di dalam mobil karena memberikan mereka rasa aman. Ini bukanlah keadaan yang diinginkan, tetapi apa daya mereka lebih baik merasa aman bersama-sama dibandingkan harus khawatir setiap kali ada gempa susulan yang akan merenggut rumah mereka.

Bencana yang dialami warga Lombok membuat Munir sedih dan terenyuh. Dia merasa harus berbuat sesuatu untuk meringankan beban warga Lombok. Hati nuraninya terketuk dan mendorong dirinya membantu untuk saling meringankan beban.  

Mengetahui program bantuan yang diberikan oleh International Federation of Red Cross and Crescent Societies (IFRC) yang bekerja sama dengan Grab, Munir memutuskan bergabung dan berkontribusi. Kerja sama antara Grab dengan IFRC memudahkan Munir membantu sesama warga Lombok. Bersama dengan beberapa mitra pengemudi Grabcar lain, Munir mengantarkan para staf dan relawan IFRC ke lokasi-lokasi pengungsian di Lombok Utara.

"Perasaan saya tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Sedih pasti. Baru masuk ke wilayah Lombok Utara, langsung rasanya seperti…. Sulit diungkapkan," tuturnya sedih.

Namun di waktu yang sama, Munir merasa bersyukur karena diberikan kesempatan menolong orang-orang yang jauh lebih membutuhkan.

Munir bercerita bahwa sekalipun IFRC bekerja sama dengan Grab, tak terbersit dalam pikirannya untuk mencari keuntungan materi. Hal itu sama sekali tidak terpikirkan olehnya dan mitra pengemudi lain karena besarnya rasa keinginan untuk menolong saudara mereka di bagian Utara Lombok.

"Keuntungan pribadi tak terpikirkan oleh kami, para mitra pengemudi Grabcar dalam membantu para korban bencana. Memang, saat mengantarkan staf dan relawan ke lokasi bencana, kami mendapat uang pengganti BBM dari pihak Grab, tapi itu kami anggap sebagai ongkos agar mobil kami bisa berjalan, bukan untuk keuntungan pribadi," terang Munir.

Munir menjelaskan, Grab membantu mengkoordinasikan jadwal pengantaran para sukarelawan kepada para mitra pengemudi yang tergabung dengan program tersebut, sehingga mereka bisa menjalani kewajiban lain ketika sedang tidak menjalan tugas sebagai sukarelawan bencana.

Menurutnya, para mitra pengemudi diberi tahu jadwal pengantaran satu hari sebelumnya. Koordinasi tersebut dilakukan melalui grup WhatsApp karena lebih mudah, cepat, dan tertata. Mereka dibekali makanan dan minuman dari Palang Merah Indonesia. Dalam satu hari, Munir bisa mengantarkan para staf dan relawan ke dua tempat dengan jarak lokasi yang relatif jauh. Beberapa kali Munir berangkat dari rumah pukul 09.00 pagi dan baru kembali tengah malam.  

Melakukan kegiatan ini bukanlah hal yang mudah. Perasaan takut dan lelah pasti muncul dan itu normal. Beruntunglah Munir mendapatkan dukungan dari keluarga dan rekan-rekan kantornya yang terus memberikan semangat dan doa untuk dirinya.

"Alhamdullilah mereka semua mendukung. Kami semua banyak berdoa semoga lancar di jalan dan bisa sampai kembali ke rumah untuk berkumpul dengan keluarga," kata Munir.

Dia juga merasa bersyukur banyak mitra pengemudi Grabcar yang memiliki jiwa besar serta kepedulian dalam bahu-membahu membantu saudara yang membutuhkan.

Tag: Gempa Lombok, GrabCar

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Rosmayanti

Foto: Dina Kusumaningrum

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22

Recommended Reading