Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:36 WIB. BTN - BTN tidak ingin menawarkan DP rumah 0%.
  • 10:33 WIB. BTN - BTN menargetkan sampai akhir 2018 akan ada sebanyak 10 ribu lelang rumah online.
  • 10:31 WIB. Telkom - Telkom menyalurkan bantuan modal tanpa bunga kepada 45 pelaku UKM di Kabupaten Parigi Moutong, Sigi dan Kota Palu.
  • 10:05 WIB. LLDikti - LLDikti dorong kewirausahaan jadi mata kuliah wajib di seluruh perguruan tinggi.
  • 10:04 WIB. Beras - Legislator: Kalsel tidak perlu datangkan beras impor.
  • 10:03 WIB. Ekspor - NTT ekspor 12,5 ton tuna ke Jepang.
  • 10:02 WIB. IWAPI - 1.500 wanita pengusaha di Padang itu akan membuka jaringan dan saling menampilkan produknya.
  • 10:01 WIB. IWAPI - Memperkirakan ada 1.500 orang wanita pengusaha yang datang ke Kota Padang.
  • 10:00 WIB. IWAPI - Iwapi Sumbar akan bantu perempuan pelaku usaha yang kesulitan dalam mendapat akses modal atau fasilitas produksi.
  • 09:59 WIB. IWAPI - Produk para perempuan pengusaha di Padang akan dilabeli kualitas ekspor setelah jalani pelatihan.
  • 09:58 WIB. IWAPI  - Perempuan pengusaha di Padang akan dilatih untuk tingkatkan nilai jual produk sehingga memiliki nilai tawar tersendiri.
  • 09:56 WIB. IWAPI - Produk hasil pengusaha perempuan, Iwapi Sumbar, terus tingkatkan kualitasnya.
  • 09:55 WIB. IWAPI - Iwapi Sumbar menargetkan produknya untuk tembus pasar dunia.
  • 09:53 WIB. Emas - Transaksi emas di pedagang pinggir jalan kawasan pertokoan Amplaz masih sepi.
  • 09:51 WIB. UMKM - BNI Finance: Malang terus bertransformasi jadi kota jasa dan perdagangan yang modern, termasuk dunia UMKM-nya.

Semester-I 2018, Perhutani Catatkan Pendapatan Rp1,8 Triliun

Foto Berita Semester-I 2018, Perhutani Catatkan Pendapatan Rp1,8 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perum Perhutani pada semester-I 2018 ini meraih pendapatan senilai Rp1,8 trilliun atau tumbuh 26% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Selain pendapatan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kehutanan ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp469 miliar atau tumbuh 63%.

"Angka laba tersebut telah melampaui angka laba setahun 2017 sebesar Rp406 miliar, dari kerugian yang dialami pada 2016 sebesar Rp357 miliar," jelas Sekretaris Perusahaan Perhutani Agus Dwi Nurjanto, Selasa (21/8/2018).

Agus melanjutkan, restrukturisasi perusahaan mulai diterapkan pada kuartal akhir 2016 dengan menerapkan program Cost Reduction Program (CRP) secara konsisten yang berfokus pada biaya overhead, dan sistem Problem Identification Correctives Action (PICA) sebagai alat bantu manajemen yang diaplikasikan pada seluruh tingkat organisasi dari kantor pusat sampai tingkat Kesatuan Pangkuan Hutan (KPH).

Dilanjutkan, transformasi bisnis pada 2017 dengan melakukan perubahan struktur organisasi menjadi lebih ramping dan menerapkan Business Process Reengineering (BPR) di berbagai lini proses untuk meningkatkan Quality, Speed, dan Cost (efisiensi biaya) secara terukur dan dilakukan perbaikan secara terus menerus.

Hasil BPR tersebut termasuk terciptanya rebranding wisata "Canopy" pada dua lokasi percontohan, yaitu Kawah Putih di Ciwidey dan Banyunget di Trenggalek yang memberikan kontribusi dalam peningkatan laba pada 2017.

"Dengan mulai membaiknya kondisi keuangan perusahaan, untuk dapat mendorong pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan, perusahaan telah menganggarkan belanja modal 2018 sekitar Rp800 miliar," pungkasnya.

Selain untuk revitalisasi pabrik dalam memperkuat eksistensi perusahaan di hilir pada tingkat global termasuk industri kayu, minyak kayu putih dan madu serta pembangunan rest area, alokasi besar juga diberikan untuk penanaman hampir 30 ribu hektare pohon dalam mempercepat penutupan lahan, antara lain kayu jati jenis klon JPP (Jati Plus Perhutani) dan pinus bocor getah. Kedua jenis pohon tersebut merupakan hasil terobosan temuan Perhutani dengan hasil kualitas yang baik serta daur yang jauh lebih pendek.

Tag: Perum Perhutani

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Anis Efizudin

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.77 3,951.21
British Pound GBP 1.00 19,615.75 19,420.30
China Yuan CNY 1.00 2,186.88 2,165.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,967.00 14,819.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,836.11 10,724.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.70 1,896.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,956.01 10,843.70
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,565.27 17,385.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,623.09 3,582.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,260.39 13,128.10

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5874.299 -7.921 602
2 Agriculture 1559.439 -8.071 20
3 Mining 1942.424 18.950 46
4 Basic Industry and Chemicals 799.490 -12.818 71
5 Miscellanous Industry 1231.155 10.426 45
6 Consumer Goods 2453.180 1.457 47
7 Cons., Property & Real Estate 417.837 -2.637 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1015.005 3.459 69
9 Finance 1061.250 -2.002 91
10 Trade & Service 817.631 -3.451 145
No Code Prev Close Change %
1 PANI 476 595 119 25.00
2 PKPK 140 175 35 25.00
3 DIGI 825 1,030 205 24.85
4 INAF 4,020 4,970 950 23.63
5 NIKL 2,830 3,480 650 22.97
6 SIMA 119 144 25 21.01
7 SHID 2,800 3,300 500 17.86
8 PNSE 665 770 105 15.79
9 LPLI 151 174 23 15.23
10 JPRS 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 ABMM 2,100 1,680 -420 -20.00
2 LPIN 1,205 1,015 -190 -15.77
3 ERTX 137 120 -17 -12.41
4 KPAL 496 436 -60 -12.10
5 SONA 5,950 5,500 -450 -7.56
6 VRNA 107 99 -8 -7.48
7 MTDL 775 720 -55 -7.10
8 PTSN 318 296 -22 -6.92
9 LMSH 690 645 -45 -6.52
10 ICON 93 87 -6 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 210 214 4 1.90
2 BMTR 420 418 -2 -0.48
3 KPIG 690 680 -10 -1.45
4 PKPK 140 175 35 25.00
5 NUSA 182 171 -11 -6.04
6 TKIM 14,000 13,500 -500 -3.57
7 BBRI 3,010 3,030 20 0.66
8 BHIT 90 89 -1 -1.11
9 BCAP 300 296 -4 -1.33
10 MEDC 815 890 75 9.20