Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:39 WIB. Sandiaga - Soal isu selingkuh itu adalah fitnah.
  • 14:38 WIB. Gerindra - Tim sudah melaporkan situs fitnah Sandiaga ke Kepolisian.
  • 14:37 WIB. Gerindra - PSI harus berhati-hati dan memerhatikan nilai kemanusiaan jika tanggapi soal situs Sandiaga.
  • 14:36 WIB. Gerindra - PSI jangan menuduh seenaknya soal situs Sandiaga.
  • 14:34 WIB. PAN - 8 karakter utama Prabowo-Sandi, menjadi solusi bagi tindak korupsi di Indonesia
  • 14:34 WIB. PAN - 8 karakter utama Prabowo-Sandiaga lebih mudah dipahami masyarakat.
  • 14:33 WIB. PAN - Dengan 8 karakter utama Prabowo-Sandiaga, masalah Indonesia teratasi.
  • 14:30 WIB. PAN - Visi misi Prabowo-Sandiaga lebih membumi ketimbang 'Revolusi Mental'.
  • 12:31 WIB. Hukum - Anggota DPRD Sumba Barat Daya, NTT ditangkap Polres Jakbar soal narkoba.
  • 12:29 WIB. PSI - Tidak mungkin materi negatif diproduksi TKN Jokowi-Ma'ruf.
  • 12:29 WIB. PSI - Kampanye hitam tidak boleh berkembang dalam demokrasi.
  • 12:28 WIB. PSI - Kampanye hitam bertentangan dengan nilai-nilai yang dikembangkan Jokowi.
  • 12:28 WIB. PSI - Pendukung Jokowi-Ma'ruf, wajib mengutuk kampanye hitam.
  • 12:26 WIB. PSI - Meminta kepolisian segera mengusut tuntas kasus fitnah Sandiaga.
  • 12:25 WIB. PSI - Bisa saja situs fitnah Sandiaga dibuat pendukung Prabowo-Sandi.

Cara JK Bangkitkan Semangat Korban Gempa Lombok

Foto Berita Cara JK Bangkitkan Semangat Korban Gempa Lombok
Warta Ekonomi.co.id, Lombok -

Wakil Presiden Jusuf Kalla membangkitkan kembali semangat warga korban gempa bumi di Lombok, NTB untuk bangkit membangun rumah dan sarana umum yang rusak akibat bencana alam yang melanda sejak tiga pekan terakhir.

Di tenda pengungsian, Wapres JK mengajak para korban gempa di Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat untuk bersemangat meneriakkan slogan Lombok Bangkit Kembali.

"Saya tentu turut berduka, yang meninggal dunia kita doakan semoga diterima Allah, yang alhamdulillah bisa selamat tentu kita harus bekerja keras untuk bersama-sama memperbaiki keadaan, membangun kembali perumahan, membangun kembali ekonomi," kata Wapres di hadapan ribuan pengungsi di Lombok, Selasa (21/8/2018).

Wapres mengatakan bencana alam yang terjadi di Lombok menjadi kesedihan bagi seluruh warga negara Indonesia. Oleh karena itu, JK mengajak seluruh warga Lombok untuk bergotong-royong merekonstruksi dengan dibantu oleh Pemerintah Pusat.

Pemerintah memberikan bantuan uang bagi warga yang rumahnya rusak karena gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dana bantuan tersebut diberikan sesuai dengan kerusakan masing-masing rumah; yakni rumah rusak berat sebesar Rp50 juta, rumah rusak sedang Rp25 juta dan rusak ringan Rp10 juta.

Dana bantuan tersebut akan diberikan kepada warga korban gempa, yang jumlahnya akan terus diverifikasi oleh Pemerintah Provinsi NTB di bawah tanggung jawab Gubernur Muhammad Zainul Majdi.

"Jadi nanti diatur oleh Gubernur (Zainul Majdi), caranya dengan dibantu Menteri PUPR, latihan nanti bagaimana cara bikin rumah yang tidak jatuh kalau gempa. Beli besi, seng, semen, kayu kaca dari uang itu. Jangan beli rokok dengan uang itu, jangan beli motor," kata Wapres Jusuf Kalla.

Saat ini, Pemprov NTB telah memverifikasi sedikitnya 11 ribu kepala keluarga yang mengalami kerugian dari gempa bumi Lombok. Pemerintah Pusat pun akan memberikan bantuan sesuai dengan jumlah korban yang diverifikasi oleh Pemprov NTB tersebut.

"Yang baru diverifikasi itu (sekitar) 11 ribu (kepala keluarga), pasti lebih dari itu, tetapi diperkirakan 50 ribu. Ada (perkiraan) angka 70 ribu, tapi nanti akan diverifikasi oleh Pemda dengan didampingi Korem di sini," ujar Wapres.

Tag: Muhammad Jusuf Kalla (JK)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,003.04 3,962.94
British Pound GBP 1.00 19,785.63 19,586.46
China Yuan CNY 1.00 2,189.41 2,167.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,013.00 14,863.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,929.46 10,818.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,921.15 1,901.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,996.92 10,886.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,662.79 17,480.37
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,628.96 3,588.36
Yen Jepang JPY 100.00 13,297.61 13,161.25

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5874.299 -7.921 602
2 Agriculture 1559.439 -8.071 20
3 Mining 1942.424 18.950 46
4 Basic Industry and Chemicals 799.490 -12.818 71
5 Miscellanous Industry 1231.155 10.426 45
6 Consumer Goods 2453.180 1.457 47
7 Cons., Property & Real Estate 417.837 -2.637 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1015.005 3.459 69
9 Finance 1061.250 -2.002 91
10 Trade & Service 817.631 -3.451 145
No Code Prev Close Change %
1 PANI 476 595 119 25.00
2 PKPK 140 175 35 25.00
3 DIGI 825 1,030 205 24.85
4 INAF 4,020 4,970 950 23.63
5 NIKL 2,830 3,480 650 22.97
6 SIMA 119 144 25 21.01
7 SHID 2,800 3,300 500 17.86
8 PNSE 665 770 105 15.79
9 LPLI 151 174 23 15.23
10 JPRS 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 ABMM 2,100 1,680 -420 -20.00
2 LPIN 1,205 1,015 -190 -15.77
3 ERTX 137 120 -17 -12.41
4 KPAL 496 436 -60 -12.10
5 SONA 5,950 5,500 -450 -7.56
6 VRNA 107 99 -8 -7.48
7 MTDL 775 720 -55 -7.10
8 PTSN 318 296 -22 -6.92
9 LMSH 690 645 -45 -6.52
10 ICON 93 87 -6 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 210 214 4 1.90
2 BMTR 420 418 -2 -0.48
3 KPIG 690 680 -10 -1.45
4 PKPK 140 175 35 25.00
5 NUSA 182 171 -11 -6.04
6 TKIM 14,000 13,500 -500 -3.57
7 BBRI 3,010 3,030 20 0.66
8 BHIT 90 89 -1 -1.11
9 BCAP 300 296 -4 -1.33
10 MEDC 815 890 75 9.20