Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:18 WIB. Bupati Pesisir Selatan - Pembangunan Jokowi beri dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
  • 13:16 WIB. Politik - Bupati Pesisir Selatan siap dipecat dari PAN karena dukung Jokowi.
  • 13:15 WIB. Bupati Halmahera Selatan - Sejumlah program Jokowi sangan menyebuth desa di seluruh wilayah.
  • 13:14 WIB. Bupati Halmahera Selatan - Saya siap dipecah dari PKS karena dukung Jokowi-Ma'ruf.
  • 13:12 WIB. Politik - Bupati Halmahera Selatan yang juga kader PKS dukung Jokowi-Ma'ruf.
  • 12:57 WIB. Tim Cook - Tim Cook optimistis China-AS capai titik tengah dari perang dagang.
  • 12:56 WIB. Ola - Transportasi daring Ola dari India buka layanan di Selandia Baru.
  • 12:56 WIB. Acer - Acer Predator Helios 300 special edition rilis di Indonesia.
  • 12:55 WIB. Smartfren - Smartfren bidik 20 juta pelanggan baru dari kalangan milenial.
  • 12:55 WIB. Canon - Kamera mirrorless full frame Canon EOS R meluncur di Indonesia.
  • 11:52 WIB. Produsen Mobil - Renault, Nissan, dan Mitsubishi resmi gandeng Google untuk penggunaan Android pada sistem hiburan kabin.
  • 11:51 WIB. HMD - HMD Global tunda peluncuran Nokia 9 hingga tahun depan.
  • 11:49 WIB. BKN - Situs BKN tumbang menjelang pendaftaran CPNS 2018.
  • 11:35 WIB. Smartfren - Smartfren berencana menghentikan produksi ponsel Andromax pada pertengahan 2019.
  • 11:22 WIB. KPK - Melchias Markus Mekeng diperiksa atas kasus PLTU Riau-1.

Kecewa, Pegasus Gagal Terbangkan Bantuan Gempa Lombok.

Foto Berita Kecewa, Pegasus Gagal Terbangkan Bantuan Gempa Lombok.
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Rohan Hafas, Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebagai Koordinator Penyaluran Bantuan Perusahaan BUMN untuk Bencana Gampa Lobok merasa sangat kecewa karena bahan bangunan yang dikumpulkan dari perusahaan BUMN terutama dari Krakatau Steel gagal diterbangkan pada hari Rabu 22 Agustus 2018 dari Lanud Halim Perdana Kususma oleh pesawat kargo heavy-airlift-Pegasus Angkatan Udara Prancis. 

Roran merasa alasan yang disampaikan Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis atas gagal terbangnya pesat ini sebagai alasan yang dicari-cari. 

Kepada wartaekonomi Rohan menuturkan, kerja sama ini berawal dari tawaran Airbus untuk kebutuhan pengangkutan logistik untuk daerah bencana gempa Lombok beberapa hari lalu. "Ada flight mission, Pesawat kargo dari Pagasus Angkatan Udara Prancis buatan Airbus yang biasa terbang ke Australia, Malaysia,  Singapura mampir ke Indonesia. Karena ada di sini dia menawarkan pesawat itu dipakai untuk pengiriman bantuan ke Lombok, ujar Rohan di Lanud Halim Perdana Kusuma,  Rabu (22/8)

Menurut Rohan, pihaknya berminat karena  butuh yang cepet untuk mengirim bantuan bahan bangunan, genteng dan lainya. 

"Tadi malam mereka bilang berangkat pukul 11 siang (Rabu 22/8). Kemudian mereka bilang lagi, muatanya harus lebih dari 20  ton," ujar Rohan. 

Ditegaskan Rohan,  permintaan pihak Kedubes Parancis tersebut bisa dipenuhi.  Bahan banguanan bantuan gabungan BUMN, terutama dari Krakatau steel dapat disiapkan dengan total 35 ton.

"Kita siapkan pada malamnya,  Sangkuriang sudah kita betangkatkan.  Tapi, pagi harinya mereka bilang terlambat nih,  kita harus berangkat pukul 11. Saya jawab, tidak terlambat kita sudah siap semua barang di depan pintu gerbang pukul 8 pagi. Bisa kalau kita naikan kepesawat."

Ternyata alasan tak berhenti di situ, menurut Rohan mereka melemparkan alasan-alasan baru, soal mesin pesawat dan berat barang. 

"Lalu mereka bilang mesin ada masalah,  takut ada masalah keselamatan bagi VIP, ada Dubes Prancis dan Dubes Spanyol mau ikut. Lalu ada lagi alasan bila mereka belum dapat timbangan dari loading yang masuk.  Padahal kita ada dokumenya semua. Jadi menurut kita alasanya sangat dicari cari, entah niatan apa atau nawarinya basi basi.  Kita sangat kecewa sama Kedubes Prancis yang menawarkan."

Pembatalan penerbagan pesawat kargo Pegasus ini menurut Rohan sudah final, bukan ditunda, tapi dibatalkan,  sehingga pihaknya akan mencoba menggunakan pesawat milik TNI atau menggunakan kapal milik Pelni. 

Memurut Rohan, awal tawaran bantuan dari Airbus bukan tanpa alasan. "Mereka mengontak kita, BUMN,  ada minat untuk mengangkut kargo, karena ada contoh Airbus (pesawat kargo) milik  Air Porce nya Prancis. Dalam arti mungkin ingin memasarkan Airbus jenis kargo ini di Indonesaia, jadi bisalah sebagai uji coba." pungkas Rohan. 

Tag: Gempa Lombok, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis/Editor: Sufri Yuliardi

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,991.68 3,951.90
British Pound GBP 1.00 19,685.55 19,482.04
China Yuan CNY 1.00 2,183.20 2,161.62
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,970.00 14,822.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,820.32 10,705.93
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,908.05 1,889.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,924.62 10,814.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.51 17,283.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,614.20 3,575.87
Yen Jepang JPY 100.00 13,327.99 13,192.70

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5811.790 -12.467 602
2 Agriculture 1591.302 -14.202 20
3 Mining 1906.982 13.144 46
4 Basic Industry and Chemicals 779.933 -0.140 71
5 Miscellanous Industry 1202.124 8.921 45
6 Consumer Goods 2412.224 -29.669 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.063 -6.294 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.766 15.682 69
9 Finance 1049.012 -2.325 91
10 Trade & Service 813.453 -3.458 145
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 200 340 140 70.00
2 PANI 108 183 75 69.44
3 SRSN 63 85 22 34.92
4 ABBA 145 195 50 34.48
5 TRIL 57 70 13 22.81
6 VIVA 139 163 24 17.27
7 MGNA 50 57 7 14.00
8 PNSE 765 850 85 11.11
9 MAMI 65 72 7 10.77
10 ALMI 320 350 30 9.38
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 252 189 -63 -25.00
2 COWL 630 515 -115 -18.25
3 GOLD 570 478 -92 -16.14
4 LCGP 140 119 -21 -15.00
5 PKPK 194 169 -25 -12.89
6 MOLI 1,265 1,105 -160 -12.65
7 CANI 204 180 -24 -11.76
8 KIOS 3,170 2,800 -370 -11.67
9 ERTX 140 124 -16 -11.43
10 FAST 1,745 1,555 -190 -10.89
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 216 226 10 4.63
2 ABBA 145 195 50 34.48
3 BBRI 2,970 2,940 -30 -1.01
4 TLKM 3,470 3,570 100 2.88
5 KPIG 740 715 -25 -3.38
6 PTBA 3,930 4,130 200 5.09
7 BBCA 23,925 24,000 75 0.31
8 NUSA 252 189 -63 -25.00
9 PGAS 1,995 2,060 65 3.26
10 BMRI 6,450 6,375 -75 -1.16