Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:19 WIB. Facebook - Facebook luncurkan fitur petisi online.
  • 07:17 WIB. Youtube - Youtube larang video challenge dan prank yang berbahaya.
  • 07:16 WIB. AS - Parlemen AS rancang RUU larangan penjualan komponen ke ZTE dan Huawei.
  • 07:13 WIB. Apple - Perselisihan Apple dan Qualcomm ternyata gara-gara software.
  • 06:30 WIB. WeChat - WeChat kabarnya segera ekspos pengutang di China.
  • 06:19 WIB. Netflix - Pelanggan Netflix tembus 139 juta.
  • 06:17 WIB. Apple - Apple obral murah iPhone SE, harganya lebih murah dari Pocophone.

Kecewa, Pegasus Gagal Terbangkan Bantuan Gempa Lombok.

Foto Berita Kecewa, Pegasus Gagal Terbangkan Bantuan Gempa Lombok.
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Rohan Hafas, Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebagai Koordinator Penyaluran Bantuan Perusahaan BUMN untuk Bencana Gampa Lobok merasa sangat kecewa karena bahan bangunan yang dikumpulkan dari perusahaan BUMN terutama dari Krakatau Steel gagal diterbangkan pada hari Rabu 22 Agustus 2018 dari Lanud Halim Perdana Kususma oleh pesawat kargo heavy-airlift-Pegasus Angkatan Udara Prancis. 

Roran merasa alasan yang disampaikan Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis atas gagal terbangnya pesat ini sebagai alasan yang dicari-cari. 

Kepada wartaekonomi Rohan menuturkan, kerja sama ini berawal dari tawaran Airbus untuk kebutuhan pengangkutan logistik untuk daerah bencana gempa Lombok beberapa hari lalu. "Ada flight mission, Pesawat kargo dari Pagasus Angkatan Udara Prancis buatan Airbus yang biasa terbang ke Australia, Malaysia,  Singapura mampir ke Indonesia. Karena ada di sini dia menawarkan pesawat itu dipakai untuk pengiriman bantuan ke Lombok, ujar Rohan di Lanud Halim Perdana Kusuma,  Rabu (22/8)

Menurut Rohan, pihaknya berminat karena  butuh yang cepet untuk mengirim bantuan bahan bangunan, genteng dan lainya. 

"Tadi malam mereka bilang berangkat pukul 11 siang (Rabu 22/8). Kemudian mereka bilang lagi, muatanya harus lebih dari 20  ton," ujar Rohan. 

Ditegaskan Rohan,  permintaan pihak Kedubes Parancis tersebut bisa dipenuhi.  Bahan banguanan bantuan gabungan BUMN, terutama dari Krakatau steel dapat disiapkan dengan total 35 ton.

"Kita siapkan pada malamnya,  Sangkuriang sudah kita betangkatkan.  Tapi, pagi harinya mereka bilang terlambat nih,  kita harus berangkat pukul 11. Saya jawab, tidak terlambat kita sudah siap semua barang di depan pintu gerbang pukul 8 pagi. Bisa kalau kita naikan kepesawat."

Ternyata alasan tak berhenti di situ, menurut Rohan mereka melemparkan alasan-alasan baru, soal mesin pesawat dan berat barang. 

"Lalu mereka bilang mesin ada masalah,  takut ada masalah keselamatan bagi VIP, ada Dubes Prancis dan Dubes Spanyol mau ikut. Lalu ada lagi alasan bila mereka belum dapat timbangan dari loading yang masuk.  Padahal kita ada dokumenya semua. Jadi menurut kita alasanya sangat dicari cari, entah niatan apa atau nawarinya basi basi.  Kita sangat kecewa sama Kedubes Prancis yang menawarkan."

Pembatalan penerbagan pesawat kargo Pegasus ini menurut Rohan sudah final, bukan ditunda, tapi dibatalkan,  sehingga pihaknya akan mencoba menggunakan pesawat milik TNI atau menggunakan kapal milik Pelni. 

Memurut Rohan, awal tawaran bantuan dari Airbus bukan tanpa alasan. "Mereka mengontak kita, BUMN,  ada minat untuk mengangkut kargo, karena ada contoh Airbus (pesawat kargo) milik  Air Porce nya Prancis. Dalam arti mungkin ingin memasarkan Airbus jenis kargo ini di Indonesaia, jadi bisalah sebagai uji coba." pungkas Rohan. 

Tag: Gempa Lombok, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis/Editor: Sufri Yuliardi

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56