Portal Berita Ekonomi Selasa, 13 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:17 WIB. Apple - iPhone 2019 bakal didukung jaringan 5G.
  • 09:15 WIB. Microsoft - Microsoft ingin akuisisi developer game Fallout.
  • 09:11 WIB. Samsung - Samsung siapkan 1 juta smartphone layar lipat tahun depan.
  • 09:11 WIB. Bukalapak - Bukalapak prediksi kantongi izin e-money tahun depan.
  • 09:10 WIB. LG - Gambar panel depan LG Q9 beredar di dunia maya.
  • 09:03 WIB. Bolt - Rudiantara ingatkan Bolt bisa setop operasi jika tak bayar frekuensi.
  • 09:00 WIB. Stan Lee - Stan Lee meninggal dunia, netizen pecinta Marvel berduka.
  • 08:56 WIB. Telekomunikasi - Pembajakan SDM marak terjadi di industri telekomunikasi.
  • 08:55 WIB. Siber - 51 negara dukung aturan keamanan dunia siber global.
  • 08:18 WIB. Huawei - Huawei akan lubangi layar demi kejar bingkai tipis.
  • 08:18 WIB. Nintendo - Nintendo wii setop layanan Netflix 31 Januari 2019.
  • 07:01 WIB. Indosat - Indosat transformasi pegawai demi tingkatkan bisnis.
  • 07:00 WIB. Go-Jek - Go-jek gandeng Bank DBS perkuat layanan Go-Pay di Asia Tenggara.
  • 06:57 WIB. China - China kembangkan silikon braille agar tunanetra mudah pakai ponsel.
  • 06:55 WIB. Blits - Mobil listrik Blits telah diuji sekitar 1.000 km.

Banda Maluku Tengah Diguncang Gempa

Foto Berita Banda Maluku Tengah Diguncang Gempa
Warta Ekonomi.co.id, Ambon -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku menyatakan, gempa bumi berkekuatan 3,3 Skala Richter (SR) yang mengguncang Banda, Kabupaten Maluku Tengah, pada Rabu malam pukul 19.31 WIT tidak berpotensi tsunami.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapan BPBD Maluku, John Hursepuny, mengatakan berdasarkan koordinasi dengan Stasiun Geofisika Ambon, gempa dengan koordinat 4.52 LS dan 129.79 BT pada kedalaman 10 km tidak berpeluang terjadinya tsunami. Lokasi gempa tepanya di laut dengan posisi 12 km barat Pulau Banda.

"Guncangan gempa dirasakan sebagian masyarakat, namun belum ada laporan tentang kerusakan dan terdampak lainnya," ujarnya di Ambon, Rabu (22/8/2018).

Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Abraham Mustamu, mengemukakan ditinjau dari kedalaman ternyata gempa tersebut termasuk kategori dangkal diakibatkan oleh aktifitas sesar di dasar laut. Ia memastikan, belum ada aktivitas gempa bumi susulan.

"Meskipun dangkal, gempa ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut sehingga memicu terjadinya tsunami," katanya.

Karenanya, ia mengibau masyarakat terutama di daerah pesisir pantai agar tetap tenang dan mengikuti informasi, baik dari BMKG maupun BPBD. 

BNPB menyatakan bahwa Maluku termasuk salah satu daerah yang rentan dan rawan terjadi bencana alam berupa gempa tektonik yang dapat menimbulkan kerusakan berat, termasuk terjadinya tsunami. Maluku berada pada pertemuan tiga lempeng besar, yakni Pasifik, Indo Australia, dan Eurasia. Lempeng Indo Australia masuk ke bawah Eurasia, bertemu dengan Lempeng Pasifik sehingga mengakibatkan patahan yang tidak beraturan.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan tim peneliti BNPB bersama UNESCO, beberapa daerah di Maluku yang tergolong rawan gempa di antaranya Seram Bagian Utara, Kabupaten Maluku Tengah, mengingat sebagian besar patahan di bawah laut berada di daerah tersebut.

Jika gempa besar melanda daerah Seram Utara, diperkirakan dapat menimbulkan gelombang pasang dengan ketinggian antara 10-15 meter, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi.

Sedangkan, Kota Ambon dan Pulau Ambon, Pulau Haruku dan Pulau Saparua sesuai data BNPB kemungkinan tsunami dapat terjadi dengan ketinggian antara tiga hingga delapan meter.

Tag: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Penulis: Irfan Mualim/Ant

Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Nyoman Budhiana

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.32 3,911.55
British Pound GBP 1.00 19,179.86 18,982.46
China Yuan CNY 1.00 2,133.25 2,111.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,821.00 14,673.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,724.48 10,614.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,891.86 1,872.89
Dolar Singapura SGD 1.00 10,751.54 10,642.63
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,790.71 16,617.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,542.30 3,504.42
Yen Jepang JPY 100.00 13,003.16 12,872.18

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5777.053 -97.101 615
2 Agriculture 1471.193 -20.031 20
3 Mining 1850.021 -9.803 47
4 Basic Industry and Chemicals 741.527 -8.068 71
5 Miscellanous Industry 1323.857 -43.137 45
6 Consumer Goods 2255.249 -57.850 49
7 Cons., Property & Real Estate 410.436 -6.394 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1055.398 -2.343 71
9 Finance 1087.300 -19.593 90
10 Trade & Service 790.700 -12.910 150
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 1,400 1,750 350 25.00
2 SOSS 800 1,000 200 25.00
3 TCPI 6,300 7,550 1,250 19.84
4 SSTM 384 460 76 19.79
5 IBST 8,200 9,800 1,600 19.51
6 TAMU 2,300 2,700 400 17.39
7 DUCK 1,475 1,665 190 12.88
8 HELI 104 117 13 12.50
9 AKPI 810 900 90 11.11
10 SATU 124 137 13 10.48
No Code Prev Close Change %
1 PSDN 210 178 -32 -15.24
2 KBLV 452 402 -50 -11.06
3 LPPF 5,275 4,760 -515 -9.76
4 DPNS 332 300 -32 -9.64
5 ASJT 340 312 -28 -8.24
6 ABMM 2,200 2,020 -180 -8.18
7 TIRA 151 140 -11 -7.28
8 SSIA 472 438 -34 -7.20
9 PTPP 1,565 1,460 -105 -6.71
10 ARII 975 910 -65 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 HMSP 3,400 3,300 -100 -2.94
2 ESTI 94 96 2 2.13
3 UNVR 40,325 39,375 -950 -2.36
4 BBRI 3,340 3,280 -60 -1.80
5 PGAS 2,110 2,070 -40 -1.90
6 SATU 124 137 13 10.48
7 ADRO 1,580 1,510 -70 -4.43
8 TKIM 10,550 10,625 75 0.71
9 SRIL 360 360 0 0.00
10 UNTR 34,900 33,075 -1,825 -5.23