Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:40 WIB. BNI - BNI menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan selama perhelatan Asian Para Games.
  • 12:25 WIB. BTN -┬áPer Agustus 2018, Bank BTN sudah merealisasikan KPR Subsidi sebanyak 128.218.
  • 12:11 WIB. BTN - BTN bersinergi dengan PT Adhi Karya untuk menggarap sejumlah proyek TOD bertajuk LRT City.
  • 12:07 WIB. BTN - BTN membuka sinergi dengan PT PP Properti Tbk yang akan menggarap TOD Stasiun Juanda dan TOD Stasiun Tanah Abang.
  • 12:06 WIB. BTN - BTN membidik proyek TOD Perumnas di Pondok Cina dan stasiun Bogor.
  • 12:05 WIB. BTN - BTN memberikan kredit konstruksi dan KPA untuk proyek TOD milik Perumnas Setelah TOD di Tanjung Barat.
  • 12:04 WIB. Askrindo - Askrindo memberikan perlindungan asuransi kecelakaan diri kepada 1.000 bikers pada kegiatan Bali Bike Festival IV-2018.
  • 12:03 WIB. Jasa Marga - Jasa Marga menyebutkan titik pemeliharaan tol Jagorawi berada di antara Km 12+900 s.d Km 9+000 pada lajur 1 arah Jakarta.
  • 12:02 WIB. Jasa Marga - Pekerjaan rekonstruksi perkerasan dilakukan di ruas Jalan Tol Jagorawi arah Jakarta mulai Senin (24/9/2018) Desember 2018.
  • 12:01 WIB. Jasa Marga - Jasa Marga akan melakukan pekerjaan pemeliharaan tol Jagorawi.
  • 11:59 WIB. Jasindo - Jasindo bekerja sama dengan Kementan biayai program kemitraan peternak sapi perah.
  • 11:56 WIB. BUMN - Kementan mendorong BUMN untuk teribat dalam pengembangan usaha peternakan sapi perah.
  • 11:53 WIB. AP I - AP I akan memindahkan 30% penerbangan domestik dari Bandara Adisutjipto ke Bandara NYIA.

Pascagempa, Perekonomian Warga di Kaki Rinjani Lumpuh

Foto Berita Pascagempa, Perekonomian Warga di Kaki Rinjani Lumpuh
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Aktivitas perekonomian warga yang bermukim di kawasan kaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), lumpuh pascagempa bumi yang terjadi sejak akhir Juli 2018.

Rohmadaniyah, seorang warga yang menggantungkan hidupnya sebagai kuli angkut perlengkapan pendaki ini mengaku bingung untuk mencari penghasilan lain setelah Gunung Rinjani dinyatakan ditutup sampai waktu yang belum ditentukan.

"Bingung juga mau kerja apa, kalau begini terus, merantau saja jadi TKI," kata bapak dua anak yang bermukim di Senaru, wilayah Utara dari Kaki Gunung Rinjani, Kamis (23/8/2018).

Begitu juga dengan kekhawatiran yang disampaikan Nursa'ad, pegiat jalur pendakian ke Gunung Rinjani dari gerbang rimba kawasan Senaru ini mengaku penghasilan sampingan dari produk perkebunan kopinya belum bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarga.

"Kami yang punya sampingan kopi saja belum bisa mencukupi apalagi yang tidak punya sampingan," ujarnya.

Hal senada turut disampaikan Rusmala, pemilik homestay di kawasan Kaki Gunung Rinjani bagian Timur, wilayah Sembalun, mengatakan, tempat penginapannya itu sepi dari para pengunjung sejak gempa pertama berkekuatan 6,4 Skala Richter pada akhir Juli 2018.

"Sepi, kalau pun ada yang menginap, itu pun biasanya dari relawan," ujarnya.

Untuk hari biasanya, khusus pada Agustus ini merupakan kunjungan wisata paling tinggi. Bahkan harga yang ditawarkan untuk satu malamnya bisa mencapai Rp1 juta, itu pun laku habis.

"Sekarang yang kami kasih harga normal saja, Rp300 ribu semalamnya, masih sepi. Memang sepinya karena dampak gempa ini," ucap Rusmala.

Hal senada dikeluhkan Rahmat, pelaku usaha travel and tour dari Kota Mataram. Menurutnya, untuk musim tingginya kunjungan wisata ke Gunung Rinjani di tahun ini jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

"Mulai bulan ini sama bulan depan, 750 tamu, ada yang satu grup itu 40 orang, 50 orang, semua cancel," kata Rahmat.

Tag: Gempa Lombok, perekonomian

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Akbar Nugroho

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22

Recommended Reading