Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

KPK Harap Ketua PPP Hadir Pemeriksaan, Jika Tidak Ini yang Dilakukan KPK

Foto Berita KPK Harap Ketua PPP Hadir Pemeriksaan, Jika Tidak Ini yang Dilakukan KPK
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadwalkan ulang atas pemeriksaan Ketum PPP, M. Romahurmuziy (Rommy) pada kasus dugaan suap usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan pemanggilan yang dilakukan lembaga anti rasuah itu merupakan kali kedua dimana sebelumnya Rommy tidak hadir karena alasan tengah berada diluar daerah. Oleh karenanya diharapkan kehadiran Ketum PPP untuk dimintai keterangannya sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018.

"Kami harapkan yang bersangkutan bisa hadir dan dapat diperiksa sebagai saksi," ujarnya di Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Ia menambahkan, dalam pemeriksaan itu KPK ingin mengonfirmasi sejumlah hal terkait dengan informasi yang didapat penyidik KPK setelah memeriksa Wakil Bendahara Umum PPP, Puji Suhartono beberapa waktu lalu. Dimana saat menggeledah rumah Puji, penyidik lembaga anti rasuah itu menyita uang sekitar Rp1,4 miliar. 

"Salah satu hal yang nantinya akan dikonfirmasi penyidik KPK kepada Romi adalah uang miliaran rupiah yang disita," jelasnya.

Pada pemanggilan ulang tersebut, penyidik KPK tidak mengirimkan kembali surat terhadap yang bersangkutan. Sebab, saksi mengirimkan surat tidak bisa hadir pada pemeriksaan yang telah dijadwalkan. Bila pada penjadwalan ulang pemeriksaan itu Romi kembali tidak hadir, maka penyidik KPK mengirimkan surat panggilan kedua.

Sebelumnya, Rommy dipanggil sebagai saksi pada Senin, (20/8/2018) lalu. Namun, mangkir dengan alasan sedang ada kegiatan di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Diketahui, KPK telah menetapkan mantan Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo dan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Demokrat, Amin Santono, Eka Kamaluddin selaku perantara suap dan pihak swasta Ahmad Ghiast sebagai tersangka. 

Amin diduga menerima suap sebanyak Rp500 juta dari dua proyek di Kabupaten Sumedang dengan nilai total proyek sekitar Rp25 miliar. Uang Rp500 juta tersebut diduga bagian dari total komitmen fee sebesar Rp1,7 miliar.

Tag: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing