Portal Berita Ekonomi Jum'at, 16 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:40 WIB. PP - PT PP menunjukkan penurunan harga terbesar secara year to date sebesar 42,99%.
  • 22:38 WIB. BUMN - Data BEI menunjukkan sepanjang 2018 indeks IDX BUMN 20 menurun sebesar 10,98%.
  • 22:33 WIB. Randi Anto - Dirut Jamkrindo, Randi Anto, terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Himppara.
  • 22:32 WIB. BUMN - Holding BUMN Sektor Perumahan & Pengembangan Kawasan akan membuat proyek berupa Mega Township.
  • 22:30 WIB. Barata - Barata Indonesia mendapatkan kontrak untuk mengerjakan proyek PLTM Sisira di Parlilitan, Sumut.
  • 22:27 WIB. PLN - PLN menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik proyek PLTA Merangin dengan PT Kerinci Merangin Hidro.
  • 22:25 WIB. BNI - BNI Makassar menyalurkan kredit usaha rakyat Rp650 miliar di Sulawesi Selatan per November 2018.
  • 18:55 WIB. Mandiri - Mandiri mengintegrasikan portal lelangnya dengan portal www.lelang.go.id.
  • 18:55 WIB. PGN - PGN masih menghadapi tekanan harga dan risiko dari kebijakan pemerintah.
  • 18:54 WIB. Garuda - Garuda mengambil-alih pengelolaan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air.
  • 18:54 WIB. PLN - PLN menandatangani PPA PLTA Merangin 350 MW.
  • 18:54 WIB. PLN - PLN area Timika melakukan pemadaman aliran listrik secara total menyusul stok BBM di tangki mesin PLTD sudah habis.

3 Tips Bagi Pengusaha Baru tentang Arus Kas

Foto Berita 3 Tips Bagi Pengusaha Baru tentang Arus Kas
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Dalam artikel sebelumnya, sudah dijelaskan bahwa studi mengatakan arus kas yang stabil penting bagi bisnis.

Tantangan keuangan besar dan tak terduga sangat berbahaya bagi usaha kecil. Namun, mereka dapat mengurangi bahaya ini dengan memegang lebih banyak uang.

Serhat Pala, President and Founder of RhinoForce, memberikan tips langkah-langkah yang dapat diambil oleh pengusaha baru untuk membantu mereka dengan arus kas, yakni:

1. Belajar berkata "tidak."

“Saya telah menulis sebelumnya tentang pentingnya mempelajari kata ajaib ini dalam bisnis dan arus kas memainkan peran penting dalam seni mengatakan "tidak" untuk peluang tertentu. Saya telah melihat banyak wirausahawan baru yang menerima klien baru terlalu banyak yang percaya bahwa itu adalah jawaban untuk bertahan hidup,” kata Pala.

Namun, ternyata mengambil lebih banyak klien atau pesanan berarti memperluas lebih banyak sumber daya dan pembayaran dari klien baru ini tidak selalu datang secara teratur (atau sama sekali dalam skenario kasus terburuk).

Jadi, sadarilah bahwa setiap klien atau pesanan baru akan memengaruhi arus kas Anda.

2. Bangun hubungan sehingga Anda bisa bernegosiasi.

Pemasok baru mungkin tidak akan membiarkan Anda memperpanjang kredit Anda dengan mereka terlalu jauh atau menunda pembayaran terlalu lama, tetapi Anda memiliki hubungan yang baik hanya dengan kekuatan.

Bisnis adalah tentang membangun hubungan yang lebih baik dengan pemasok utama Anda. Fleksibilitas juga dapat menjadi penunjang hidup bagi bisnis Anda.

Meminta pemasok utama Anda untuk menunda pembayaran Anda hingga 20 persen lebih lama dan menawarkan diskon kepada pelanggan yang membayar faktur mereka 20 persen lebih cepat dapat memberi Anda ruang gerak yang Anda butuhkan dengan arus kas yang ketat.

3. Berkomunikasi secara terbuka.

Sebagian pebisnis cenderung bungkam ketika mereka mengalami masalah dengan arus kas karena mereka tidak ingin situasi mereka diketahui agar tidak membuat perusahaan terlihat lemah atau rentan.

Namun, hampir semua bisnis telah menghadapi beberapa perubahan wujud dengan arus kas mereka dan kebanyakan pebisnis kecil lainnya akan memahami sampai tingkat tertentu, jika Anda terbuka dan jujur ??tentang situasinya.

Tag: Tips Bisnis

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Reuters/Jemima Kelly

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,955.01 3,915.25
British Pound GBP 1.00 19,289.40 19,089.66
China Yuan CNY 1.00 2,138.29 2,116.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,838.00 14,690.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,791.68 10,682.57
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.12 1,876.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,775.60 10,664.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,807.00 16,637.89
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,538.76 3,499.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,069.67 12,935.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5955.736 97.443 615
2 Agriculture 1423.963 12.836 20
3 Mining 1853.228 -3.981 47
4 Basic Industry and Chemicals 779.183 6.043 71
5 Miscellanous Industry 1415.509 50.792 45
6 Consumer Goods 2347.142 47.921 49
7 Cons., Property & Real Estate 416.915 6.341 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.072 28.920 71
9 Finance 1123.151 17.207 90
10 Trade & Service 806.748 7.155 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,885 2,350 465 24.67
2 KPAS 470 585 115 24.47
3 GIAA 200 238 38 19.00
4 HDTX 166 197 31 18.67
5 RODA 330 390 60 18.18
6 YPAS 595 690 95 15.97
7 GLOB 178 204 26 14.61
8 NUSA 222 254 32 14.41
9 LION 600 680 80 13.33
10 CTTH 98 110 12 12.24
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 300 254 -46 -15.33
2 APEX 1,730 1,520 -210 -12.14
3 LPLI 116 102 -14 -12.07
4 UNIC 3,890 3,520 -370 -9.51
5 PRIM 935 855 -80 -8.56
6 KONI 156 143 -13 -8.33
7 LCKM 326 300 -26 -7.98
8 BMSR 155 144 -11 -7.10
9 ALMI 344 320 -24 -6.98
10 MTSM 136 127 -9 -6.62
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 103 -5 -4.63
2 PTBA 4,880 4,700 -180 -3.69
3 KPAS 470 585 115 24.47
4 DEAL 352 352 0 0.00
5 TKIM 12,325 12,050 -275 -2.23
6 WSKT 1,420 1,500 80 5.63
7 TLKM 3,750 3,910 160 4.27
8 ASII 8,175 8,525 350 4.28
9 BBRI 3,350 3,410 60 1.79
10 SMGR 10,000 10,300 300 3.00