Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Ini Tantangan Jadi CEO Wanita, Masih Minoritas...

Foto Berita Ini Tantangan Jadi CEO Wanita, Masih Minoritas...
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketika Anda masuk ke peran CEO, beban kerja sehari-hari, tantangan, dan penghargaan dari posisi pada dasarnya sama untuk semua orang.

Menjadi CEO pria atau wanita tentu ada perbedaan yang tidak bisa dibantah. Saat ini CEO pria masih mendominasi perusahaan dan kenyataannya adalah bahwa CEO wanita masih minoritas. Dan status minoritas itu berarti bahwa CEO wanita sering harus berurusan dengan pertanyaan atau masalah yang sama sekali bukan masalah bagi pria.

Heidi Zak, CEO ThirdLove setelah enam tahun menjalankan bisnis, merasakan beberapa hal yang menurutnya hanya CEO wanita saja yang merasakan dan itu merupakan suatu tantangan baginya.

Menjalankan perusahaan dalam keadaan hamil

Tentunya, tidak semua CEO wanita mengalami hal ini. Tetapi bagi mereka yang melakukannya, ini adalah pengalaman unik.

Para wanita bertanya kepada Heidi, "Bagaimana Anda melakukannya? Bagaimana Anda menjalankan perusahaan dan memiliki dua anak di sepanjang jalan?"

“Saya tidak memiliki jawaban yang mudah untuk itu. Dalam enam tahun terakhir, saya telah hamil dua kali dan menyusui selama sepuluh bulan. Tapi jujur ??saja, saya tidak benar-benar memikirkan hal itu. Saya beruntung bahwa saya merasa baik. Saya masih mempekerjakan, saya masih bekerja, dan kehamilan saya tidak selalu mengganggu,” jelasnya.

Tapi tidak semua orang melihatnya seperti itu.

Sebagian besar orang menganggap kehamilan adalah hal yang menganggu. Terkadang ada pula orang yang bertanya sebegitu rincinya tentang kehamilan kepada CEO wanita. Seperti misalnya, “bagaimana rencana persalinannya nanti? Apa yang akan dilakukan untuk merawat anak? Berapa lama akan bekerja? Tidakkah kerepotan?” dan pertanyaan lainnya.

Namun, adakah orang yang menanyakan itu kepada CEO pria yang akan memiliki anak?

Orang jarang menanyakan kepada seorang CEO pria tentang rencana paternitasnya, atau bagaimana dia akan menyeimbangkan menjadi CEO dan ayah. Tidak ada yang bertanya kepadanya berapa lama dia akan pergi atau apa yang akan menjadi situasi pengasuhan anak.

Jadi, tidak semua CEO pria mampu menjawab dan menjalankan masalah yang terkadang bukan masalah baginya.

Berada dalam situasi di mana Anda satu-satunya wanita dalam ruangan

Berada dalam satu ruangan dan terdapat perbedaan gender yang signifikan, tentu membuat kaum yang menjadi minoritas akan merasa canggung. Obrolan yang dibangun belum tentu dimengerti oleh kedua pihak.

Sama halnya dengan menjadi satu-satunya CEO wanita di dalam ruangan dan lainnya merupakan pria. Rasa canggung pasti akan muncul.

“Saya harus terbiasa dengan itu, dan itu mendorong saya untuk memikirkan kembali bagaimana saya berbicara tentang ide dan perusahaan. Saya mulai membuatnya kurang pribadi dan mulai fokus pada peluang bisnis,” kata Heidi.

Menemukan lapisan perak dalam kurangnya keragaman

Tentu saja ada lebih banyak fokus pada keseimbangan dan keragaman gender di seluruh dewan daripada biasanya. Dan itu berarti CEO wanita memiliki kesempatan untuk duduk di panel atau berbicara di acara-acara di mana mereka mungkin hanya berada di antara penonton.

Alasan utama untuk hal ini adalah karena para CEO wanita menawarkan perspektif yang unik tentang kepemimpinan, merekrut beragam bakat, dan menciptakan jalur bagi wanita lain dalam audiensi untuk menjadi seorang CEO juga.

“Pada hari-hari awal saya sering bertanya-tanya apakah saya mengundang undangan untuk menghadiri konferensi dan acara eksklusif berdasarkan jenis kelamin saya, tetapi akhirnya saya menyadari bahwa mengkhawatirkan itu tidak sesuai dengan waktu saya,” ucap Heidi.

Jika ada kesempatan, Anda harus mengambilnya. Peran seorang CEO wanita cukup menuntut seperti itu.

Tag: Chief Executive Officer (CEO)

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35

Recommended Reading

Sabtu, 17/11/2018 18:25 WIB

B20 Diyakini Turunkan Impor Migas, Benarkah?

Jum'at, 16/11/2018 19:53 WIB

Melambat, ULN Indonesia Tumbuh 4,2%

Jum'at, 16/11/2018 18:21 WIB

Beginilah Proses Migrasi Mitra Grab ke Go-Jek

Jum'at, 16/11/2018 10:37 WIB

2018, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksikan 5,1%

Jum'at, 16/11/2018 07:24 WIB

Bank Mayapada Rombak Jajaran Direksi