Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:32 WIB. Jasnita - Kemenkominfo belum tetapkan waktu pelelangan frekuensi PT Jasnita.
  • 20:30 WIB. Bolt - Bolt hentikan sementara isi ulang dan paket berlangganan.
  • 20:29 WIB. Samsung - Usung 4 kamera, Samsung Galaxy A9 dibanderol Rp7,9 juta.
  • 20:26 WIB. Zuckerberg - Mark Zuckerberg takkan mundur dari Facebook.
  • 20:23 WIB. Android - Tingkat kecerahan layar Android Pie diatur pakai AI.
  • 20:21 WIB. Xiaomi - Xiaomi masuk buku rekor dunia berkat 500 Mi Store.
  • 19:57 WIB. MBS - Trump memilih setia dengan Mohammad Bin Salman (MBS).
  • 19:56 WIB. Carlos Ghosn - Renault juga umumkan pencopotan Carlos Ghosn.
  • 19:55 WIB. Kemlu - Staf Kedubes Indonesia terlibat suap di Singapura dipulangkan.
  • 19:55 WIB. Singapura - Warga Singapura hendak suap staf Kedubes Indonesia ditangkap.
  • 19:54 WIB. Ivanka Trump - DPR AS akan usut Ivanka Trump soal penyalahgunaan surel.
  • 19:54 WIB. DiDi - DiDi Chuxing resmi mengaspal di jalanan Meksiko.
  • 19:53 WIB. Airbnb - Tak akui keberadaan permukiman Yahudi di Tepi Barat, Israel murka kepada Airbnb.
  • 19:52 WIB. IKEA - 2020, IKEA bakal buka toko terbesarnya di Filipina.
  • 19:52 WIB. Yordania - Dukung UKM Yordania, UAE gelontorkan dana $100 juta.

BI Prediksi Ekonomi Triwulan III-2018 Sulit Terulang

Foto Berita BI Prediksi Ekonomi Triwulan III-2018 Sulit Terulang
Warta Ekonomi.co.id, Manado -

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2018 yang mencapai 5,27% akan sulit terulang kembali di triwulan selanjutnya. Hal ini lantaran pertumbuhan ekonomi di triwulan II lebih ditopang oleh kegiatan tambahan yang mendorong tingginya konsumsi.

Kepala Divisi Asesmen Makro Ekonomi BI, Fadjar Majardi‎ mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2018 didongkrak oleh pertumbuhan konsumsi karena adanya kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bantuan sosial.

"Ekonomi triwulan II cukup mengejutkan, itu di atas ekspektasi kami yang proyeksinya 5,1%. Tingginya ekonomi triwulan II karena kegiatan tambahan, jadi triwulan besok enggak akan segini karena bansos sudah dikeluarkan," ujar Fadjar saat Pelatihan Wartawan Ekonomi di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (24/8/2018).

Pada kuartal selanjutnya sampai dengan akhir tahun, dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi akan kembali sesuai dengan siklus yang saat ini tengah melambat. Di kuartal selanjutnya, pemerintah tak lagi bisa mengandalkan konsumsi rumah tangga.

"Kan pemerintah enggak bisa kasih gaji ke-13 dan bantuan sosial terus menerus, perlu pertumbuhan lewat sumber yang pasti. Konsumsi pemerintah akan kedodoran di triwulan IV, akan rendah," ucapnya.

Untuk diketahui, ‎kebanyakan penyumbang pertumbuhan ekonomi di triwulan II dikontribusi oleh naiknya konsumsi rumah tangga yang mencapai sebesar 5,14%. Konsumsi lembaga nonprofit juga mengalami kenaikan sebesar 8,71%. Selain itu, pertumbuhan konsumsi pemerintah naik dari sebelumnya 2,74% di triwulan I menjadi 5,26%.

Sementara dari sisi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), juga tumbuh 5,87%, didorong dari pertumbuhan barang modal jenis mesin dan perlengkapan, dan ekspor yang meningkat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi negara mitra.

Tag: Bank Indonesia (BI), pertumbuhan ekonomi

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5948.052 -57.245 616
2 Agriculture 1420.064 -22.607 20
3 Mining 1752.232 -92.706 47
4 Basic Industry and Chemicals 794.852 4.282 71
5 Miscellanous Industry 1405.848 -7.667 45
6 Consumer Goods 2338.754 0.545 49
7 Cons., Property & Real Estate 427.067 3.402 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.304 -6.551 71
9 Finance 1128.672 -17.324 91
10 Trade & Service 795.747 -11.763 150
No Code Prev Close Change %
1 HOME 123 166 43 34.96
2 MPRO 860 1,075 215 25.00
3 POLA 284 354 70 24.65
4 MINA 535 665 130 24.30
5 NIPS 350 428 78 22.29
6 AKSI 260 310 50 19.23
7 MPPA 157 184 27 17.20
8 ABMM 1,885 2,190 305 16.18
9 AMAG 272 314 42 15.44
10 GOLD 510 560 50 9.80
No Code Prev Close Change %
1 SOSS 1,950 1,465 -485 -24.87
2 PALM 254 220 -34 -13.39
3 PTIS 380 330 -50 -13.16
4 TRUK 202 176 -26 -12.87
5 ADRO 1,485 1,310 -175 -11.78
6 GLOB 218 194 -24 -11.01
7 GEMA 316 282 -34 -10.76
8 INDY 2,430 2,180 -250 -10.29
9 MAIN 1,300 1,170 -130 -10.00
10 LEAD 66 60 -6 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 ADRO 1,485 1,310 -175 -11.78
2 PTBA 4,660 4,350 -310 -6.65
3 PGAS 2,030 1,945 -85 -4.19
4 UNTR 34,400 31,950 -2,450 -7.12
5 BBRI 3,520 3,430 -90 -2.56
6 ERAA 1,980 2,010 30 1.52
7 ITMG 22,025 20,025 -2,000 -9.08
8 TRUK 202 176 -26 -12.87
9 BMRI 7,475 7,275 -200 -2.68
10 TLKM 3,950 3,960 10 0.25