Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:54 WIB. PEP - Melalui Asset 4 Donggi-Matindok Field membuktikan kinerjanya melalui pencapaian produksi gas sebesar 112,30 %.
  • 22:45 WIB. Garuda - Garuda meresmikan CargoService Center terbaru di Tanah Abang, Jakpus.
  • 22:44 WIB. KAI - KAI akan berkolaborasi dengan Progress Rail, perusahaan pemasok produk dan layanan kereta api yang terafiliasi dengan Caterpillar.
  • 22:42 WIB. INKA - INKA-SKODA berkomitmen untuk melakukan transfer teknologi pada Traction Motor dan Propulsi. 
  • 22:41 WIB. INKA - INKA akan berkolaborasi dengan SKODA, perusahaan asal Republik Ceko yang memproduksi sistem propulsi dan kontrol perkeretaapian.
  • 22:38 WIB. Len - Len Industri akan menyuplai Interlocking, LED Signal, Point Machine, CTC and Sistem Engineering kepada ALTPRO.
  • 22:35 WIB. LEN - Len Industri bekerja sama dengan perusahaan asal Kroasia, ALTPRO, akan berkolaborasi dalam hal pengembangan produk dan sertifikasi.
  • 22:32 WIB. BUMN - Sebanyak tiga BUMN menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan lima perusahaan besar di Eropa.
  • 22:31 WIB. Nasional - Menhan ajak generasi muda inovatif cintai NKRI.
  • 22:31 WIB. Finansial - BPJS Kesehatan dongkrak pembayaran iuran JKN-KIS.
  • 22:30 WIB. Industri - Kemenperin dapat penghargaan opini WTP lima tahun berturut-turut.
  • 22:30 WIB. Pertamina - Pengiriman di Pertamina MOR IV untuk jenis BBM Pertamax Turbo mencapai 1.200 Kiloliter per bulan.
  • 22:29 WIB. Pertamina - Pertamina MOR IV memperluas pendistribusian bahan bakar Pertamax Turbo ke 100 di Jateng dan DIY.
  • 22:28 WIB. Finansial - Bank Dunia katakan kecil kemungkinan krisis di Indonesia.
  • 22:27 WIB. BNI - BNI Singapura menggandeng 11 perusahaan guna memperkuat hubungan bisnis dengan sasaran utama peningkatan ekspor dari Indonesia ke pasar dunia. 

BI Prediksi Ekonomi Triwulan III-2018 Sulit Terulang

Foto Berita BI Prediksi Ekonomi Triwulan III-2018 Sulit Terulang
Warta Ekonomi.co.id, Manado -

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2018 yang mencapai 5,27% akan sulit terulang kembali di triwulan selanjutnya. Hal ini lantaran pertumbuhan ekonomi di triwulan II lebih ditopang oleh kegiatan tambahan yang mendorong tingginya konsumsi.

Kepala Divisi Asesmen Makro Ekonomi BI, Fadjar Majardi‎ mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2018 didongkrak oleh pertumbuhan konsumsi karena adanya kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bantuan sosial.

"Ekonomi triwulan II cukup mengejutkan, itu di atas ekspektasi kami yang proyeksinya 5,1%. Tingginya ekonomi triwulan II karena kegiatan tambahan, jadi triwulan besok enggak akan segini karena bansos sudah dikeluarkan," ujar Fadjar saat Pelatihan Wartawan Ekonomi di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (24/8/2018).

Pada kuartal selanjutnya sampai dengan akhir tahun, dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi akan kembali sesuai dengan siklus yang saat ini tengah melambat. Di kuartal selanjutnya, pemerintah tak lagi bisa mengandalkan konsumsi rumah tangga.

"Kan pemerintah enggak bisa kasih gaji ke-13 dan bantuan sosial terus menerus, perlu pertumbuhan lewat sumber yang pasti. Konsumsi pemerintah akan kedodoran di triwulan IV, akan rendah," ucapnya.

Untuk diketahui, ‎kebanyakan penyumbang pertumbuhan ekonomi di triwulan II dikontribusi oleh naiknya konsumsi rumah tangga yang mencapai sebesar 5,14%. Konsumsi lembaga nonprofit juga mengalami kenaikan sebesar 8,71%. Selain itu, pertumbuhan konsumsi pemerintah naik dari sebelumnya 2,74% di triwulan I menjadi 5,26%.

Sementara dari sisi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), juga tumbuh 5,87%, didorong dari pertumbuhan barang modal jenis mesin dan perlengkapan, dan ekspor yang meningkat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi negara mitra.

Tag: Bank Indonesia (BI), pertumbuhan ekonomi

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,976.27 3,936.70
British Pound GBP 1.00 19,606.12 19,408.59
China Yuan CNY 1.00 2,176.13 2,154.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,913.00 14,765.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,826.84 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,901.17 1,882.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,897.33 10,787.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.86 17,245.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,606.53 3,566.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,299.74 13,164.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5931.266 57.669 602
2 Agriculture 1584.135 11.004 20
3 Mining 1936.077 20.470 46
4 Basic Industry and Chemicals 810.673 14.455 71
5 Miscellanous Industry 1272.514 15.152 45
6 Consumer Goods 2477.630 29.722 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.938 0.005 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.500 5.998 69
9 Finance 1067.861 11.961 91
10 Trade & Service 821.943 1.167 145
No Code Prev Close Change %
1 BKDP 62 83 21 33.87
2 HDTX 172 218 46 26.74
3 DIGI 424 530 106 25.00
4 PANI 246 306 60 24.39
5 KPAL 442 530 88 19.91
6 TRUS 170 200 30 17.65
7 OKAS 195 222 27 13.85
8 DYAN 88 100 12 13.64
9 MINA 464 525 61 13.15
10 ARTO 137 154 17 12.41
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 680 580 -100 -14.71
2 DNAR 310 266 -44 -14.19
3 DSSA 16,300 14,000 -2,300 -14.11
4 GLOB 160 140 -20 -12.50
5 RELI 262 234 -28 -10.69
6 INPP 660 590 -70 -10.61
7 SRAJ 139 125 -14 -10.07
8 BULL 169 153 -16 -9.47
9 YPAS 700 635 -65 -9.29
10 ALMI 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 238 232 -6 -2.52
2 BMTR 406 406 0 0.00
3 KPIG 710 690 -20 -2.82
4 BBRI 3,000 3,090 90 3.00
5 DYAN 88 100 12 13.64
6 BHIT 88 90 2 2.27
7 TLKM 3,550 3,600 50 1.41
8 INKP 17,850 18,300 450 2.52
9 ADRO 1,740 1,805 65 3.74
10 PGAS 2,020 2,080 60 2.97