Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Google Hapus Beberapa Akun Blog dan Channel Youtube Terkait dengan Iran

Foto Berita Google Hapus Beberapa Akun Blog dan Channel Youtube Terkait dengan Iran
Warta Ekonomi.co.id, California -

Alphabet Inc (GOOGL.O) Google mengatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi dan menghentikan 39 channel YouTube yang terkait dengan Penyiaran Negara Republik Islam Iran.

Google juga telah menghapus 39 channel YouTube dan enam blog di Blogger dan 13 akun Google+.

"Investigasi kami tentang topik ini sedang berlangsung dan kami akan terus berbagi temuan kami dengan penegak hukum dan entitas pemerintah terkait lainnya di AS dan tempat lain," ungkap Google dalam posting blog, sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat (24/8/2018).

Pada Selasa (21/8/2018), Facebook Inc (FB.O), Twitter Inc (TWTR.N) dan Alphabet Inc (GOOGL.O) secara kolektif menghapus ratusan akun terkait dengan dugaan operasi propaganda Iran.

Google, yang telah melibatkan firma keamanan cyber FireEye Inc (FEYE.O) untuk menyediakan perusahaan dengan intelijen, mengatakan telah mendeteksi dan memblokir upaya oleh aktor yang disponsori negara dalam beberapa bulan terakhir.

FireEye mengatakan jika pihaknya telah mencurigai pengaruh operasi yang tampaknya berasal dari Iran, yang ditujukan untuk penonton di Amerika Serikat, Amerika Serikat, Amerika Latin, dan Timur Tengah.

Saham FireEye naik sebanyak 10 persen menjadi $16,38 setelah Google mengidentifikasi perusahaan itu sebagai konsultan.

Tag: Iran, Alphabet Inc

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Jason Lee

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing