Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:43 WIB. Obigasi - Hari ini, obligasi berkelanjutan III tahap III BFI Finance senilai Rp335 miliar jatuh tempo.
  • 14:42 WIB. Saham - PT Paninvest beli 157.764.000 saham PT Panin Financial. 
  • 14:42 WIB. Pelindo - Pelindo I terima kredit Rp1,3 triliun dari BMRI, BBRI, dan BBNI.
  • 14:23 WIB. Bursa - Bakrie and Brothers konversikan utang sebesar Rp9,38 triliun menjadi 146,62 juta saham baru.
  • 14:23 WIB. Perbankan -  Bank QNB Indonesia targetkan menjadi bank terbesar di Timur Tengah, Afrika dan Asia Tenggara (MEASEA) di tahun 2020. 
  • 14:20 WIB. Kopi - Produksi kopi robusta Provinsi Lampung pada tahun ini diperkirakan mencapai 104.716 ton.
  • 14:18 WIB. Kopra - Harga kopra di Malut saat ini berada di bawah Rp3.000/Kg.
  • 14:17 WIB. Kopra - Disperindag Maluku Utara Malut menyediakan sejumlah skema untuk mengatasi anjloknya harga kopra di tingkat petani.
  • 14:16 WIB. Defisit - Bulog: defisit pasokan beras di Riau terjadi karena kebutuhan lebih tinggi dibandingkan produksi regional yang justru mengalami penurunan.
  • 14:16 WIB. Mandiri - Mandiri sedang menjajaki opsi private cloud untuk mengantisipasi kenaikan transaksi mobile banking.
  • 14:15 WIB. Industri - Indonesia mempromosikan industri kelapa sawit berkelanjutan lewat program Regular Oil Palm Course 2018.
  • 14:14 WIB. Irigasi - Pemkab Kulon Progo mengalokasikan anggaran pembangunan jaringan irigasi 2019 sebesar Rp22,967 miliar.
  • 14:13 WIB. Industri - LSM Internasional Greenpeace dinilai merugikan ekonomi Indonesia di pasar global, pelaku usaha sawit minta pemerintah tegas.
  • 14:11 WIB. Bulog - Bulog Subdivisi Regional Banyumas berupaya mengantisipasi lonjakan harga beras di pasaran dengan terus melaksanakan GSHP.
  • 14:10 WIB. KUBe - Pemkab Bangka menyerahkan bantuan alat tangkap serta sarana prasarana penangkapan ikan kepada KUBe.

Menteri ESDM Menerima Penghargaan "Top 3 Popular Minister"

Foto Berita Menteri ESDM Menerima Penghargaan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menerima penghargaan "Top 3 Popular Minister" dalam ajang "Indonesia Corporate Public Relation Award 2018 Beyond Public Relation Excellence" yang dihelat media Warta Ekonomi.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, dalam laman Kementerian ESDM yang dikutip di Jakarta, Sabtu (25/08/2018), mengatakan, penghargaan ini merupakan bukti dedikasi tinggi Menteri Jonan yang turut berpatisipasi dalam pembangunan nasional melalui sektor energi dan mineral.

Selama hampir dua tahun sebagai Menteri ESDM, menurut Agung, Jonan telah melakukan sederet perubahan penting di sektor energi dan mineral untuk mewujudkan kedaulatan dan kemandirian energi.

Pertama, mengembalikan pengelolaan Blok Mahakam, Kaltim, kepada BUMN, PT Pertamina (Persero), setelah 50 tahun lebih dikelola Total EP.

"Pertamina dan daerah harus menguasai minimal 61 persen saham yang akan berdampak pada meningkatnya penerimaan negara," tegas Menteri ESDM pada sebuah kesempatan.

Perubahan penting kedua, lanjut Agung, adalah Pertamina akan mengelola 100 persen Blok Rokan, Riau, yang mempunyai tingkat produksi minyak setara 26 persen nasional mulai 2021.

"Hal ini akan meningkatkan kontribusi Pertamina menjadi kurang lebih 60 persen dari produksi nasional," katanya.

Ketiga, Menteri Jonan menjalankan program BBM Satu Harga, yang difokuskan pada daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar).

Hingga saat ini, menurut Agung, sudah ada 71 lembaga penyalur di seluruh pelosok Indonesia yang beroperasi melayani BBM Satu Harga.

Pemerintah, tambahnya, menargetkan 160 lembaga penyalur BBM Satu Harga hingga 2019.

Perubahan penting keempat adalah rasio elektrifikasi telah mencapai 97,13 persen sampai semester pertama 2018.

Salah satu inovasi Menteri Jonan meningkatkan rasio elektrifikasi adalah mendistribusikan lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) ke daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan listrik PT PLN (Persero).

Agung menambahkan perubahan penting kelima yang dilakukan Menteri Jonan adalah tuntasnya perundingan tambang Freeport setelah PT Freeport Indonesia sepakat dengan keputusan pemerintah untuk menyelesaikan beberapa hal strategis.

Hal strategis itu adalah pembangunan smelter paling lambat lima tahun, perubahan kontrak karya menjadi izin usaha pertambangan khusus, divestasi 51 persen saham, penerimaan negara menjadi lebih besar, dan perpanjangan izin operasi 2x10 tahun jika syarat-syarat dipenuhi.

Sementara perubahan penting keenam, lanjutnya, adalah tercapainya realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor ESDM pada 2017.

"Untuk realisasi PNBP sampai dengan semester I 2018 sudah mencapai Rp86,5 triliun atau 72 persen dari target 2018," katanya.

Ketujuh, Menteri Jonan memangkas perizinan yang dinilai menghambat investasi.

"Tercatat, sudah ada 186 regulasi/perizinan yang disederhanakan, terdiri dari 56 bidang migas, 96 bidang minerba, 20 bidang ketenagalistrikan, dan 14 bidang EBTKE," ujar Agung.

Di tempat terpisah, Menteri Jonan memberikan apresiasi kepada Warta Ekonomi selaku pihak penyelenggara.

"Penghargaan ini sungguh menginspirasi dan menumbuhkan semangat kompetitif dalam menciptakan informasi yang positif dan citra yang baik kepada publik. Terima kasih," ungkap Menteri Jonan.

Tag: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35