Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:00 WIB. WeChat - WeChat butuh 7 tahun untuk jadi aplikasi super.
  • 20:58 WIB. Huawei - Huawei bikin asisten pintar penantang Amazon dan Google.
  • 20:49 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo resmi cabut izin frekuensi First Media, Bolt, dan Jasnita.
  • 16:25 WIB. Asus - Asus ZenBook Pro 15, laptop 2 layar seharga Rp36 juta.

Mandiri e-Money Dominasi 80% Industri Kartu Prabayar Nasional

Foto Berita Mandiri e-Money Dominasi 80% Industri Kartu Prabayar Nasional
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Jumlah kartu berlogo Mandiri e-Money yang beredar mencapai hampir 15 juta kartu. Per akhir Juli 2018, frekuensi transaksi finansial Mandiri e-money tercatat sebesar 703,4 juta transaksi dengan nilai sekitar Rp8 Triliun. Atas pencapaian tersebut, saat ini Mandiri e-money tercatat menguasai 80% industri kartu prabayar nasional. 

Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan untuk Mandiri e-Cash per akhir Juli 2018, tercatat sebanyak 4,9 juta user register Mandiri e-Cash dengan frekuensi transaksi finansial sebesar 2,8 Juta transaksi dan nominal transaksi sekitar Rp413 Miliar. 

"Semester I, transaksi Mandiri e-Cash sekitar Rp413 Miliar," katanya kepada wartawan di Kabupaten Bandung Barat, Jumat (24/8/2018).

Sementara itu, bank Mandiri bersama Kementerian Pariwisata tengah mengembangkan program destinasi wisata digital. Proyek percontohan destinasi wisata digital ini dilakukan di objek wisata Orchid Forest yang berlokasi di Lembang, Desa Cikole, kabupaten Bandung Barat.

Selain itu, Bank Mandiri bersama Kementerian Pariwisata juga telah melakukan kerjasama co-branding e-Money bertajuk Pesona Indonesia. 

Selanjutnya, Bank Mandiri  akan menyediakan infrastruktur berupa EDC untuk penerimaan pembayaran non tunai melalui kartu kredit, kartu debit, Mandiri e-Money, dan Mandiri e-Cash di daerah wisata.

Menurut Thomas, pada tahap awal proyek percontohan destinasi wisata digital ini, Bank Mandiri juga akan menyiapkan berbagai layanan keuangan untuk mendukung kemudahan transaksi wisatawan di Orchid Forest. 

Salah satunya dengan menyediakan infrastruktur berupa EDC untuk penerimaan pembayaran non tunai melalui kartu kredit, kartu debit, Mandiri e-Money dan Mandiri e-Cash. Kedepannya akan dikembangkan juga transaksi melalui e-Commerce.

“Kami akan kembangkan layanan pembayaran elektronik lainnya di lokasi wisata ini sehingga seluruh transaksi keuangan oleh wisatawan yang datang dapat dilakukan dengan pola cashless,” katanya.

Destinasi wisata digital merupakan destinasi pariwisata yang menggunakan transaksi cashless dimana di lokasi tersebut pengunjung akan melakukan pembayaran secara non tunai. 

Destinasi pariwisata yang dipilih adalah destinasi wisata yang unik dan fotogenik. Para pengunjung nantinya diharapkan bisa menikmati keindahan pemandangan alam, dan pada saat diunggah ke media digital atau media sosial (medsos) dapat terlihat fotogenik, atau yang sering disebut dengan istilah instagramable.

"Diharapkan dapat menarik perhatian pengunjung untuk datang ke lokasi destinasi wisata digital tersebut," ujarnya.

Adapun, Direktur Utama Orchid Forest Maulana Akbar atau yang biasa dipanggil Barry mengemukakan bahwa, uji coba destinasi wisata digital ini akan dimonitor dengan baik sehingga dapat terimplementasi dengan optimal. 

“Kami sendiri bangga dapat menjadi percontohan bagi destinasi-destinasi wisata yang lain untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata digital,” pungkasnya.

Tag: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35