Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:36 WIB. WIKA - Ada lima proyek potensial senilai total sekitar Rp9,23 triliun yang bisa digarap Wika di Aljazair.
  • 06:29 WIB. WIKA - WIKA tengah mengerjakan pembangunan 5.350 unit rumah susun di beberapa wilayah di Aljazair.
  • 06:25 WIB. WIKA - WIKA terlibat dalam beberapa proyek infrastruktur di Aljazair.
  • 06:20 WIB. ADHI - Konsorsium Adhi resmi mendapat persetujuan untuk membangun jalan tol prakarsa Solo-Yogyakarta-Kulonprogo.
  • 06:18 WIB. PII - Pada proyek Bandara Komodo, PII belum menentukan struktur penjaminan. 
  • 06:07 WIB. PII - PII siap memberi bantuan penyiapan proyek dan pendampingan transaksi untuk lima di sektor perhubungan.
  • 06:06 WIB. PPProp - PP Properti bidik penjualan Rp40 miliar dari pameran IPEX 2018.
  • 06:06 WIB. BTN - Penyaluran KPR iB kepada masyarakat melalui UUS BTN hingga akhir Agustus tercatat sebesar Rp15,08 triliun.
  • 06:00 WIB. APP - Angkasa Pura Propertindo masih akan terus melakukan ekpansi di bisnis properti.
  • 22:44 WIB. Suriah - Netanyahu: Israel akan Lanjutkan Serangan di Suriah.
  • 22:44 WIB. Israel - Indonesia desak PBB segera akhiri impunitas Israel.
  • 22:43 WIB. PBB - PBB berjanji libatkan generasi muda dalam pembangunan global.
  • 22:42 WIB. Tiongkok - China raup Rp94,3 triliun selama libur musim gugur.
  • 22:42 WIB. Rohingya - AS tuding Myanmar rencanakan pembunuhan massal Rohingya.
  • 22:42 WIB. Retno Marsudi - Menlu Retno: Peningkatan jumlah pasukan perdamaian perempuan jadi dibahas di PBB.

Bangun 120.000 Rumah, Himperra Sasar 3 Kelompok Ini

Foto Berita Bangun 120.000 Rumah, Himperra Sasar 3 Kelompok Ini
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kekurangan perumahan untuk rakyat berpenghasilan rendah (backlog) sebanyak 11,5 juta menjadi concern bersama antara pemerintah, pengembang, dan asosiasi. Salah satunya Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan rakyat (Himperra).

Pemerintah sendiri menargetkan bisa membangun satu juta rumah pertahun. Berbagai kemudahan bagi pengembang maupun konsumen pun diberikan, termasuk kebijakan zero down paymant, pelonggaran LTV, dan sebagainya. Dari sisi asosiasi, mereka terus berinisiatif untuk mengakselerasi pembangunan rumah bagi MBR.

Ketua Umum Himperra, Harry Endang Kawidjadja, menyatakan bahwa dengan jumlah anggota mencapai 1.600 pengembang di 31 provinsi, pihaknya akan membangun 100.000-120.000 perumahan dari total 220.000 perumahan dengan skema FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan) dan SSB (subsidi selisih bunga).

Pihaknya menyasar tiga kelompok, yakni masyarakat dengan UMP normal, masyarakat dengan UMP di bawah rata-rata, serta pekerja informal.

"Yang pertama, pekerja dengan UMP normal antara Rp2,6-4 juta perbulan. Namun sebenarnya beberapa daerah seperti Cirebon dan Karawang sudah menyentuh Rp4,2 juta per bulan. Jadi kami usulkan agar batas UMR di ketentuan MBR disesuaikan dengan batas PTKP Rp4,5 juta," katanya di Jakarta, Sabtu (25/8/2018).

Sasaran kedua, kelompok informal. Baru-baru ini pemerintah bekerja sama dengan Bank Dunia terkait pembiayaan perumahan berbasis korban yang jumlahnya hanya 50.000 unit di seluruh Indonesia. Skema seperti ini bisa diperluas mengingat pekerja informal berpotensi lebih besar dari pekerja formal.

Sasaran terakhir kelompok UMR berpenghasilan rendah. Misalnya pekerja di Sukabumi dengan UMR Rp2,1 juta perbulan, ini bisa disinergikan dengan perumahan swadaya. Dengan kepastian kemampuan menyicil yang lebih tinggi, seharusnya tidak terjadi kredit macet atau NPL dan seharusnya program ini diminati perbankan.

"Kita juga akan memberikan diklat atau pelatihan tentang bagaimana konsumen bisa mendapatkan dan membangun rumahnya. Karena faktanya selama ini melaksanakan akad itu susah, dari sisi kredit kami bantu supaya pengajuan kreditnya bisa lancar," pungkasnya.

Tag: Program Sejuta Rumah

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Mohamad Hamzah

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.77 3,951.21
British Pound GBP 1.00 19,615.75 19,420.30
China Yuan CNY 1.00 2,186.88 2,165.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,967.00 14,819.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,836.11 10,724.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.70 1,896.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,956.01 10,843.70
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,565.27 17,385.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,623.09 3,582.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,260.39 13,128.10

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5874.299 -7.921 602
2 Agriculture 1559.439 -8.071 20
3 Mining 1942.424 18.950 46
4 Basic Industry and Chemicals 799.490 -12.818 71
5 Miscellanous Industry 1231.155 10.426 45
6 Consumer Goods 2453.180 1.457 47
7 Cons., Property & Real Estate 417.837 -2.637 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1015.005 3.459 69
9 Finance 1061.250 -2.002 91
10 Trade & Service 817.631 -3.451 145
No Code Prev Close Change %
1 PANI 476 595 119 25.00
2 PKPK 140 175 35 25.00
3 DIGI 825 1,030 205 24.85
4 INAF 4,020 4,970 950 23.63
5 NIKL 2,830 3,480 650 22.97
6 SIMA 119 144 25 21.01
7 SHID 2,800 3,300 500 17.86
8 PNSE 665 770 105 15.79
9 LPLI 151 174 23 15.23
10 JPRS 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 ABMM 2,100 1,680 -420 -20.00
2 LPIN 1,205 1,015 -190 -15.77
3 ERTX 137 120 -17 -12.41
4 KPAL 496 436 -60 -12.10
5 SONA 5,950 5,500 -450 -7.56
6 VRNA 107 99 -8 -7.48
7 MTDL 775 720 -55 -7.10
8 PTSN 318 296 -22 -6.92
9 LMSH 690 645 -45 -6.52
10 ICON 93 87 -6 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 210 214 4 1.90
2 BMTR 420 418 -2 -0.48
3 KPIG 690 680 -10 -1.45
4 PKPK 140 175 35 25.00
5 NUSA 182 171 -11 -6.04
6 TKIM 14,000 13,500 -500 -3.57
7 BBRI 3,010 3,030 20 0.66
8 BHIT 90 89 -1 -1.11
9 BCAP 300 296 -4 -1.33
10 MEDC 815 890 75 9.20