Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:28 WIB. Rokok - San Francisco melarang rokok elektrik (e-cigarettes).
  • 08:17 WIB. ADHI - Adhi Karya mengantongi dana segar dari penerbitan obligasi senilai Rp1,02 triliun.
  • 07:44 WIB. Perang Dagang - Micron Technology, pembuat memory chips asal AS, masih nekat mengirim barang ke Huawei.
  • 07:33 WIB. Gold - Emas naik 10% sepanjang Juni, melewati US$14.000 sejak Agustus 2013.
  • 07:24 WIB. Minyak - U.S. crude futures turun 7 sen menjadi  US$57.83 per barel.
  • 07:21 WIB. Minyak - Benchmark Brent crude futures naik 19 sen  menjadi US$65.05 per barel.
  • 06:41 WIB. PPRO - PT PP Properti masih berfokus pada proyek TOD di dekat stasiun Juanda.
  • 06:38 WIB. Energi - Adaro Power memulai pilot project PLTS di wilayah Papua.
  • 06:12 WIB. BUMN - Menteri Rini menyebutkan BUMN ekspansi ke Laos.
  • 22:58 WIB. Perang Dagang - India menawarkan diri jadi sentra industri pengganti China.
  • 22:02 WIB. China - China Mobile anggarkan US$4 miliar untuk modal pengembangan jaringan 5G.
  • 21:28 WIB. Grab - Grab investasi ke startup Inggris, Splyt.

BI dan Perbankan Sulsel Gencar Perkenalkan GPN

BI dan Perbankan Sulsel Gencar Perkenalkan GPN - Warta Ekonomi
WE Online, Makassar -

Bank Indonesia (BI) bersama perbankan lingkup Sulsel terus melakukan kampanye Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Langkah bank sentral dan perbankan juga mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota lingkup Sulsel. 

Kepala Kantor Perwakilan BI Sulsel, Bambang Kusmiarso, mengatakan berbagai rangkaian kampanye untuk memperkenalkan GPN telah dilaksanakan di wilayahnya. Mulai dari launching dan kampanye hingga penukaran kartu debit/ATM berlogo GPN di kantor pemerintahan. Upaya serupa akan terus dioptimalkan. 

"Kampanye GPN akan terus dilaksanakan untuk mencapai target nasional 30% dari total kartu debit/ATM pada akhir Desember 2018. Olehnya itu, diperlukan kerjasama seluruh pihak untuk mengkampanyekan penukaran kartu berlogo GPN," kata Bambang, di Makassar. 

Menurut dia, upaya memperkenalkan GPN terus dilakukan agar masyarakat tahu manfaatnya. Melalui implementasi GPN, masyarakat Sulsel tidak perlu memiliki banyak kartu untuk bertransaksi. Infrastruktur pemrosesan pembayaran (EDC) juga dapat disebar lebih merata sehingga meningkatkan efisiensi waktu dan biaya serta keamanan data lebih terjaga. 

Secara umum, Bambang bahkan menyebut ada enam manfaat dari GPN. Pertama, dapat digunakan untuk bertransaksi di semua mesin EDC di seluruh Indonesia. Kedua, tidak dikenakan biaya merchant. Ketiga, tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar dan keempat, meningkatkan perlindungan konsumen dengan pengamatan data transaksi nasabah. 

Selanjutnya, manfaat kelima berupa penurunan biaya pemrosesan data sehingga biaya administrasi lebih murah dan keenam, meningkatkan kemandirian SP nasional, khususnya sebagai tulang punggung dukungan pemerintah, antara lain untuk bansos non-tunai, e-toll dan transportasi publik. 

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto, turut memberikan dukungan atas inovasi sistem pembayaran tersebut. Ia mengatakan di Kota Makassar itu bahkan turut mempromosikan kartu debit/ATM berlogo GPN. Ia mengimbau jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk mengganti kartu debit lamanya dengan kartu debit baru berlogo GPN. 

Danny mengajak para aparatur sipil negara atau ASN, tenaga kontrak, pihak RT/RW, penasihat wali kota dan LPM untuk menggunakan kartu debit berlogo GPN yang memiliki banyak manfaat. "Kita semua menyadari, bahwa aktivitas ekonomi sehari-hari tidak lepas dari transaksi dengan menggunakan alat pembayaran, baik tunai maupun non tunai," pungkasnya. 

Tag: Gerbang Pembayaran Nasional

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.76 3,750.60
British Pound GBP 1.00 18,120.74 17,938.24
China Yuan CNY 1.00 2,071.89 2,051.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,209.00 14,067.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,897.99 9,796.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,820.08 1,801.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,505.73 10,399.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.63 16,042.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,430.47 3,393.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,264.56 13,128.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6320.445 31.980 636
2 Agriculture 1462.734 12.139 21
3 Mining 1729.467 84.267 46
4 Basic Industry and Chemicals 773.084 8.727 71
5 Miscellanous Industry 1274.058 -1.017 47
6 Consumer Goods 2405.119 3.777 52
7 Cons., Property & Real Estate 486.531 -1.769 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1191.003 6.146 74
9 Finance 1291.358 1.492 90
10 Trade & Service 802.181 3.053 159
No Code Prev Close Change %
1 INDY 1,335 1,675 340 25.47
2 POSA 360 450 90 25.00
3 SMBR 875 1,090 215 24.57
4 ALKA 360 438 78 21.67
5 KONI 376 448 72 19.15
6 INPP 760 880 120 15.79
7 KIOS 635 735 100 15.75
8 KICI 268 310 42 15.67
9 GOLD 438 500 62 14.16
10 HRUM 1,395 1,590 195 13.98
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 468 352 -116 -24.79
2 HDFA 168 136 -32 -19.05
3 BRAM 10,000 8,100 -1,900 -19.00
4 YULE 181 161 -20 -11.05
5 ARTA 460 410 -50 -10.87
6 PGLI 476 430 -46 -9.66
7 PYFA 188 170 -18 -9.57
8 NICK 270 246 -24 -8.89
9 WIIM 252 230 -22 -8.73
10 MAYA 7,000 6,425 -575 -8.21
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,615 1,835 220 13.62
2 INDY 1,335 1,675 340 25.47
3 ANTM 795 845 50 6.29
4 PTBA 2,880 3,060 180 6.25
5 MNCN 1,000 985 -15 -1.50
6 SMBR 875 1,090 215 24.57
7 BBRI 4,310 4,330 20 0.46
8 TAMU 500 520 20 4.00
9 JPFA 1,495 1,520 25 1.67
10 ADRO 1,245 1,330 85 6.83