Portal Berita Ekonomi Rabu, 14 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:20 WIB. Narasi TV - Narasi TV jalin kerja sama strategis dengan GDP dan Go-Jek.
  • 06:01 WIB. XL - XL resmikan X-Camp, laboratorium IoT terlengkap di Indonesia.
  • 05:56 WIB. SMS - Pemerintah sedang siapkan prosedur pemblokiran SMS spam.
  • 05:55 WIB. Tiongkok - Tiongkok rekrut 31 anak jenius untuk kembangkan senjata berbasis AI.
  • 05:52 WIB. Twitter - Twitter bakal kedatangan fitur edit cuitan.
  • 05:51 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo ancam cabut izin First Media dan Bolt pada 17 November.
  • 05:49 WIB. DNS - Aplikasi DNS Cloudflare kini tersedia di Android dan iOS.

Begini Kata OJK Soal Kericuhan RUPST TPS Food

Foto Berita Begini Kata OJK Soal Kericuhan RUPST TPS Food
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK ) menyatakan bahwa pihaknya akan melihat hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT TPS Food Tbk (AISA) yang berakhir ricuh. Meskipun akhir dari kekisruhan itu membuat saat ini berada Kementerian Hukum dan HAM. 

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II  Fakhri Hilmi menyatakan, pihaknya tidak dalam posisi menyatakan RUPST sah atau tidak. Hanya saja, pihaknya melihat keterbukaan informasi, kuorum atau tidak, dan apakah agenda sudah sesuai dengan yang diajukan ke OJK.

"RUPS itu forum tertinggi dalam pengambilan keputusan, jadi aturan OJK untuk melindungi investor," katanya, di Jakarta, Senin (27/8/2018).

Ia mengemukakan jika hasil RUPST harus disampaikan kepada OJK selang dua hari setelah RUPST dan satu bulan setelahnya harus disampaikan pada Kementerian Hukum dan HAM.

"Di Kemenkumham itu nanti ditetapkan hasilnya, dicatatkan di Kemenkumham," jelasnya.

Sebelumnya, Direksi AISA pimpinan Joko Mogoginta menggugat atas perbuatan melakukan hukum terhadap Komisaris Utama AISA, Anton Apriyanto, Kang Hongkie, Hengky Koestanto, dan Jaka Prasetya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 20 Agustus 2018.

Gugatan itu dilayangkan karena beredar pengumuman pergantian Dewan Direksi AISA. Joko Mogoginta selaku Direktur Utama TPS Food sudah menyatakan, keputusan tersebut tidak sah dari sisi hukum dan tidak sesuai dengan hasil RUPST tertanggal 27 Juli 2018 lalu, sehingga keputusan rapat Dewan Komisaris tidak sesuai dengan keputusan RUPST.

Menurut Joko, hasil keputusan RUPST TPS Food 27 Juli 2018 telah memberhentikan Dewan Direksi Stefanus Joko Mogoginta, Budhi Istanto Suwito, dan Hendra Adisubrata sebagai Direktur Perseroan terhitung tanggal diadakannya RUPST. Kewenangan telah berakhir sejak RUPST dan tidak bertanggung jawab atas setiap tindakan yang diambil Dewan Direksi.

Bahkan, hasil keputusan yang disampaikan tidak ada satu kalimat pun yang menyatakan bahwa Komisaris telah mengambil keputusan, melainkan Dewan Komisaris hanya menginterpretasi ulang hasil RUPST pada 27 Juli 2018.

Melihat kembali kisruh pada RUPST lalu, dikarenakan dua hal, yaitu perhitungan suara yang tidak sesuai, sehingga mengakibatkan silang pendapat antara pihak Trophy 2014 Investor Limited dan Primanex Limited. Ditambah, poin agenda RUPST ke-4 tentang perubahan Direksi yang diganti oleh Jaka Prasetya selaku Komisaris TPS Food.

Dua silang pendapat tersebut telah diintepretasikan Dewan Komisaris dan diragukan kebenarannya, sehingga harus kembali kepada berita acara.

Adapun berita acara yang diberikan Notaris tidak pernah ada keterangan yang jelas mengenai voting pergantian Direksi karena pimpinan rapat tidak pernah melakukan hal tersebut, melainkan hanya melakukan voting dari usulan Jaka Prasetya.

Tag: PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.56 3,951.00
British Pound GBP 1.00 19,257.62 19,065.73
China Yuan CNY 1.00 2,149.82 2,128.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,969.00 14,821.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,753.73 10,642.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.02 1,892.05
Dolar Singapura SGD 1.00 10,824.35 10,713.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,814.68 16,646.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,569.15 3,530.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,166.51 13,032.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5835.198 58.145 615
2 Agriculture 1443.790 -27.403 20
3 Mining 1861.322 11.301 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.011 4.484 71
5 Miscellanous Industry 1341.419 17.562 45
6 Consumer Goods 2278.563 23.314 49
7 Cons., Property & Real Estate 414.177 3.741 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1059.066 3.668 71
9 Finance 1103.474 16.174 90
10 Trade & Service 799.263 8.563 150
No Code Prev Close Change %
1 SOSS 1,000 1,250 250 25.00
2 TCPI 7,550 8,925 1,375 18.21
3 IBFN 254 300 46 18.11
4 MYOH 970 1,100 130 13.40
5 DEAL 250 282 32 12.80
6 TIRA 140 157 17 12.14
7 TNCA 175 196 21 12.00
8 ABMM 2,020 2,260 240 11.88
9 DYAN 81 90 9 11.11
10 LPPS 86 95 9 10.47
No Code Prev Close Change %
1 BBLD 500 402 -98 -19.60
2 BAYU 2,210 1,950 -260 -11.76
3 GSMF 113 101 -12 -10.62
4 ALMI 350 318 -32 -9.14
5 HDFA 134 122 -12 -8.96
6 PGLI 214 195 -19 -8.88
7 SATU 137 125 -12 -8.76
8 KPAL 414 380 -34 -8.21
9 ERTX 139 128 -11 -7.91
10 SIMA 104 96 -8 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 86 95 9 10.47
2 HMSP 3,300 3,300 0 0.00
3 TLKM 3,860 3,830 -30 -0.78
4 PTBA 4,420 4,650 230 5.20
5 SMCB 1,905 1,985 80 4.20
6 KPAS 472 498 26 5.51
7 UNVR 39,375 39,950 575 1.46
8 BBCA 23,700 24,075 375 1.58
9 PGAS 2,070 2,070 0 0.00
10 ADRO 1,510 1,515 5 0.33