Portal Berita Ekonomi Minggu, 24 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:55 WIB. Pinterest - Pinterest siap melantai di Bursa AS tahun ini.
  • 12:54 WIB. Satelit - Satelit pertama Indonesia bernilai Rp3,5 triliun.
  • 12:53 WIB. NASA - NASA perringatkan SpaceX dan Boeing terkait misi luar.
  • 12:33 WIB. Messi - Messi panen sanjungan di media sosial.
  • 12:06 WIB. Apple - Bangkitkan penjualan iPhone, Apple beri cicilan tanpa bunga.
  • 09:55 WIB. Realme - Realme 3 meluncur perdana di India.
  • 09:54 WIB. Xiaomi - Xiaomi berambisi kuasai Eropa.

Indonesia Dipercaya Bantu Kemandirian Produksi Vaksin Negara OKI

Foto Berita Indonesia Dipercaya Bantu Kemandirian Produksi Vaksin Negara OKI
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Indonesia dipercaya untuk berbagi pengetahuan mengenai produksi vaksin kepada Maroko dan Tunisia dalam program “Strengthening Indonesia-Morocco–Tunisia Development Cooperation Through Reverse Linkage (RL) Program” yang akan dilaksanakan tanggal 27-30 Agustus 2018, di Jakarta dan Bandung.

Kegiatan RL ini terselenggara atas kerjasama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional-PPN /BAPPENAS bekerjasama dengan Badan POM ; Kementerian Kesehatan dan Bio Farma melalui program Reverse Linkage dengan Islamic Development Bank (ISDB). 

Program yang diikuti perwakilan dari Kementerian Kesehatan Tunisia, Institute Pasteur de Tunis, Direktorat obat dan Farmasi Kementerian Kesehatan Maroko, Insitute Pasteur du Maroc, Badan Kefarmasian (Agence Marocaine d’Industrie Pharmaceutique) Maroko”. Dibuka pada Senin, 27 Agustus 2018, dengan bertemu langsung Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang P. S. Brodjonegoro didampingi M. Rahman Roestan, Direktur Utama Bio Farma. 

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Kerjasama Selatan-Selatan Triangular, yang inti dari kerjasama ini adalah, Indonesia akan memberikan pengetahuan, pengalaman dan bantuan teknis, kepada negara anggota IsDB dan OKI, seperti Tunisia dan Maroko yang hadiri disini untuk sharing pengetahuan mengenai produksi vaksin.

"Kebetulan Bio Farma sudah ditentukan sebagai salah satu leading institution untuk pembuatan vaksin untuk negara anggota OKI," kata Bambang dalam keterangan resmia di Bandung, Senin (27/8/2018).

Bambang menambahkan, Maroko dan Tunisia ingin belajar vaksin ke Bio Farma, yang dapat meningkatkan kesehatan di negara tersebut, atau negara anggota OKI lainnya

Pertemuan dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas dan jajarannya, juga akan dipaparkan materi mengenai kebijakan pengembangan kesehatan di Indonesia, begitupun sharing mengenai kebijakan kesehatan dan farmasi di Maroko.

Dilanjutkan dengan materi dan kunjungan ke Badan POM serta Kementerian Kesehatan. Sedangkan pada Selasa, 28 Agustus 2018, bertempat di kawasan Bio Farma di Bandung, akan disampaikan paparan dari Dirut Bio Farma tentang strategi penyediaan vaksin untuk kebutuhan nasional dan global. 

Seperti diketahui, Maroko dan Tunisia merupakan anggota dari organisasi kerjasama Islam (OKI), sehingga jangka panjang perlu mempersiapkan diri untuk kemandirian produksi vaksin di negara anggota OKI, mereka tertarik untuk meningkatkan kemampuannya dalam pengembangan vaksin untuk memenuhi kebutuhan vaksin domestik dinegaranya. 

"Indonesia dan IsDB melalui Program Reverse Linkage berkomitmen untuk mendukung pengembangan Maroko dan Tunisia di sektor Farmasi” tambah Rahman. 

“Saat ini Bio Farma sebagai produsen vaksin yang kompetensi dan keahlian Indonesia dalam produksi vaksin telah diakui oleh Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pada bulan Desember 2017, Konferensi Menteri Kesehatan ke-6 OKI di Jeddah telah mengesahkan status Indonesia sebagai Pusat Keunggulan pada Produk Vaksin dan Bio-teknologi atau “Center of Excellence on Vaccine and Bio-technology Product”. 

Sebagai negara yang leading dalam memproduksi vaksin, Indonesia sangat berkomitmen untuk membantu negara-negara berkembang lainnya untuk meningkatkan kemampuannya dalam bidang pengembangan vaksin. 

Pemerintah Indonesia dan Islamic Development Bank (IsDB) telah mengadopsi “Strategi Kemitraan Negara Anggota” (Member Country Partnership Strategy-MCPS) 2016-2020 sebagai sarana terjalinnya kerjasama antara IsDB dan Indonesia sebagai negara anggota. 

Salah satu pilar dukungan utama untuk mengimplementasikan MCPS adalah program Reverse Linkages, yaitu kegiatan kerjasama pengembangan yang difasilitasi oleh IsDB, dimana para anggota negara-negara menjadi peserta dan secara langsung menjadi perwakilan, dalam berbagi keahlian, pengetahuan, pengalaman investasi, pengalaman sukses, praktik terbaik, untuk mengatasi kendala pengembangan dengan memanfaatkan peluang yang sangat langka di negara-negara IsDB lainnya dalam sinergi yang saling menguntungkan pada 27 Desember 2017. 

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS dan Presiden IsDB menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk melaksanakan program Reverse Linkages dimana Indonesia setuju untuk terlibat dalam 13 bidang kerjasama. Berdasarkan inisiatif dan program yang sukses dari Pemerintah Indonesia dan sejalan dengan kebutuhan negara-negara anggota IsDB yang paling mendesak, salah satu bidang yang telah diidentifikasi khususnya dalam pengembangan vaksin yang kerjasamanya melalui Program RL dimaksudkan untuk meningkatkan kemandirian, ketersediaan.

"Selain itu, meningkatkan peluang lebih lanjut bagi kerjasama ekonomi melalui pertukaran pengetahuan, keahlian, dan teknologi yang relevan," pungkasnya.

Tag: Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Biofarma

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93