Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Bukalapak Tak Tertarik Jual Saham ke Publik

Foto Berita Bukalapak Tak Tertarik Jual Saham ke Publik
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perusahaan rintisan (startup) asal Indonesia, Bukalapak menyatakan bahwa tujuan perusahaan saat ini bukan untuk menjadi perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Head of Financial & Payment Services Bukalapak Destya Danang Pradityo mengatakan, niat untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) ini harusnya ditanyakan ke sang pemilik, Achmad Zaky.

"Kalau pertanyaan ini bisa ditanyakan langsung ke Mas Zaky atau Mas Fajri sebagai founder. Tapi intinya gini, untuk founder, IPO ini bukan journey, bukan tujuannya, bukan goal," katanya saat ditemui Warta Ekonomi di Jakarta, Senin (27/8/2018).

Ia mengungkapkan jika tujuan utama perseroan membantu masyarakat dengan memanfaatkan ekonomi digital di Tanah Air. 

"Tapi apa yang bisa sumbangkan, apa yang bisa kami berikan dalam mengembangkan ekonomi digital bagi masyarakat," jelasnya.

Pasalnya, hingga saat ini perusahaan startup berstatus unicorn ini masih berkubang di zona rugi. Di mana pendapatan yang selama ini didapatkan hanya untuk memperkuat marketplace Bukalapak, sehingga keuntungan perusahaan tidak begitu baik.

"Kami saat ini hanya fokus untuk memperluas marketplace, jadi pendapatan yang didapat selama ini hanya untuk 'ngegedein' pasar," katanya.

Padahal, BEI tengah menyiapkan tiga alternatif persyaratan bagi startup untuk melantai di bursa. Alternatif itu adalah Net Tangible Asset (NTA) minimal harus Rp5 miliar, kapitalisasi pasar, dan pendapatan. Jadi, perusahaan yang masih berkembang bisa IPO.

Tag: Bursa, Bukalapak

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rosmayanti

Foto: Bukalapak

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing