Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:06 WIB. ADHI - Target harga saham ADHI berada pada level Rp3.000 per saham.
  • 06:04 WIB. ADHI - Analis menilai bahwa pertumbuhan laba bersih yang dibukukan ADHI pada kuartal III/2018 menjadi yang tertinggi dalam rerata 5 tahun terakhir.
  • 06:01 WIB. Mandiri - Mandiri menyarankan pemerintah meningkatkan porsi pendapatan di luar komoditas misalnya manufaktur.
  • 06:00 WIB. Mandiri - Bank Mandiri masih menyalurkan KPR di beberapa daerah dengan jumlah terbatas.
  • 21:00 WIB. WeChat - WeChat butuh 7 tahun untuk jadi aplikasi super.
  • 20:58 WIB. Huawei - Huawei bikin asisten pintar penantang Amazon dan Google.
  • 20:49 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo resmi cabut izin frekuensi First Media, Bolt, dan Jasnita.

Begini Penjelasan Bos PGN Mengenai Akuisisi Pertagas

Foto Berita Begini Penjelasan Bos PGN Mengenai Akuisisi Pertagas
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) bakal mengakuisisi saham anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertagas. Emiten dengan kode sama PGAS ini akan menguasai 51% saham Pertagas.

Direktur Utama PGN, Jobi Triananda Hasjim mengungkapkan jika perseroan memutuskan untuk mengambil alih 51% saham Pertagas. Keputusan tersebut dilakukan karena perseroan masih memiliki banyak proyek lain yang diselesaikan. Sehingga tak hanya fokus ke aksi korporasi akuisisi.

"Kenapa PGN hanya ambil 51%? Karena kami masih butuh banyak dana untuk pengembangan infrastruktur energi. Kami tak mau (dananya) habis hanya untuk akuisisi Pertagas. Tapi, proses akuisisinya sudah ditandatangani pada 29 Juni 2018 lalu. Dan PGN jadi perusahaan pengendali sebanyak 51% dengan nilai akuisisi Rp16 triliun," katanya, di Jakarta, Senin (27/8/2018).

Pasalnya, Jobi menyebutkan, perseroan membutuhkan dana untuk pengembangan proyek infrastruktur di wilayah Indonesia Timur. Apalagi di Papua akan ada Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Jadi kami butuh dana besar supaya banyak pembangkit di remote area, seperti Papua. Dan di sana tak mungkin dipasok oleh batu bara, tapi gas, makanya lebih mahal," ucapnya.

Sementara itu, untuk pembayaran akuisisi Pertagas, ia menuturkan bahwa pembayaran pertama akan dilaksanakan pada akhir September mendatang. Lalu, 50% lagi bakal dibayarkan pada akhir semester I-2019 nanti.

"Untuk dana pembayaran tahap satu ini, kami anggarkan dari kas perseroan dan akan dibayarkan di akhir September nanti," jelasnya.

Namun, pembayaran yang dilakukan pada semester I-2019 perseroan, dana belum diketahui akan berasal dari mana.

"Kami masih mengkaji alternatif pendanaannya. Skemanya belum bisa dibocorkan terlebih dahulu, masih dalam kajian internal," terangnya.

Sekadar informasi, pembelian saham Pertagas oleh PGN termasuk dalam proses holding BUMN migas, di mana PGN saat ini menjadi anak usaha Pertamina dengan kepemilikan 56,97% di PGN.

Kinerja perseroan sendiri hingga semester I-2018 masih tumbuh positif. Dari sisi raihan, laba meroket 191,8% secara year on year (yoy), yaitu dengan torehan laba menjadi US$145,94 juta atau lebih dari Rp2 triliun dari sebelumnya yang hanya US$50 juta

Tag: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), PT Pertamina Gas (Pertagas)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rosmayanti

Foto: Setkab.go.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35