Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:23 WIB. Bursa - Bakrie and Brothers konversikan utang sebesar Rp9,38 triliun menjadi 146,62 juta saham baru.
  • 14:23 WIB. Perbankan -  Bank QNB Indonesia targetkan menjadi bank terbesar di Timur Tengah, Afrika dan Asia Tenggara (MEASEA) di tahun 2020. 
  • 14:20 WIB. Kopi - Produksi kopi robusta Provinsi Lampung pada tahun ini diperkirakan mencapai 104.716 ton.
  • 14:18 WIB. Kopra - Harga kopra di Malut saat ini berada di bawah Rp3.000/Kg.
  • 14:17 WIB. Kopra - Disperindag Maluku Utara Malut menyediakan sejumlah skema untuk mengatasi anjloknya harga kopra di tingkat petani.
  • 14:16 WIB. Defisit - Bulog: defisit pasokan beras di Riau terjadi karena kebutuhan lebih tinggi dibandingkan produksi regional yang justru mengalami penurunan.
  • 14:16 WIB. Mandiri - Mandiri sedang menjajaki opsi private cloud untuk mengantisipasi kenaikan transaksi mobile banking.
  • 14:15 WIB. Industri - Indonesia mempromosikan industri kelapa sawit berkelanjutan lewat program Regular Oil Palm Course 2018.
  • 14:14 WIB. Irigasi - Pemkab Kulon Progo mengalokasikan anggaran pembangunan jaringan irigasi 2019 sebesar Rp22,967 miliar.
  • 14:13 WIB. Industri - LSM Internasional Greenpeace dinilai merugikan ekonomi Indonesia di pasar global, pelaku usaha sawit minta pemerintah tegas.
  • 14:11 WIB. Bulog - Bulog Subdivisi Regional Banyumas berupaya mengantisipasi lonjakan harga beras di pasaran dengan terus melaksanakan GSHP.
  • 14:10 WIB. KUBe - Pemkab Bangka menyerahkan bantuan alat tangkap serta sarana prasarana penangkapan ikan kepada KUBe.
  • 14:08 WIB. Pasar - Provinsi Lampung diminta oleh pemerintah pusat untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasar internasional.
  • 14:07 WIB. Semen - Harga semen di Sigi saat ini Rp70.000/sak.
  • 14:06 WIB. CPO - DPR minta pemerintah menurunkan pungutan ekspor sawit untuk mendongkrak harga TBS dan meningkatkan daya saing ekspor CPO.

PP Presisi Optimis Target Pendapatan Tahun Ini Bakal Tercapai

Foto Berita PP Presisi Optimis Target Pendapatan Tahun Ini Bakal Tercapai
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT PP Presisi Tbk (PPRE), perusahaan konstruksi terintegrasi berbasis alat berat ini optimis bisa mencapai target kinerja yang telah dicanangkan. Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp4,9 triliun di akhir tahun ini. 

Direktur Keuangan PT PP Presisi Tbk, Benny Pidakso, mengungkapkan bahwa target pendapatan PPRE tahun 2018 sebesar Rp4,9 triliun masih akan tercapai, mengingat emiten konstruksi mencatat pendapatan terbesar pada semester II setiap tahunnya. 

Perseroan semester pertama ini memang baru membukukan pendapatan senilai Rp1,33 triliun atau 27% dari target sepanjang tahun ini.

“Ini hal yang wajar pada industri konstruksi yang memiliki siklus pendapatan yang membesar di kuartal keempat,” ucapnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Namun, Benny menyebut bila pendapatan Rp1,33 triliun di semester pertama 2018 tumbuh 360% jika dibandingkan pendapatan di periode yang sama tahun sebelumnya. dari Semester I 2017 Rp290 miliar. Pertumbuhan ini tertinggi dibandingkan emiten konstruksi lainnya, termasuk pemegang saham mayoritasnya, PT PP (Persero) Tbk maupun BUMN Konstruksi lainnya.

Dimana, Segmen pendapatan yang berkontribusi paling besar adalah pekerjaan sipil mencapai sekitar 76% dari total pendapatan. 

Sementara itu, laba bersih tumbuh 418% menjadi Rp146,13 miliar di enam bulan pertama tahun 2018 dari sebelumnya Rp28,17 miliar.

"Dengan pencapaian kinerja keuangan perseroan yang sangat baik, tentunya ini menguntungkan bagi investor kami," pungkas Benny.

 

Tag: PT PP Presisi Tbk (PP Presisi)

Penulis: Redaksi

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35