Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:31 WIB. Fortnite - Fortnite raih pendapatan Rp34 triliun di 2018, lebih tinggi dari PUBG.
  • 08:30 WIB. WhatsApp - Pasang stiker di WhatsApp bakal bisa lewat keyboard Google.
  • 07:19 WIB. Facebook - Facebook luncurkan fitur petisi online.
  • 07:17 WIB. Youtube - Youtube larang video challenge dan prank yang berbahaya.
  • 07:16 WIB. AS - Parlemen AS rancang RUU larangan penjualan komponen ke ZTE dan Huawei.
  • 07:13 WIB. Apple - Perselisihan Apple dan Qualcomm ternyata gara-gara software.
  • 06:30 WIB. WeChat - WeChat kabarnya segera ekspos pengutang di China.
  • 06:19 WIB. Netflix - Pelanggan Netflix tembus 139 juta.
  • 06:17 WIB. Apple - Apple obral murah iPhone SE, harganya lebih murah dari Pocophone.

Aksi Ambil Untung, Harga Minyak Turun Tipis

Foto Berita Aksi Ambil Untung, Harga Minyak Turun Tipis
Warta Ekonomi.co.id, New York -

Harga minyak turun pada akhir perdagangan, Rabu (29/8/2018) pagi WIB, karena beberapa investor mengambil keuntungan dari kenaikan kuat baru-baru ini, tetapi penurunannya dibatasi setelah perjanjian perdagangan AS-Meksiko yang meredakan kekhawatiran tentang ketegangan kedua negara.

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman Oktober turun 0,34 dolar AS menjadi menetap di 68,53 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober, kehilangan 0,26 dolar AS menjadi 75,95 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Patokan global menyentuh 76,97 dolar AS pada awal sesi, tertinggi sejak 11 Juli.

Pekan lalu Brent mencatat kenaikan 5,6%, sementara WTI meningkat 4,3%.

"Pasar sedang mengalami koreksi," kata Phillip Streible, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Harga minyak memperpanjang penurunan tipis dalam perdagangan pasca-penyelesaian, setelah kelompok industri American Petroleum Institute (API) mengatakan bahwa persediaan minyak mentah AS naik tak terduga 38.000 barel pekan lalu menjadi 405,7 juta barel.

Padahal, para analis memperkirakan penurunan 686.000 barel. Data stok mingguan resmi akan dirilis pada pukul 10.30 waktu setempat (14.30 GMT).

Berita bahwa para pekerja di anjungan minyak Total Laut Utara tidak lagi berencana untuk mogok pada 3 September juga membebani pasar.

Namun demikian, kerugian dibatasi oleh berita pada Senin (27/8) bahwa Amerika Serikat dan Meksiko setuju untuk merombak Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

"Ini membuka jalan bagi industri energi di kedua negara untuk hidup berdampingan lebih bebas, dan itu akan bagus untuk permintaan," Bob Yawger, direktur berjangka Mizuho di New York, mengatakan.

Para perunding perdagangan utama Kanada bergabung dengan rekannya dari Meksiko dan AS di Washington pada Selasa (28/8) dalam upaya tetap menjadi bagian dari perjanjian trilateral.

Harga minyak juga mendapat dukungan dari temuan komite pemantauan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), bahwa negara-negara termasuk Rusia yang berpartisipasi dalam kesepakatan pengurangan produksi telah terus meningkatkan produksi, tetapi pada kecepatan yang lebih moderat daripada yang diperkirakan.

Investor lebih yakin bahwa pasokan akan gagal memenuhi permintaan dalam beberapa bulan mendatang, yang tercermin dari penyempitan dalam diskon, atau spread, antara kontrak berjangka Brent Oktober dan November menjadi sekitar 33 sen AS per barel, setengah dari sebulan yang lalu.

Penyuling independen China telah meningkatkan pembelian minyak asing mereka, setelah kembali dari pemeliharaan musim panas yang panjang untuk bersiap-siap menghadapi peningkatan permintaan bahan bakar musim dingin.

Sementara itu, ekspor minyak mentah dan kondensat Iran pada Agustus diperkirakan turun di bawah 70 juta barel untuk pertama kalinya sejak April 2017, jauh di depan 4 November untuk putaran kedua sanksi-sanksi ekonomi AS.

"Sementara sanksi Iran tetap layak untuk tanda centang bullish, kami tidak memperkirakan adanya berita utama baru yang mampu mengayunkan faktor ini lebih jauh ke dalam kolom bullish," kata Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates, dalam sebuah catatan seperti dilansir Reuters.

Tag: Minyak

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Reuters/Fabian Bimmer

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56