Portal Berita Ekonomi Jum'at, 16 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:34 WIB. First Media - Ancaman pemerintah tak pengaruhi internet kabel First Media.
  • 07:33 WIB. Indosat - Jaringan lelet, Indosat berkilah tengah migrasi.
  • 07:33 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo lawan putusan soal Bolt ke Mahkamah Agung.
  • 07:32 WIB. Internux - Internux sudah gugat Kemenkominfo ke PTUN sejak Oktober.
  • 22:40 WIB. PP - PT PP menunjukkan penurunan harga terbesar secara year to date sebesar 42,99%.
  • 22:38 WIB. BUMN - Data BEI menunjukkan sepanjang 2018 indeks IDX BUMN 20 menurun sebesar 10,98%.
  • 22:33 WIB. Randi Anto - Dirut Jamkrindo, Randi Anto, terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Himppara.
  • 22:32 WIB. BUMN - Holding BUMN Sektor Perumahan & Pengembangan Kawasan akan membuat proyek berupa Mega Township.
  • 22:30 WIB. Barata - Barata Indonesia mendapatkan kontrak untuk mengerjakan proyek PLTM Sisira di Parlilitan, Sumut.
  • 22:27 WIB. PLN - PLN menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik proyek PLTA Merangin dengan PT Kerinci Merangin Hidro.
  • 22:25 WIB. BNI - BNI Makassar menyalurkan kredit usaha rakyat Rp650 miliar di Sulawesi Selatan per November 2018.

Krakatau Steel Tambah Kapasitas Air Bersih Industri

Foto Berita Krakatau Steel Tambah Kapasitas Air Bersih Industri
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Krakatau Tirta Industri (PT KTI) yang bergerak di bidang pengolahan air baku industri, meresmikan proyek Bendung Cipasauran dan WTP Cidanau yang berlokasi di Cipasauran, Serang, Banten.

Menurut Direktur Utama Krakatau Tirta Industri Agus Nizar Vidiansyah, dengan beroperasinya Bendung Cipasauran dan WTP Cidanau ini, kapasitas air industri Perseroan meningkat 40% yang semula 1.800 lps menjadi 2.400 lps. Proyek ini merupakan bentuk sinergi BUMN antara Krakatau Steel, PT Adhi karya (Persero) Tbk yang bertindak sebagai kontraktor, dan PT Yodya Karya sebagai pengawas proyek.

"Wilayah Banten dikaruniai tiga titik reservoar sebagai penyangga kebutuhan air untuk masyarakat. Kami di industri berusaha menahan air selama mungkin di permukaan sebelum sampai ke laut lepas dengan cara mengolahnya untuk disalurkan kembali ke industri dan masyarakat," jelas Agus Nizar Vidiansyah, Kamis (29/8/2018).

Dia melanjutkan, dari pembangunan Bendung Cipasauran ini diperoleh debit air baku sebesar 800 lps, diolah menjadi air berih 600 lps untuk Water Treatment Plant (WTP) Cidanau, dan 200 lps di WTP Krenceng. Pipa yang terpasang untuk transmisi dan distribusi menggunakan produk pipa PT KHI Pipe Industries, anak usaha Perseroan dengan diameter 750 mm sepanjang kurang lebih 29 km.

Vidiansyah menjelaskan, kebutuhan air bersih di wilayah Banten sebesar 3.500 lps. Saat ini, PT KTI tengah melakukan kajian untuk dapat meningkatkan kapasitas produksinya di tiga tahun ke depan menjadi 3.000 lps.

Sementara Direktur Utama Krakatau Steel Wigrantoro Roes Setiyadi menyatakan, Bendung Cipasauran ini bentuk realisasi dalam meningkatkan performa pelayanan kepada konsumen.

"PT KTI terus melakukan ekspansi, salah satunya mencari sumber air baku demi kontinuitas suplai. Sebagai salah satu sungai yang tidak terlalu jauh dari pompa air baku Cidanau, Sungai Cipasauran memiliki potensi ketersediaan air. Dengan kapasitas 600 lps, keberadaan Bendung Cipasauran ini akan menunjang suplai air bersih untuk proyek 10 juta ton klaster baja di Cilegon yang akan direncanakan rampung pada 2025," ujar Wigrantoro.

Wigrantoro menambahkan, potensi pasar air bersih industri tidak hanya untuk industri baja, melainkan juga Cilegon yang memiliki salah satu industri dasar kimia terbesar, PT Chandra Asri Petrochemical dan industri pendukung lain.

"Proyek ini sekaligus mendukung Cilegon menjadi salah satu kawasan industri strategis di Indonesia," pungkasnya.

Tag: PT Krakatau Steel (Persero) Tbk

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,955.01 3,915.25
British Pound GBP 1.00 19,289.40 19,089.66
China Yuan CNY 1.00 2,138.29 2,116.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,838.00 14,690.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,791.68 10,682.57
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.12 1,876.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,775.60 10,664.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,807.00 16,637.89
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,538.76 3,499.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,069.67 12,935.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5955.736 97.443 615
2 Agriculture 1423.963 12.836 20
3 Mining 1853.228 -3.981 47
4 Basic Industry and Chemicals 779.183 6.043 71
5 Miscellanous Industry 1415.509 50.792 45
6 Consumer Goods 2347.142 47.921 49
7 Cons., Property & Real Estate 416.915 6.341 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.072 28.920 71
9 Finance 1123.151 17.207 90
10 Trade & Service 806.748 7.155 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,885 2,350 465 24.67
2 KPAS 470 585 115 24.47
3 GIAA 200 238 38 19.00
4 HDTX 166 197 31 18.67
5 RODA 330 390 60 18.18
6 YPAS 595 690 95 15.97
7 GLOB 178 204 26 14.61
8 NUSA 222 254 32 14.41
9 LION 600 680 80 13.33
10 CTTH 98 110 12 12.24
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 300 254 -46 -15.33
2 APEX 1,730 1,520 -210 -12.14
3 LPLI 116 102 -14 -12.07
4 UNIC 3,890 3,520 -370 -9.51
5 PRIM 935 855 -80 -8.56
6 KONI 156 143 -13 -8.33
7 LCKM 326 300 -26 -7.98
8 BMSR 155 144 -11 -7.10
9 ALMI 344 320 -24 -6.98
10 MTSM 136 127 -9 -6.62
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 103 -5 -4.63
2 PTBA 4,880 4,700 -180 -3.69
3 KPAS 470 585 115 24.47
4 DEAL 352 352 0 0.00
5 TKIM 12,325 12,050 -275 -2.23
6 WSKT 1,420 1,500 80 5.63
7 TLKM 3,750 3,910 160 4.27
8 ASII 8,175 8,525 350 4.28
9 BBRI 3,350 3,410 60 1.79
10 SMGR 10,000 10,300 300 3.00