Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:24 WIB. Samsung - Samsung Galaxy A7 melenggang dengan tiga kamera utama.
  • 15:16 WIB. PLN - Pefindo menegaskan dua peringkat surat utang milik PLN dengan peringkat idAAA dan idAAA syariah.
  • 15:00 WIB. Pertamina - Total kebutuhan FAME Pertamina yaitu sekitar 5,8 juta kiloliter per tahun.
  • 14:59 WIB. Pertamina - Pertamina mengalami kekurangan pasokan bahan campuran B20.
  • 14:57 WIB. AP I - AP I merancang Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo, DIY tahan gempa hingga 8,8 SR.
  • 14:55 WIB. Bulog - Perum Bulog Divre Sulawesi Utara telah menggelontorkan sebanyak 2.000 ton beras untuk OP.
  • 14:55 WIB. PP - PT PP meraih penghargaan bertaraf internasional Asian Power Awards 2018.
  • 14:54 WIB. IKM - Mengenalkan E-Commerce kepada pelaku IKM di Buleleng, Dinas Kominfosandi selenggarakan Sosialisasi E-Commerce.
  • 14:52 WIB. IKM - Pemkab Buleleng, mengajak para perajin dari kalangan IKM untuk memasarkan produk kerajinannya secara daring.
  • 14:52 WIB. KPU - Waktu gugat DCT selama tiga hari.
  • 14:52 WIB. KPU - Penetapan DCT DPRD, DPR, dan DPD pada Pemilu 2019 bisa digugat.
  • 14:50 WIB. Jamkrindo - Hingga 31 Agustus 2018, realisasi penjaminan Jamkrindo Bali Nusra pada KUR telah tercapai Rp2,3 triliun 58% dari target.
  • 14:47 WIB. Pelindo III - Pelindo III Benoa dan AP I I Gusti Ngurah Rai disarankan lebih transparan terkait pembangunan sisi barat bandara dan Pelabuhan Benoa.
  • 14:45 WIB. Mandiri - Saham Bank Mandiri dan Bank BRI menjadi pendorong utama terhadap penguatan IHSG pada akhir sesi I.
  • 14:07 WIB. KIK - Koalisi Jokowi lebih dulu daftar dan bekerja.

Hutama Karya Gunakan PNM Rp7 Triliun untuk Selesaikan JTTS

Foto Berita Hutama Karya Gunakan PNM Rp7 Triliun untuk Selesaikan JTTS
Warta Ekonomi.co.id, Palembang -

PT Hutama Karya (Persero) selaku pemilik konsesi Tol Trans Sumatera memproyeksikan akan memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp7 triliun untuk tahun ini dan 2019.

"Insya Allah tahun ini dan 2019 kami mendapatkan PMN Rp7 triliun sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi dalam nota keuangan kemarin," kata Dirut PT Hutama Karya, Bintang Perbowo, kepada pers di sela kunjungan kerja Menteri BUMN Rini Soemarno, Kamis (30/8/2018), di Palembang.

Bintang menjelaskan, nilai PMN sebesar itu akan digunakan untuk penyelesaian pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya ruas prioritas seperti Tol Bakauheni-Palembang.

Ruas itu yang merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera ditargetkan pemerintah selesai pada awal 2019 atau mundur dari rencana awal sebelum Asian Games 2018.

"Intinya, tahun ini dan tahun depan untuk menuntaskan penugasan itu akan menggunakan PMN Rp7 triliun itu dan sisanya akan mencari di pasar," kata Bintang.

Bintang mengaku, pihaknya sebagai pemilik konsesi Tol Trans Sumatera akan mencari utang dan bahkan bisa jadi dengan demokratisasi aset dan atau mencari mitra strategis.

"Kami kan punya sumber keuangan dari tol yang sudah ada," katanya.

Sementara itu, Bintang mengaku akan menawarkan cara untuk mencari mitra strategis dengan kepemilikan saham mayoritas agar bunga dari kewajiban bisa ditekan.

"Kami juga akan menawarkan potensi Trans Sumatera pada investor strategis pada pertemuan Bank Dunia dan IMF Oktober tahun ini di Bali," kata Bintang.

Ditanya apakah akan ada eskalasi investasi untuk Trans Sumatera, khususnya ruas Bakauheni-Palembang (460 km) karena ditargetkan selesai mundur hingga awal 2019, Bintang optimis, hal itu tidak terjadi.

"Kan kami sendiri yang investasi. Para kontraktor juga sudah punya standar harga, sehingga tidak akan berbeda jauh," katanya.

PT Hutama Karya (Persero) melalui Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2014 jo Peraturan Presiden Nomor 117 Tahun 2015 mendapatkan penugasan pembangunan dan pengusahaan 24 ruas Jalan Tol Trans-Sumatera sepanjang kurang lebih 2.770 km dengan prioritas di delapan ruas sepanjang kurang lebih 644 km dengan total investasi sekitar Rp250 triliun lebih.

Kedelapan ruas prioritas tersebut, antara lain Medan-Binjai, Palembang-Indralaya, Pekanbaru-Dumai, Bakauheni-Tebanggi Besar, Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Pematang Panggang-Kayu Agung, Palembang-Tanjung Api-Api, Kisaran-Tebing Tinggi. Target selesai seluruh ruas akhir 2019.

Tag: PT Hutama Karya (Persero)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Hutama Karya

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5931.266 57.669 602
2 Agriculture 1584.135 11.004 20
3 Mining 1936.077 20.470 46
4 Basic Industry and Chemicals 810.673 14.455 71
5 Miscellanous Industry 1272.514 15.152 45
6 Consumer Goods 2477.630 29.722 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.938 0.005 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.500 5.998 69
9 Finance 1067.861 11.961 91
10 Trade & Service 821.943 1.167 145
No Code Prev Close Change %
1 BKDP 62 83 21 33.87
2 HDTX 172 218 46 26.74
3 DIGI 424 530 106 25.00
4 PANI 246 306 60 24.39
5 KPAL 442 530 88 19.91
6 TRUS 170 200 30 17.65
7 OKAS 195 222 27 13.85
8 DYAN 88 100 12 13.64
9 MINA 464 525 61 13.15
10 ARTO 137 154 17 12.41
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 680 580 -100 -14.71
2 DNAR 310 266 -44 -14.19
3 DSSA 16,300 14,000 -2,300 -14.11
4 GLOB 160 140 -20 -12.50
5 RELI 262 234 -28 -10.69
6 INPP 660 590 -70 -10.61
7 SRAJ 139 125 -14 -10.07
8 BULL 169 153 -16 -9.47
9 YPAS 700 635 -65 -9.29
10 ALMI 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 238 232 -6 -2.52
2 BMTR 406 406 0 0.00
3 KPIG 710 690 -20 -2.82
4 BBRI 3,000 3,090 90 3.00
5 DYAN 88 100 12 13.64
6 BHIT 88 90 2 2.27
7 TLKM 3,550 3,600 50 1.41
8 INKP 17,850 18,300 450 2.52
9 ADRO 1,740 1,805 65 3.74
10 PGAS 2,020 2,080 60 2.97