Portal Berita Ekonomi Kamis, 15 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:20 WIB. TMII - Tunggak pajak hingga Rp2 miliar, Pemkot Jaktim pasang stiker tunggakan pajak di 150 objek pajak di TMII. 
  • 12:58 WIB. Jubir Kogasma - Harus ada komitmen tertulis yang jelas dari Prabowo-Sandi ke Demokrat.
  • 12:58 WIB. Jubir Kogasma - AHY masih menunggu program Prabowo-Sandi.
  • 12:58 WIB. Jubir Kogasma - Partai Demokrat belum diajak berkoordinasi bahas pemenangan Pilpres 2019.
  • 12:54 WIB. BPN Prabowo-Sandi - Ada yang sengaja menghancurkan Habib Rizieq jelang Pilpres 2019.
  • 12:54 WIB. BPN Prabowo-Sandi - Kasus Habib Rizieq di Arab, ada kaitannya dengan Pilpres 2019.
  • 12:53 WIB. Moeldoko - TKN Jokowi-Ma'ruf tantang tim Prabowo-Sandi adu rekam jejak dan program.
  • 12:52 WIB. Moeldoko -  Kubu Prabowo-Sandia bicara tak substansi.
  • 12:51 WIB. Eggi Sudjana - Polisi harus memeriksa Ma'ruf Amin terkait keterangan palsu.
  • 12:50 WIB. Eggi Sudjana - Kebohongan Ma'ruf Amin adalah sesuatu yang serius.
  • 12:50 WIB. Eggi Sudjana - Sejak Pilpres 2014, Jokowi tak pernah disebut sebagai santri.
  • 12:50 WIB. Eggi Sudjana - Ma'ruf Amin telah berbohong soal Jokowi sebagai santri.

OJK: Pasar Modal Syariah Beri Kontribusi Paling Besar Bagi Industri

Foto Berita OJK: Pasar Modal Syariah Beri Kontribusi Paling Besar Bagi Industri
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa pasar modal syariah memberikan kontribusi paling besar bagi aset industri keuangan syariah di Indonesia.

"Kontributor paling besar bagi aset industri keuangan syariah di Indonesia adalah pasar modal syariah," ujar Direktur Pasar Modal Syariah OJK, Fadilah Kartikasasi dalam diskusi bertema Kontribusi Pasar Modal Syariah dalam Memajukan Keuangan Syariah Indonesia di Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Ia menyampaikan, aset industri keuangan syariah Indonesia mencapai Rp1.204,48 triliun hingga akhir Juni 2018. Untuk pasar modal syariah, di luar kapitalisasi saham yang tercatat di Indeks Saham Syariah Indonesia, memberikan kontribusi sebesar 55% atau sejumlah Rp661,71 triliun.

"Angka itu jauh lebih besar daripada aset di perbankan syariah yang sejumlah Rp444,43 triliun maupun di Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) syariah yang sejumlah Rp98,34 triliun," paparnya.

Namun, ia menyampaikan, secara agregat, market share industri keuangan syariah di Indonesia baru mencapai 8,47% dari total keseluruhan aset di industri jasa keuangan.

"Masih banyak ruang untuk pertumbuhan industri syariah ke depannya," kata Fadilah.

Ia mengharapkan para pelaku di industri ini dapat gencar melakukan edukasi ke masyarakat luas, memanfaatkan fintech untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat ke produk-produk pasar modal syariah, dan menyediakan variasi produk investasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia dan terjangkau.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Legowo Kusumonegoro mengatakan, dana kelolaan reksa dana syariah MAMI per akhir Juni 2018 mencapai Rp7,7 triliun.

"Ini artinya, reksa dana syariah MAMI memberikan kontribusi sebesar 27% bagi dana kelolaan reksa dana MAMI yang sejumlah Rp28,9 triliun pada akhir Juni 2018," terangnya.

Ia mengatakan, dengan tingginya kebutuhan investasi masyarakat Indonesia di reksa dana syariah, pihaknya meluncurkan reksa dana syariah, yakni Manulife Dana Kas Syariah (MDKS).

"Reksa dana MDKS cocok bagi tiga tipe investor, yakni bagi investor pemula yang baru belajar mengenal investasi reksa dana. Lalu bagi investor yang memiliki tujuan investasi dalam jangka pendek. Dan, bagi investor yang berpengalaman, reksa dana MDKS dapat dijadikan sebagai pelengkap investasi saham syariah," katanya. 

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,955.01 3,915.25
British Pound GBP 1.00 19,289.40 19,089.66
China Yuan CNY 1.00 2,138.29 2,116.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,838.00 14,690.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,791.68 10,682.57
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.12 1,876.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,775.60 10,664.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,807.00 16,637.89
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,538.76 3,499.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,069.67 12,935.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5955.736 97.443 615
2 Agriculture 1423.963 12.836 20
3 Mining 1853.228 -3.981 47
4 Basic Industry and Chemicals 779.183 6.043 71
5 Miscellanous Industry 1415.509 50.792 45
6 Consumer Goods 2347.142 47.921 49
7 Cons., Property & Real Estate 416.915 6.341 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.072 28.920 71
9 Finance 1123.151 17.207 90
10 Trade & Service 806.748 7.155 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,885 2,350 465 24.67
2 KPAS 470 585 115 24.47
3 GIAA 200 238 38 19.00
4 HDTX 166 197 31 18.67
5 RODA 330 390 60 18.18
6 YPAS 595 690 95 15.97
7 GLOB 178 204 26 14.61
8 NUSA 222 254 32 14.41
9 LION 600 680 80 13.33
10 CTTH 98 110 12 12.24
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 300 254 -46 -15.33
2 APEX 1,730 1,520 -210 -12.14
3 LPLI 116 102 -14 -12.07
4 UNIC 3,890 3,520 -370 -9.51
5 PRIM 935 855 -80 -8.56
6 KONI 156 143 -13 -8.33
7 LCKM 326 300 -26 -7.98
8 BMSR 155 144 -11 -7.10
9 ALMI 344 320 -24 -6.98
10 MTSM 136 127 -9 -6.62
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 103 -5 -4.63
2 PTBA 4,880 4,700 -180 -3.69
3 KPAS 470 585 115 24.47
4 DEAL 352 352 0 0.00
5 TKIM 12,325 12,050 -275 -2.23
6 WSKT 1,420 1,500 80 5.63
7 TLKM 3,750 3,910 160 4.27
8 ASII 8,175 8,525 350 4.28
9 BBRI 3,350 3,410 60 1.79
10 SMGR 10,000 10,300 300 3.00