Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Ini Tanggapan Idrus Marham Soal Penahanannya

Foto Berita Ini Tanggapan Idrus Marham Soal Penahanannya
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Mantan Menteri Sosial (Mensos) RI, Idrus Marhan hari ini resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penahanan itu setelah beberapa waktu lalu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1.

Idrus mengatakan, penahanan dirinya telah sesuai dengan prosedur yang harus dijalankan oleh lembaga anti rasuah itu.

"KPK tidak mungkin mengambil langkah yang tidak sesuai dengan prosedur dan persyaratan yang ada," katanya di Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Meski baru kali pertama diperiksa sebagai tersangka, namun dirinya tidak mempersoalkan tindakan penahanan yang dilakukan penyidik lembaga tersebut.

"KPK punya logika hukum. Jangan melihat dari logika kita sendiri, kita harus juga melihat dari logika hukum. Jadi, ini tidak ada masalah," jelasnya.

Idrus tiba di Gedung KPK pada pukul 13.37 WIB, mengenakan kemeja putih dan celana hitam didampingi pengacaranya, Samsul Huda. Kemudian setelah keluar sekitar pukul 18.30 WIB, Idrus telah menggenakan rompi tahanan oranye berlogo Tahanan KPK.

Mantan Mensos itu diduga terlibat dalam pemberian uang suap terhadap Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih. KPK menilai, Idrus berperan mendorong agar Eni menerima uang Rp4 miliar pada November dan Desember 2017, serta Rp2,2 miliar pada Maret dan Juni 2018 yang berasal dari Johannes Budisutrisno Kotjo, selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Tag: Idrus Marham

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing