Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:20 WIB. Rupiah - Pukul 14.20, rupiah masih tertekan 0,49% di Rp14.570 per dolar AS. 
  • 14:02 WIB. Youtube - Youtube hapus 58 juta video spam.
  • 14:02 WIB. Grab - Grab yakin bakal jadi Decacorn pertama di Asia Tenggara.
  • 14:01 WIB. Fintech - Sejumlah situs fintech ilegal masih bisa diakses.
  • 14:01 WIB. Jepang - Cegah monopoli, Jepang akan perketat regulasi untuk Google cs.
  • 14:01 WIB. Renault - Renault pilih tak pecat Carlos Ghosn.
  • 13:34 WIB. Voucher - Baru dibuka, gerai Matahari di Gresik tawarkan promo voucher diskon Rp500.000.
  • 13:34 WIB. Matahari - Matahari resmi buka gerai baru di Gress Mall, Gresik. 

1 September, B20 Serentak Digunakan

Foto Berita 1 September, B20 Serentak Digunakan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Penggunaan bahan bakar biodoesel 20% (B20) akan serentak diberlakukan mulai besok, Sabtu (1/9/2018) di seluruh sektor.

"Kami betul-betul siap melaksanakan B20, baik untuk PSO maupun non-PSO. Mulai besok tidak ada lagi B0, semuanya harus B20," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat peluncuran Mandatori B-20 di Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Pemerintah memberlakukan penggunaan B20 melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2018 tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Meski demikian, untuk kendaraan militer dan operasional Freeport masih mendapatkan toleransi.

Dia menjelaskan, penggunaan B20 diharapkan bisa menghemat devisa mulai US$2-2,3 miliar hingga akhir tahun ini.

"Sehingga pada sore hari ini, kami meresmikan berlakunya mulai besok. Dengan demikian, kita akan bisa menghemat devisa kira-kira US$2-2,3 miliar sampai akhir tahun," katanya.

Pemberlakuan tersebut, menurut dia, sangat menjembatani penambahan devisa di tengah berbagai upaya, di antaranya menggenjot jumlah wisatawan mancanegara serta Online Single Services (OSS).

"Jadi, ini satu dari kebijakan kami anggap akan cepat dampaknya di samping yang masih memerlukan proses, pariwisata, OSS, insentif perlu proses," katanya.

Selanjutnya, kata dia, kebijakan ini bisa mengurangi defisit neraca transaksi berjalan. Hanya saja targetnya dikurangi. Pasalnya sejak 1970 neraca transaksi berjalan selalu negatif karena banyak kegiatan ekonomi yang belum dimasuki investor, terutama di hulu, seperti penghasil bus dan baja, farmasi, dan petrokimia.

"Kebijakan ini diambil untuk mendorong ekspor dan memperlambat impor dalam rangka menyehatkan neraca pembayaran kita dan tidak terlalu lama bisa menghilangkan defisit neraca perdagangan ekspor-impor barang," katanya.

Dia menjelaskan, dengan pemberlakuan B20, maka kebutuhan solar bisa ditekan karena penggunaan minyak sawit mentah (CPO) meningkat.

"B20 dampaknya nomor satu adalah penjembatan devisa karena diesel atau solar dicampur dengan CPO berarti berkurang kebutuhan solar. Produksi dan stok CPO tinggi, kalau solar berkurang beberapa bulan ke depan, itu akan menaikkan devisa," katanya.

Tag: Biodiesel

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Nova Wahyudi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6177.720 62.143 621
2 Agriculture 1516.070 10.982 20
3 Mining 1776.514 21.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 846.848 12.353 71
5 Miscellanous Industry 1420.317 27.074 46
6 Consumer Goods 2515.883 16.594 49
7 Cons., Property & Real Estate 455.102 3.544 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.130 21.053 71
9 Finance 1176.328 11.338 91
10 Trade & Service 791.531 -0.850 153
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 344 430 86 25.00
2 SOTS 436 545 109 25.00
3 PNSE 750 935 185 24.67
4 ZONE 446 555 109 24.44
5 KICI 212 260 48 22.64
6 SAFE 171 206 35 20.47
7 JKSW 60 68 8 13.33
8 KAEF 2,550 2,850 300 11.76
9 TRAM 163 180 17 10.43
10 OASA 318 350 32 10.06
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 555 418 -137 -24.68
2 INPP 605 480 -125 -20.66
3 GMTD 14,900 13,425 -1,475 -9.90
4 BTEK 137 125 -12 -8.76
5 SMDM 152 139 -13 -8.55
6 DSSA 14,725 13,500 -1,225 -8.32
7 BBLD 492 454 -38 -7.72
8 AKPI 780 720 -60 -7.69
9 ETWA 78 72 -6 -7.69
10 OCAP 244 226 -18 -7.38
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 372 360 -12 -3.23
2 KPAS 710 705 -5 -0.70
3 RIMO 142 151 9 6.34
4 TLKM 3,650 3,750 100 2.74
5 TRAM 163 180 17 10.43
6 PGAS 2,130 2,150 20 0.94
7 PTBA 4,310 4,500 190 4.41
8 BBRI 3,620 3,680 60 1.66
9 CPIN 6,500 6,950 450 6.92
10 UNTR 29,300 29,300 0 0.00